
"kamu tau di mana kak Jio berada???" tanya riko
"saya kurang tau,Tuan muda" ucap manda
"kamu kan Asisten rumah tangga di sini! Harusnya kamu tau majikan kamu itu berada di mana?" tanya riko
"saya bukan pembantu di sini, Tuan muda"ucap manda
"kalau bukan pembantu ngapain kamu ngepel seluruh bagian ruangan masion ini?" tanya riko
"saya hanya menjalankan sebuah hukuman, Tuan muda" ucap manda
"memangnya kamu ini siapa dan melakukan apa sampai di hukum?" tanya riko
"saya ini guru privat, Tuan kecil arsen" ucap manda
"°what!" kaget riko
"Iah, saya memang guru privat di sini" ucap manda
"kok bisa, kakak memperkerjakan orang ceroboh sepertimu dan dengan mudah bisa masuk mansion ini" ucap riko
"saya di tolong oleh Tuan besar saat saat datang pertama kali ke kota ini" ucap manda
"di tolong gimana??" tanya riko
"saat tiba di kota ini ada dua preman dengan penutup di kepalanya mengambil semua barang kami lalu, Tuan besar menolong saya bersama teman saya"ucap manda
__ADS_1
"oh, jadi kejadiannya seperti itu"ucap riko
"saya di pinta beliau untuk membimbing anaknya karena kebetulan di desaku saya adalah seorang guru"ucap manda
"jadi orang kampung yang ingin mengadu nasib di sini"ucap riko
"betul, awalnya saya juga tidak mau menjadi guru privat karena tujuan saya datang kemari untuk melamar pekerjaan sebagai jurnalis"ucap manda
"hmmmm, bagaiamna kalau kamu coba menulis novel online saja"ucap riko
"menulis online?"binggung manda
"iah, jaman sekarang semua serba canggih. Kamu bisa memulai impian kamu dengan menulis online"ucap riko
"tapi impian saya ini menjadi jurnalis bukan penulis"ucap manda
"baiklah, Terima kasih sarannya"ucap manda
"harus di coba dulu, siapa tau kamu bakatnya menjadi penulis terkenal"ucap riko
"baiklah, Tuan muda. Saya permisi dulu"ucap manda
"eh, Tunggu saya belum selesai bicara! Kamu kan dari desa. Apa kamu punya ponsel canggih?" tanya riko
"tentu ada, Tuan muda"ucap manda
"kok bisa orang desa sepertimu mempunyai ponsel canggih?"tanya riko
__ADS_1
"saya dahulu tinggal di kota bersama Ayah dan adik saya lalu kami bangkrut dan pindah ke desa tanjung gunung"ucap manda
"oh, pantesan gaya bicaramu tidak kampungan seperti orang desa lainnya"ucap riko
"tentu, aku ini tidak kampungan seperti yang anda pikirkan"ucap manda
"maaf, bukan maksud saya untuk menghina karena terkadang saya suka ceplas-ceplos orangnnya"ucap riko
"iah, nggak apa-apa saya sudah terbiasa di hina sama kaum atas"ucap manda
"kalau begitu saya minta nomer ponsel pintar kamu ya" ucap riko
"untuk apa?" tanya manda
"nanti kalau ada pekerjaan mengenai jurnalis aku akan kasih kabarin kamu"ucap riko
"baiklah, ini nomer ponselku,"ucap manda memberikan ponsel pintarnya kepada sang peminta
"ini, simpan juga nomerku yah di ponselmu" ucap riko
"oke, Tuan muda"ucap manda
Bersambung
...Jangan Lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karyaku ini, semoga dapat menghibur kalian semua...
__ADS_1