
"aku sudah cukup sabar selama ini menjadi guru privat arsen walaupun terkena mental terus menerus bertahan, tapi kali ini aku sudah tidak sanggup lagi terkena mental lebih lama lagi"sendu manda meneteskan air matanya
kring!!!!
"halo, manda lu lagi di mana?" tanya baros
"gw lagi di jalan mau pulang, kenapa?" tanya manda
"oh, kalau gitu lu ke cafe sekarang ya" ucap baros
"mau ngapain gw ke sana?"tanya manda
"ada hal penting yang harua di bicarakan tidak bisa melalui telepon ini"ucap baroa
"oke, gw ke sana sekarang"ucap manda
****
cafe delta
"akhirnya, lu datang juga" ucap baros
"ada hal penting apa yang mau di bicarakan?"tanya manda
"duduk dulu dong, masa di tanya to do point begitu"ucap baros
"sorry, gw lagi nggak mood untuk banyak basa-basi" ucap manda
"gw tau kenapa lu nggak mood!"ucap baros
__ADS_1
"sok tau!"ucap manda
"gw yakin lu lagi kena mental kan karena menjadi guru privat si arsen" ucap baros
"kok lu benar sih"ucap manda
"gw kan sudah kenal lu lama banget sejak kita ngajar di desa"ucap baros
"oke, gw mau kasih tau ke lu kalau gw sudah resign jadi guru privat arsen"ucap manda
"nah, kebetulan banget lu resign jadi lu langsung bisa kerja di kantor bareng gw" ucap baros
"lu jadi guru bisa, tapi mencerna kehidupan nggak bisa" ledek manda
"maksusnya apaan?" tanya baros
"bos perusahaan lu kan si Jio otomatis dia akan nerima gw di kantor sana" ucap manda
"males akh, gw nggak mau berhubungan apa pun lagi sama Jio" ucap manda
"kenapa lu berbicara seperti itu?"tanya baros
"gw kena mental jadi guru privat di sana" ucap manda" ucap manda
"hmmm, kalau begitu gimana kalau lu melamar pekerjaan sesuai impian lu sebagai jurnalis?" tanya baros
"memangnya sudah ada lowongan pekerjaan tentang jurnali?" tanya manda
"gw liat di internet banyak, nanti gw kirim link ke ponsel lu buat lu beri cv secara online" ucap baros
__ADS_1
"oke, makasih"ucap manda
****
sementara itu gugutan perceraian di ajukan oleh seorang pria beranak dua
"apakah keputusan, Tuan besar untuk berpisah dengan nyonya bela sudah bulat?" tanya jacky
"nggak usah di tanya, saya datang ke mahkama agama ini memang sudah keputusan besar saya"ucap jio
"kasian arsen, Tuan besar" ucap jacky
"kasian kenapa?" tanya jio
"Tuan muda arsen akan kehilangan sosok ibu untuk kedua kalinya"ucap jacky
"kamu jangan ikut campur urusan rumah tangga saya!" bentak Jio
"maaf, Tuan besar. Saya sudah lancang untuk ikut canpur urusan rumah tangga. Hanya saja Tuan muda sering menangis di kamar secara tersembunyi saya melihatnya"ucap jacky
"apa?!" kaget jio
"Iah, Tuan besar. Saya pernah melihat Tuan muda menangis di dalam kamarnnya dan berbicara sendiri bahwa dia sangat merindukan sosok ibu di dalam hidupnya apalagi Tuan besar sering tidak punya waktu untuk arsen" ucap jacky
"kapan kamu melihat arsen menangis di dalam kamar?" tanya jio
"saat saya mengambil dokumen penting yang tertinggal di ruang kerja, Tuan besar" ucap jacky
Bersambung....
__ADS_1
...Jangan Lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima Kasih sudah mampir di karya ketigaku ini, semoga bisa menghibur kalian semua yang bersedia membaca ...