
"rayen" seru Farhan
"ada apa?" tanya rayen dengan nada datar
"kamu dari mana saja?" tanya Farhan
"nggak perlu tau rayen dari mana lebih baik anda urus saja harta peninggalan mamiku" ucap rayen
plak!
"jaga bicaramu rayen! meski kamu itu anak tiriku, tapi saya sudah menganggap kamu itu anak kandung sendiri" ucap Farhan
"terserah" ucap rayen yang meninggalkan farhan
"anak itu sudah keterlaluan menuduhku mengambil seluruh harta maminya padahal aku yang selama ini bekerja keras untuk mempertahankan perusahaan yang hampir bangkrut" ucap farhan
****
kring!
"Baros" seru Karyo
"iah paman, ada apa menghubungi aku??" tanya Baros
"a-apa ada waktu kamu bisa bertemu dengan paman?" tanya Karyo
"weekend paling aku ada waktunya, memang ada apa?" tanya lagi Baros
"uhuk, uhuk pa-paman mau memberitahukan hal penting untuk kamu tapi tidak melalui telepon ini" ucap Karyo
"apa paman sedang sakit?"tanya baros
__ADS_1
"iah, tapi bukan itu yang ingin paman bicarakan denganmu" ucap Karyo
"lalu mengenai hal apa yang ingin paman bicarakan denganku?" tanya Baros
"sudahlah nanti weekend paman tunggu kamu di sini* ucap Karyo
"baiklah, aku akan kabari paman lagi weekend ini dan paman juga harus lekas sembuh ya"ucap Baros
"Jangan khawatir paman akan baik- baik saja selama menunggu kamu di sini" ucap Karyo
Tut.
***
"Karyo Sulit sekali aku bujuk untuk memberitahukan keberadaan anak kandungku, kalau begitu aku tidak boleh menyerah, aku harus menemuinya weekend ini"gumam Farhan
******
"morning, ini dengan Bapak Enjio kavindra?" tanya Mia
"benar dengan saya sendiri, ini siapa ya?" tanya Jio
"perkenalkan saya Mia wali kelas arsen, saya ingin mengundang bapak untuk mengambil hasil PTS arsen, apa bapak bersedia meluangkan waktunya untuk membahas perkembangan arsen di sekolah?" tanya Mia
"saya usahakan datang, apa bisa di wakilkan oleh asisten saya jika saya berhalangan hadir?" tanya Jio
"maaf pak, akan lebih baik bapak sendiri selaku orang tua yang mengambil rapot karena saya ingin membahas perkembangan arsen di sekolah serta prilaku arsen" ucap Mia
"baiklah akan saya usahakan untuk datang" ucap jio
Tut
__ADS_1
*
*
*
Rasa jenuh menghimpit sanubari seorang gadis berparas elok dengan mengusap sebuah ponsel pintar yang menjadi teman perjuangannya terkena mental di tempat kerjaannya berada dekat nakas berwana merah muda
"duh, bosen banget deh aku di kos an, apa aku temui saja Baros di kantornya untuk membahas mengenai masalahku dengan Tuan besar jio" gumam Manda
Kring!
"panjang umur, baru saja aku ingin menghubungimu" ucap Manda
"tumben banget kamu mau menunggu aku menghubungi kamu?" tanya Baros
"iah, aku kepikiran sama semua kata-kata kamu tentang permohonan maafku pada Tuan besar Jio" ucap Manda
"lebih kamu minta maaf saja, dari pada kamu tidak dapat kerjaan karena kamu tau sendiri jaman sekarang itu sulit sekali untuk mencari sebuah pekerjaan yang kita inginkan" ucap Baros
"kamu benar! memang sulit mencari kerja di zaman sekarang ini. Sekarang, aku akan ke kantor kamu untuk memohon maaf pada Tuan besar Jio" ucap Manda
"baiklah, aku tunggu kamu di kantor karena kebetulan Bos Jio sedang berada di kantor"ucap Baros
"oke, aku ke sana. See you again" ucap Manda
bersambung .
...Jangan Lupa ya untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karyaku, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1
.......