
"loh kok Lo masih disini za bukannya ada rapat OSIS?" tanya Gea
"iya tapi masih nanti , Lo mau pulang sekarang apa nanti ge?" tanya Reza
"Lo udah mendingan ge?" ucap Ical
"gue sih udah mendingan dari tadi cuma ngatuk" ucap Gea
"ya ampun ge jadi dari tadi gue nungguin Lo disini cuma gara gara ngantuk?" ucap Ical
"nggak juga cal gue juga Mager " ucap Gea
"Gea Gea apa sih yang Lo nggak magerin " ucap Reza
"yaudah yu pulang sekarang " ucap Gea
"gue anterin Lo sampe parkiran ya ge, karena keselamatan Lo juga tanggung jawab gue sebagai temen dan ketua kelas" ucap Reza
"terserah Lo za " ucap Gea
sampai diparkiran sekolah
"cal ati ati ya bawa motornya" ucap Reza
"nggak bisa gue kalo ati ati ya nggak ge" ucap Ical nyengir pada Gea
"serah Lo " ucap Gea
"Gea besok Lo masuk atau izin ge?" tanya Reza
"gue besok tetap masuk kok tenang aja ketos" ucap Gea
"bukannya lebih baik Lo istirahat dulu" ucap Reza
"gue itu kebanyakan istirahat za jadi kaya tadi kan" ucap Gea
"yaudah ge kalo Lo udah ngerasa baikan terserah Lo " ucap Reza
"geaaa ayok" teriak Ical
"gue duluan ya za" ucap Gea
"ati ati ya ge" ucap Reza
"ge ada hal yang Lo sembunyiin ya dari gue?" ucap Ical
"emang ada apa sih cal?" tanya Gea yang tidur di punggung Ical
"Lo ngerasa aneh nggak sih ge setelah Lo ilang" ucap Ical
"aneh ya? emmm ada badan gue sakit semua " ucap Gea
"yang lain geaa" ucap Ical
"Lo banyak bacot cal gue mau tidur " ucap Gea
"iya iya gue diem , kebo" ucap Ical dengan lirih
__ADS_1
"ge geaa woi geaa" ucap Ical
"gue denger cal bentar gue mau ngumpulin nyawa sebentar " ucap Gea
"bisa cepet nggak ge gue udah nggak tahan nih " ucap Ical yang sudah kebelet
"hemmmm" ucap Gea yang tidak peduli dengan kebelet nya Ical
"bocah satu ini awas awas " ucap Ical yang memaksa Gea turun dari motornya
"haisss bocah ini" ucap Gea
"Lo bisa lanjut tidur dikamar Lo nih rumah Lo udah didepan jir" ucap Ical yang langsung meninggalkan Gea
Gea masuk kerumah melihat selembar kertas yang ditinggalkan mamanya berisi "mama sedang dirumah pak mat makanan sudah siap dimeja" isi surat dari mama, ayah dan bang Jeno juga belum pulang, Gea bersiap untuk mandi
srek serk brek reeek suara HT
"kenapa nih HT frekuensi buruk apa?" ucap Gea
"dahlah gue matiin aja, berisik banget" ucap Gea matiin HT
saat Gea hilang Gea juga diserang dan meninggalkan bekas di bagian atas jantung, Gea yang berniat untuk membersihkan lukanya
"aaaaw " ucap Gea yang kesakitan
sesuatu keluar dari luka yang berada di atas jantung, Gea yang ingin mengambil sesuatu dilukanya seperti menempel pada kulitnya saat Gea manarik nya jantungnya seakan tertarik juga membuat Gea meneteskan air mata karena terlalu sakit tapi Gea masih berusaha untuk mengambilnya membuat lukanya semakin parah dan mengeluarkan banyak darah, akhirnya Gea bisa mengeluarkan sesuatu yang tidak ia ketahui
"apaan nih " ucap Gea yang langsung membuangnya ke toilet
Gea bersiap siap untuk pergi ke HEALMEGIC, karena Gea tau Alfian dan Ical akan pergi kesana, mereka menyembunyikan dari Gea dan mungkin juga Yuna dan Bandi
sewaktu Gea pingsan Fio nggak sengaja denger pembicaraan Alfian dan Ical yang nggak terlalu Fio ngerti dan ngomong sama Gea yang ia kira hanya akan nongkrong di HEALVEN tempat tongkrongan anak anak desa pati
"kenapa bang?" tanya Gea
"mama kemana?" tanya bang Jeno
"kertas dimeja" ucap Gea dengan singkat
"dasar punya adek satu gini amat" ucap bag Jeno
"eh tadi bocah kok pake " ucap bang Jeno segera menghampiri Gea
"Lo mau kemana jam segini?" ucap bang Jeno
"ke HEALVEN latihan" ucap Gea
"eh ini kenapa siapa yang berani sama adek abang" ucap bang Jeno
"nggak papa cuma jatuh nggak usah lebay" ucap Gea
"Lo bisa bohong sama papa mama ya tapi nggak bisa bohong sama Abang" ucap bang Jeno
"udahlah bang lagian cuma lecet dikit, Gea udah telat Gea berangkat dulu" ucap Gea yang keluar rumah dan melihat Yuna dan Bandi didepan rumahnya
"geaa Lo mau kemana kok pakai pakaian kode hitam" ucap Bandi
"jangan bilang Lo mau ke HEALMEGIC" ucap Yuna
"Lo tau kan Lo baru aja PING" ucap Yuna yang langsung ditarik oleh Gea menjauh dari rumah takut bang Jeno dengar dan nggak ngizinin Gea keluar
__ADS_1
"stttt jangan keras keras"ucap Gea berbisik
"jangan bilang keluarga Lo belum tau" ucap Bandi
"hmmm, tapi kalian ngapain kesini?" ucap Gea
"gue dapet kabar dari temen gue kalo Lo pingsan jadi gue ngajak Yuna kesini ternyata Yuna juga belum tau" ucap Bandi
"cuma pingsan aja nyampe sekolah Lo ban" ucap Gea
"kalo Lo pergi kita juga ,inget visi misi kita nggak ada yang berjalan sendirian satu terluka samua terluka" ucap Bandi
"gue siap siap dulu" ucap Yuna
"tunggu kita bentar oke" ucap Bandi
mereka bersiap untuk pergi sedangkan Alfian dan Ical sudah berada di HEALVEN
"kita panggil Alfian sama Ical sekalian" ucap Bandi
"nggak perlu mungkin mereka sekarang udah ada di HEALVEN" ucap Gea
"maksut Lo ge?" tanya Yuna
"jangan bilang mereka mau ke HEALMEGIC berdua, goblok tuh bocah bocah" ucap Bandi dengan marah dan cemas
"yaudah ayok " ucap Gea
mereka mengunakan sepeda untuk kehutan menyusul Alfian dan Ical
"cal Lo udah siap?" tanya Alfian yang sedang berada di HEALVEN
"bentar lagi Yan, tinggal isi peluru aja" ucap Ical
"oke siap" ucap Ical
saat mereka akan berangkat ke HEALMEGIC mereka bertemu dengan Gea Yuna dan Bandi
"kalian?" ucap Ical yang kaget melihat sahabatnya juga ada disini dengan peralatan yang sudah lengkap seakan akan berperang
Gea langsung memukul kepala dua sahabatnya
"a a a aduh ge sakit loh ini" ucap Ical
"iya ge sakit" ucap Alfian
"Lo juga Yan kalo cuma Ical guwe nggak kaget dia emang orangnya sembrono tapi Lo guwe kira Lo udah dewasa dibandingin Ical Yuna sama Gea" ucap Bandi yang marah pada Alfian
"gue lagi gue lagi" ucap Ical
"misteri kek tai gue bantai Lo njing" ucap Gea berjalan duluan
"eh ge tunggu" ucap Yuna
"haiss geaa" teriak Ical menyusul Gea
sampai di depan gerbang HEALMEGIC membuat suasana berubah drastis , ternyata gerbang HEALMEGIC muncul
Gea yang tanpa ragu langsung masuk ke HEALMEGIC
"geaaa duh nggak kenal takut nih anak" ucap Bandi
__ADS_1
saat masuk di HEALMEGIC membuat mereka kaget campur takut melihat HEALMEGIC berubah