
Bernie mengerjapkan matanya beberapa kali, dan mengucek nya supaya bisa melihat dengan jelas setelah tidur. Dia pikir dia ada dikamarnya tapi setelah sadar betul, kamar ini terlihat asing, dimana ini?
Bernie merasakan tangannya yang kram, lalu dia menoleh dan terkejut ketika mendapati seorang perempuan ada disampingnya dan menggunakan lengan Bernie sebagai bantal, apa-apaan ini. Bernie langsung menarik tangannya dan bangun,
Bernie lebih terkejut lagi ketika melihat dia tidak memakai bajunya semalam, hanya tinggal celananya yang masih menempel.
Grizelle bangun, dia mengucek mata dan melihat Bernie.
"Kenapa rusuh sekali pagi-pagi? "
Bernie lebih marah lagi ketika tau perempuan ini adalah Grizelle.
"Apa yang kau lakukan disini? "
"Oh anda sudah sadar? semalam anda mabuk jadi saya bawa kemari"
"Jangan bohong, aku tidak akan mudah mabuk, kecuali kau memberi sesuatu pada minumanku"
Bernie segera menjauh dan mengambil kemejanya lalu dia pakai.
"Saya tidak bohong, anda semalam mengatakan padaku supaya saya tidak meninggalkan anda!"
Jadi begini cara mainnya, Bernie melihat sekeliling mencari handphone Grizelle, tidak mungkin tidak ada sesuatu disana, Bernie melihatnya, handphone itu ada disamping Grizelle.
"Karna anda sudah sadar bagaimana kalau kita melanjutkan aktifitas semalam? "
__ADS_1
"Aku tidak melakukan apa pun dengan mu dan tidak akan pernah! "
Secepat kilat Bernie mengambil handphone Grizelle.
"Tuan!! "
Mendengar teriakan Grizelle, Bernie semakin yakin bahwa ada sesuatu disana, dia akan mencarinya sendiri.
Bernie langsung berjalan menuju pintu, Grizelle segera mengejar.
"Tuan kembalikan handphone saya!"
Bernie membuka kunci pintu tapi sebelum pintunya berhasil dibuka tiba-tiba Grizelle memeluknya dari belakang membuat Bernie segera menyaingkirkan tangan Grizelle.
"Lepaskan tangan kotormu dariku! kau ingin dipecat? "
"Kau lupa aku CEOnya? aku bebas memecat siapapun bahkan Om Cleo! minggir!! "
"Kembalikan handphone saya, tidak ada apa-apa disana"
"Akan kukembalikan setelah aku selesai menggunakan nya"
Bernie keluar kamar dan langsung masuk lift menuju lantai bawah, disini sudah pada sepi, karna sekarang sudah pukul 7 pagi. Bernie melihat handphonenya sendiri, ada 7 panggilan tak terjawab dari Om Cleo, pasti semalam dia mencarinya.
Grizelle benar-benar sialan. Bernie masuk mobil sambil menelfon Om Cleo.
__ADS_1
"Hallo, semalam anda kemana Tuan? kenapa saya tidak bisa mencari anda?"
"Aku ingin kau memecat Grizelle hari ini juga!"
"Ada apa Tuan, apa dia membuat kesalahan? "
"Dia membuat kesalahan yang sangat besar padaku, dan aku tidak ingin melihat wajahnya, kalau perlu kau mengirimnya keluar negri bersama keluarga nya! jangan sampai aku bisa bertemu dengannya lagi"
"Baik Tuan akan saya urus secepatnya"
Bernie mematikan telfonnya, dia segera pulang.
Sampai dirumah, Bernie segera membuka handphone Grizelle, dia membuka galeri foto Grizelle dan dia benar-benar menemukan bukti disana, Bernie segera menghapusnya, jangan sampai foto ini jadi kasusnya yang akan merugikan perusahaan.
Bernie tidak tau bahwa Grizelle masih menyimpannya ditempat lain.
Bernie menelfon Om Cleo.
"Ya Tuan? "
"Suruh orang untuk datang kerumahku sekarang"
"Baik Tuan"
Bernie mematikan telfonnya, dia meletakkan handphone Grizelle diatas meja ruang tamu, lalu dia ke atas untuk mandi, dia membuang semua pakaian yang dia kenakan semalam, dia benci kenapa harus meminum vodka pemberian Grizelle.
__ADS_1
Bernie berendam didalam bak mandi sambil memijit kepalanya, dia masih pusing.
Seandainya Sharon yang berada diposisi Grizelle mungkin Bernie tidak akan marah, bahkan mungkin dia yang akan menerkam Sharon.