Hasrat Wanita Malam

Hasrat Wanita Malam
Rencana Kinan Gagal 2


__ADS_3

"Bukan lupa Kinan, kau lihat sendirikan kalau aku sibuk banget" jawab Kenzo enteng.


Kinan begitu kesal dengan Kenzo yang begitu enteng mengatakan semua itu, ia berjalan dan duduk di meja yang ada di hadapan Kenzo, tak peduli kalau di ruangan itu ada sosok lain yaitu Arka.


Kenzo melirik kearah Kinan sedikit, kemudian kembali melanjutkan pekerjaan nya.


"Kalau kau masih mau tetap makan malam berdua dengan ku, ya sudah kita makan disini saja biar Arka yang urus" ucap Kenzo dengan jari yang sibuk mengetik pada keyboard di hadapannya.


Arka yang mendengar ucapan Kenzo langsung menelan ludah berkali-kali, ia begitu malas melakukan itu apalagi untuk wanita seperti Kinan.


"Buat apa Tuan mau menuruti keingin wanita murahan ini" Batin Arka kesal.


Sementara Kinan ingin marah mendengar ucapan Kenzo, pasalnya jika mereka makan di ruangan ini maka seluruh rencananya akan gagal, dan ia tak bisa kembali dengan pria itu.


Akan tetapi kalau dirinya menolak, ia tak mendapatkan apa-apa. Rugi dong dengan uang yang ia keluarkan untuk kesalon demi berkencan dengan Kenzo.


"Bagaimana ? apa kau mau ??" kali ini Kenzo menatap kearah Kinan. Namun tak begitu lama ia kembali mengalihkan tatapannya.


"Tapi kan kita janjiannya di kafe Ken, kenapa di ruangan ini ?"


"Kan kau tau sendiri kalau aku sibuk, kalau kau tidak mau silahkan pergi, kita makan malam nya lain kali aja"


Rasanya ingin sekali Kinan memukul Kenzo, karena membatalkan acara mereka secara spontan.


"Ya sudah aku mau kita makan malam disini, tapi aku ingin makanannya enak dan suasanannya seperti di kafe" ucap Kinan akhirnya menyetujui keinginan Kenzo.


"Baiklah" balas Kenzo kemudian pria tampan itu beralih menatap kearah Arka yang saat ini tengah menunduk dan seolah tak mendengarkan apa-apa. "Arka apa kau mendengar ucapan Kinan ?" tanya Kenzo.


Arka mendongak ia menatap Kenzo dan Kinan bergantian "Tidak Tuan" balas laki-laki itu singkat.


"Ya sudah minta penjelasan lagi sama orangnya"


Arka mengangguk, ia menatap kearah Kinan dengan tatapan tajam. Akan tetapi Kinan tak peduli karena memang dari dulu Kinan tau kalau Asisten Pribadi Kenzo tak pernah menyukai dirinya.


"Silahkan di jelaskan sekali lagi Nyonya apa yang anda minta !" ucap Arka sembari menekankan setiap kata yang ia ucapkan.


"Kau tuli apa bagaimana ? jelas-jelas aku mengatakan dengan lantang dan jelas tadi.. Ciiih harusnya kau pecat saja Ken Asisten seperti dia, gak berguna" jawab Kinan dengan nada emosi.


"Kinan jelaskan saja semuanya, kalau kau marah-marah aku akan benar-benar membatalkan semuanya" sahut Kenzo kemudian.

__ADS_1


"Sabar !!" batin Kinan sembari menarik nafas panjang. "Begini Asisten yang terhormat, saya dan Tuan Kenzo hendak makan malam di ruangan ini, jadi saya minta kau sulap ruangan ini seperti di kafe dan makanan nya harus yang enak !" jelas Kinan


"Baiklah, Karena saya mau melakukan semuanya jadi anda keluar dulu di ruangan ini !!" Arka berdiri dan mengeluarkan ponselnya, ia menelpon beberapa anak buahnya untuk membantu pekerjaan nya.


"Ken ayo kita menunggu di luar !" ajak Kinan dengan nada yang manja, membuat Kenzo jijik dan ingin mencekik wanita itu.


"Kau saja yang keluar, aku mau mandi dulu. Supaya makan malam kita terlihat sangat romantis" jawab Kenzo padahal ia sengaja karena menghindari berduaan dengan Kinan.


...๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€...


Malam semakin larut, suara jam dinding terus berdetak yang menandakan kalau waktu terus berputar. Apa yang terjadi beberapa menit yang lalu tidak akan terjadi di menit kedepan.


Qiandra masih duduk terpaku di atas ranjang tempat tidurnya, rasa rindu yang menggebu membuat perasaannya tak menentu. Kenapa harus seperti ini ?? kenapa ia dan Kenzo bersama kalau harus terpisah ? bukanlah lebih baik seperti dulu saat hanya dirinya yang mengenal laki-laki itu.


Sekarang semuanya berbeda, ia dan Kenzo pernah menjalin hubungan walaupun tanpa kejelasan, tapi laki-laki itu selalu mengatakan kata Cinta untuknya.


"Tuan, bagaimana kabar mu ?? aku merindukan mu Tuan" gumam Qiandra lirih, ia terus menghela nafas panjang.


Terkadang ada di pikirannya untuk bertemu dengan Kenzo dan memeluk tubuh laki-laki itu dengan sangat erat. Namun saat ia akan melakukan itu kata-kata Wijaya kembali terlintas di pikirannya.


Perlahan cairan bening kembali menelusuri pipi mulusnya, kenapa kisah cintanya selalu seperti ini, dulu ia menjalin hubungan dengan Wira hingga harus terpisah karena Mama nya Wira tak suka padanya, dan sekarang kasus yang sama.


"Aku merindukan mu Tuan ?? apakah kau masih ingat dengan ku atau saat ini kau malah membenciku karena aku menjauhimu tanpa sebab"


"Tapi percayalah cinta ini akan aku jaga sampai kapanpun"


...๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€...


"Bagaimana pun caranya besok aku harus bertemu dengan Qia" batin Kenzo sambil merasakan tubuhnya di guyuri air shower.


Dengan bujuk rayu akhirnya Kenzo bisa lepas dari Kinan, awalnya wanita itu ingin ikut dengannya ke kamar mandi, namun Kenzo mempunyai seribu alasan.


Kenzo yang sekarang tentu sangat berbeda, ia tak akan lagi bodoh dan akan temakan rayuan Kinan.


"Aku akan menculikmu Qia !! dan akan aku bawa kau keluar negeri, disana kita akan menghabiskan hari-hari dengan bahagia. Aku juga akan minta penjelasan mu kenapa kau menghindariku"


Kenzo berencana akan menculik Qiandra besok dan akan membawanya keluar negeri, selain karena tak ingin ada yang mengganggu, Kenzo juga ingin Qiandra tak bisa lari lagi darinya. Ia akan mengikat wanita itu dengan status yang jelas.


Tadi siang Kenzo sudah meminta para anak buahnya untuk menculik Qia dan membawanya ke Bandara.

__ADS_1


Selesai mandi Kenzo keluar dan berganti pakaian, ternyata Arka sudah selesai mendekorasi ruangannya seperti di kafe, dan tinggal menunggu makanan datang.


"Mana wanita itu ?" tanya Kenzo.


"Menunggu di luar Tuan !!" jawab Arka.


"Kalau sudah selesai, kalian semua jangan pulang !! jangan biarkan kami berdua saja di ruangan ini." pinta Kenzo.


Arka mengangguk, ia tahu kalau Kenzo tak pernah suka dengan Kinan lagi.


"Baik Tuan"


Akhirnya makan malam yang Kinan pinta selesai sudah, di ruangan itu tampak seperti Kafe dan makanannya sangatlah enak. Kinan duduk berhadapan dengan Kenzo namun ia heran karena Arka dan para anak buahnya juga ikut duduk disana.


Kinan baru sadar kalau di ruangan itu bukan hanya ada satu meja yang ia impikan dimana hanya ada dirinya dan Kenzo, melainkan ada beberapa meja lagi yang saat ini di isi oleh anak buah Kenzo.


"Kenapa diam saja ? ayo makan ! keburu malam" ucap Kenzo.


"Ken kenapa meraka ikut makan juga ?" tanya Kinan


"Kan kamu minta nya seperti di Kafe ? bukankah Kafe itu ramai ? makanya aku meminta mereka menemani, lagian enak juga ramai-ramai, karena kalau hanya ada kita berdua nanti ada setan" balas Kenzo.


"Se---tan ??" Kinan terbata-bata, ia begitu takut yang namanya makhluk halus.


"Iya.. makanya cepat habiskan makan mu !! kalau terlalu malam disini mereka semua akan keluar"


Wajah Kinan semakin pucat, dan sampai akhirnya ia lupa untuk memasukan obat kedalam minuman Kenzo.


.....


LIKE DAN KOMEN


ADD FAVORIT.


RATE BINTANG LIMA


MAAF YA BARU UPDATE SOALNYA HABIS UPDATE YANG TERAKHIR ITU BADANKU LANGSUNG DROP, INI SEBENARNYA MASIH ENGGAK ENAKAN TAPI KASIHAN KALIAN PADA NUNGGUIN.


DOAIN CEPAT SEMBUH BIAR UPDATE RUTIN . !!

__ADS_1


__ADS_2