Guru Privat Kena Mental

Guru Privat Kena Mental
23. menyiapkan kejutan


__ADS_3

seorang pria paruh baya melangkahkan kakinya dengan gontai ke sebuah restoran yang berhiasan balon berwarna-warni dengan bolu berhias bunga yang menarik di pandang oleh setiap insan


"ayah, di sini balonnya sudah cukup apa mau di tambahkan lagi?"tanya pauline


"tambahkan balon berwarna pink lagi, kakakmu sangat menyukai balon yang berwarna pink"ucap jaya


"siap, ayahanda" ucap pauline


"tumben sekali nggak marah Ayah merintah kamu" ledek Jaya


"sudah insyaf kali"sela baros


"hus! Menyela pembicaraan ayah dan anak itu tidak baik"ucap pauline


"sekarang jadi bijak?" tanya baros


"grrr!!!" geram pauline


"kambuh deh ngambekannya, dasar bocil"ucap baros


"enak saja aku di bilang bocil!" ucap pauline


"kenyataanya memang seperti itu kamu itu cepat sekali emosian"ucap baros


"kalau nggak ada asap nggak akan ada api yang berkobar"ledek pauline


"wah, sekarang putri bungsu ayah sudah pintar ya bicaranya seperti orang dewasa" ledek Jaya

__ADS_1


"ih, Ayah sama saja seperti kak baros! Aku ini memang sudah dewasa umurku sekarang sudah mau masuk ke 19 tahun" ucap pauline


"siap nikah dong!" ucap Jaya


"ih, ayah masih mau kerja dulu bukan nikah yang ada kak manda dulu yang harus nikah nanti aku di sebut melangkahi kakak sendiri" ucap pauline


"wah..wah.. Sekarang anak ayah sudah benar-benar dewasa dan bijak,"ucap jaya sambil mengacak-ngacak rambut di kepala sang anak


"nah gitu dong, yah. Bangga sama anak sendiri"ucap pauline


*


*


*


Seorang gadis termenung di balkon lantai ketiga sebuah mansion mewah yang di tempati oleh sepasang sejoli yang kerap kali di dera oleh pertingkaian


Kring!!!


"halo, manda lu di mana?" tanya baros


"aku masih kerja di tempat pak Jio" ucap manda


"oh, masih betah kamu di sana?"tanya baros


"nggak sih" ucap manda

__ADS_1


"bagaiamana kalau kamu minta bantuan kepada pak jio untuk pindah kerja menjadi di kantornya sama seperti aku?" tanya baros


"hmmm, kasian sama arsen anak didikku yang membutuhakn bimbingan khusus dariku" ucap manda


"tidak masalah, kamu weekend kan bisa tetap mengajar tidak harus setiap hari"ucap baros


"double job?"tanya manda


"iah, lumayan lah dapat banyak penghasilan"ucap baros


"Iah sih, aku juga butuh uang buat berobat Ayah dan biaya kuliah pauline" ucap manda


"apa kamu tidak berpikiran lagi untuk menjadi seorang jurnalis?" tanya baros


"tidak ahk! Aku hanya ingin fokus saja menghasilkan uang yang pasti" kilah manda


"untuk membicarakan mengenai permasalahan kerjamu, bagaimana kalau kamu mampir ke restoran untuk menyantap makan malam denganku?" tanya baros


"boleh, aku juga ingin sekali menyantap makan malam di luar karena sejak kita pindah ke sini aku tidak bisa menikmati makan malam di luar sana" ucap manda


"yasudah, aku tunggu kamu di restoran bengalaw jam 7 malam ya" ucap baros


"oke, sampai ketemu di sana" ucap manda


Tut.


Bersambung..

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...


...Terima kasih sudah mampir di karya ketigaku ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2