
saat masuk di HEALMEGIC suasana jauh lebih mencekam ,membuat mereka hampir mengurungkan niatnya untuk pergi lebih jauh
"apa yang sebenarnya terjadi disini?" ucap Alfian
HEALMEGIC yang mereka datangi sebelumnya dan sekarang sangat berbeda kehangatan di HEALMEGIC seakan lenyap, badai petir dilangit yang gelap dengan pohon-pohon yang kehilangan daun air yang kehilangan kejernihannya hewan yang kehilangan kehidupan
seakan-akan mereka yang membuat HEALMEGIC kehilangan kehangatannya
kedatangan mereka dirasakan oleh sesuatu yang jahat jauh didalam HEALMEGIC
Gea juga merasakan perasaan yang tidak enak tapi kalah dengan keberanian Gea yang sudah ia niatkan
"Gea berjalan duluan membuat keberanian sahabat sahabatnya juga ikut membara
"mati Lo monster" ucap Gea
mereka datang ketempat Gea pernah dibawa oleh monster yang mungkin adalah sumbernya
"ge masih jauh?" tanya Ical
"nggak tau perasaan waktu gue dibawa nggak sejauh ini" ucap gea
"ge Lo yakin sama arah jalannya kan" ucap Alfian
"inget kok gue, gue juga ngerasain monster itu juga lagi nunggu kita" ucap Gea
"haa bukannya itu disebut jebakan ge" ucap Ical
"emmm terserah mau jebakan mau pesta bla bla nggak peduli , lagian ini seru juga Loh" ucap Gea
"duh ini sih bunuh diri " lirih Ical
"Pian gimana menurut Lo?" tanya Bandi
"gue cuma mau mengakhiri yang pernah kita mulai secepatnya" ucap Alfian
suara perut Yuna berbunyi membuat sahabat sahabatnya berhenti berjalan
"pantes Yuna dari tadi diem aja ternyata" ucap Ical mencairkan suasana yang tadinya tegang jadi lawak
ahahahaha
"nih Yun makan gue udah nyiapin dari rumah tadi" ucap Gea memberikan roti yang diberikan Ical dan Alfian tadi disekolah
"oh iya gue lupa seharusnya Lo itu istirahat geaaa" ucap Ical
"iya ge Lo seharusnya nggak ikut kesini
"gue itu udah kebanyakan istirahat, terus gue ngebiarin sahabat gue sendirian ngelawan monster jelek gitu, capek gue sama kalian"
"ge ada minum seret nih uhuk uhuk" ucap Yuna
"minum ya, gue lupa bawa, lagian kalian nggak ada yang bawa apa" ucap Gea
"gue sama yuna kan buru buru ge, nih dua bocah ini saharusnya bawa" ucap Bandi
"kita nggak ada kepikiran sampe segitunya kita kira perjalanan singkat ternyata" ucap Alfian
"ternyata apa lama lama lo kaya Ical yan hadeh perjalanan kita itu bakal panjang dan mungkin nggak mudah ditambah HEALMEGIC yang udah nggak ada kehidupan lagi
"tunggu terus kita makannya gimana?" tanya Ical
"Lo harusnya sebelum berangkat mikir kaya gitu bloon " ucap Bandi merangkul Ical karena terlalu gemes sebel
__ADS_1
saat mereka berdebat Gea menyadari sesuatu yang sedang mendekat kearah mereka, dengan cepat Gea menembak kearah sosok hitam dan menghilang begitu saja
Gea Yuna Alfian Bandi dan Ical bersiap untuk menyerang dengan posisi melingkar karena Gea tau sosok itu tidak menghilang begitu saja Gea merasakan sesuatu sedang mendekat kearah mereka sesuatu datang kearah mereka seperti bertubuh manusia memiliki kulit yang lebih merah bertaring dan berekor memiliki tanduk dikepala serta dipunggung penuh duri matanya hitam pekat dan seakan hausa darah seperti zombie
YUNA
BANDI
ALFIAN
ICAL
GEA
"kalian liat mereka?"tanya Alfian
"belum ada pergerakan" ucap Bandi
"tetap waspada"ucap Ical
"disini semak semak bergerak" ucap Yuna
"disini juga" ucap Ical
"disini" ucap Bandi
dar dar dar dar suara tembakan, makhluk makhluk itu terlalu banyak untuk mereka yang hanya berlima , setiap ditembak dipotong dipanah mereka hanya mencair terpotong dan tertusuk seperti sate dan kembali ke wujudnya
mereka kewalahan dan kehabisan panah dan peluru , Gea yang frustasi dan marah membuat auranya berubah serasa waktu terhenti begitu saja badai yang hilang petir yang terhenti seakan akan tubuh Gea memunculkan sebuah angin busss, sahabat sahabatnya juga merasakannya tapi bukan perasaan yang lebih baik dari sebelumnya melainkan lebih gelap
Monster Monster itu melihat mata Gea begitu juga Gea yang menatap mereka dengan kebencian yang mendalam booom merekam terbakar habis begitu saja tanpa disentuh
sahabat sahabatnya bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi, uhuk uhuk gea batuk darah dan kehilangan kesadaran
"ge Lo kenapa?" tanya Ical
"kita bawa Gea ketempat yang aman" ucap Bandi
"ge sabar ya" ucap Yuna
"ban bukannya lebih baik kita bawa Gea balik" ucap Alfian
"nggak ada waktu yan, dan Lo denger kata Gea tadi mungkin kita cuma akan dibuat muter muter " ucap Bandi
"Yan bantu gue cari tumbuhan herbal" ucap Yuna yang dihentikan oleh Alfian
"kenapa lagi yan?" tanya Yuna
"Yuna Lo sadar nggak kita itu lagi dimana, gue tau Lo khawatir sama Gea kita juga tapi liat di sekeliling Lo disini nggak ada yang sama" ucap Alfian
"daun aja persegi segitiga lingkaran udah kaya matematika" ucap Bandi yang sedang membuat api unggun dengan Ical
"mending kita cari air dan buah buah yang bisa dimakan dan masih ada disekitar sini" ucap Alfian
"okelah Yan" ucap Yuna
"nih, hati hati kalo ada apa apa kabari secepatnya" ucap Bandi memberikan HT pada Alfian dan Yuna
"kalian juga, gue tinggal dulu" ucap Alfian
__ADS_1
Gea kembali sadar
"gue nggak mimpi kan kalo kita berantem sama monster jelek?" tanya Gea
"enggak ge kita emang habis perang sama kembarannya Ical huahaha" ucap Bandi yang meledek Ical
"serah Lo, gimana ge masih sakit?" tanya Ical
"enggak gue kira gue habis bangun tidur malahan" ucap Gea
"hadeh Gea selain ngebo nggak ada yang Lo inget apa?" ucap Ical
"tapi Yuna sama Pian mana lagi cari air sama makanan buat kita" ucap Bandi
Gea yang sadar melihat sahabatnya terluka langsung meraih tangan Bandi dan wajah Ical
"woi kalian luka malah nyantuy aja "ucap Gea
"cuma luka kecil ge nggak perlu lebay lah, Lo juga luka sampe para pingsan lagi" ucap Ical
"lagian disini nggak ada tanaman herbal" ucap Bandi
"geaaaa " teriak Yuna berlari kearah Gea
"yunaaa" teriak Gea berlari kearah Yuna
"mulai dua bocah alay" ucap Ical
Bandi dan Alfian yang hanya tersenyum melihat tingkah dua sahabat perempuannya
geaa dan Yuna berpelukan seakan seabad tidak bertemu
"Lo baik baik aja kan ge, Lo jahat banget buat gue jantung terus" ucap Yuna
"gue cuma tidur tadi biasa" ucap Gea
"kebiasaan ya Lo bikin kita panik" ucap Yuna memukul kepala Gea
"aaaaw sakit bego" ucap Gea yang langsung membalas merangkul Yuna dengan erat
"aaaaw " teriak Yuna kesakitan
"kenapa Yun " Gea yang khawatir langsung mengecek keadaan tubuh yuna
"ini kenapa Yun?" tanya Gea
"udah nggak papa cuma sakit dikit" ucap Yuna
Alfian Ical dan Bandi yang menghampiri Gea dan Yuna
"ada apa ge?" tanya Alfian
"liat tangan Yuna dan ada banyak lebam ditubuhnya juga" ucap Gea
"enggak papa ini cuma gara gara tadi" ucap Yuna
"nggak usah boong Yun ini lebam udah beberapa hari lalu" ucap Bandi
"siapa yang ngelakuin ini sama Lo haa?" tanya Gea dengan marah
"udahlah nggak usah lebay kalian ini, cuma jatuh beberapa hari lalu" ucap Yuna
sahabat sahabatnya yang tau Yuna nggak akan ngasih tau mereka, dan berpura pura untuk percaya apa yang dibilang Yuna mereka akan mencari tau dengan diam diam siapa yang berani sama sahabat mereka Yuna
"eh yan tadi Lo bawa singkong kan kita bakar aja " ucap Yuna yang mengalihkan perhatian
__ADS_1