
Zahwa datang menghampiri Gea Reza dan Bu Rini
"maaf Bu tapi Gea pacar saya" ucap Zahwa
"haa, woi apaan sih maksud Lo" ucap Gea menarik tangan Zahwa menjauh dari Bu Rini
"seharusnya Lo terimakasih, karena gue mau bantu Lo" ucap Zahwa
"gue nggak minta bantuan Lo ya" ucap Gea
"jadi pacarnya Gea itu siapa?" tanya Bu Rini
"nggak ada Bu kitakan satu kelompok mau buat tugas bareng" ucap Zahwa
Dita juga anak OSIS menghampiri mereka
"za gue cariin juga Lo dipanggil sama pak Yanto Lo kan ketua OSISnya" ucap Dita
"bentar gue mau" ucap Reza dipotong oleh Gea
"udah nggak papa Lo tinggal aja, gue udah bisa kalo Lo pergi Bu Rini juga pergi" bisik Gea pada Reza
"Lo hati hati ya ge" ucap Reza meninggalkan Gea dan Zahwa
"iyaa dah Sono" ucap Gea
"kalian masih disini?" tanya Bu Rini
" iya Bu kan ngerjain tugas kelompok" ucap Zahwa
"yasudah kalo udah selesai kalian cepet balik" ucap Bu Rini
"siap Bu" ucap Gea dan Zahwa
"Lo ngapain masih disini?" tanya Gea
"gue kan udah bilang mau bantuin Lo" ucap Zahwa
"gue nggak sengaja denger percakapan Lo sama geng Lo tadi, Lo mau ke SMA NEGERI 01 GESAN ya, gue tau daerah sana" ucap Zahwa
"terus?" ucap Gea
"ya gue bantuin " ucap Zahwa
"Lo kira gue mau kesana nggak ada rencana apa Lo kira gue manusia bloon " ucap Gea
"terus Lo mau kesana naik apa?" tanya Zahwa
"naik motor lah, yakali naik odong-odong, bego Lo ya" ucap Gea mencari cari kunci motor Ical
Gea yang terkejut ketika Zahwa manarik tangannya dan mendorong Gea ke dinding hingga berhimpitan satu sama lain
"sttttt, ini udah jam pelajaran, pak satpam lagi lewat tadi, sorry" ucap Zahwa
"ngomong dulu dong, kan jadi jantung gue yang nggak bener " ucap Gea lirih
"haaa" ucap Zahwa tidak terlalu mendengar
"budek Lo cepetan kalo mau ikut" ucap Gea memanjat dinding sekolah
"mau gue ban.." ucap Zahwa yang melihat Gea memanjat dinding dengan sangat profesional
"kayaknya nggak perlu "lirih Zahwa
"motor Lo mana?" tanya Gea
"sabar Napa " ucap Zahwa
"nanti berhenti di pom bensin dulu" ucap Gea
nguenggggggg
"ngapain, nggak perlu ganti bensin gue iklas ?" ucap Zahwa
"bego Lo ya siapa juga yang mau isiin bensin Lo gue mau ganti seragam tolol" ucap Gea
__ADS_1
"ni bocah kemarin perasaan nggak kaya gini sifatnya, aneh" ucap batin Gea
sampai di SMA NEGERI 01 GESAN
"Lo tunggu disini" ucap Gea
Zahwa langsung memegang tangan Gea
"apaan sih" ucap Gea
"Lo mau ninggalin gue sendirian disini?" tanya Zahwa
"e Lo nunggu disini paham, lagian Lo nggak punya seragamnya bloon?" ucap Gea
"gue ikut kan tadi gue udah bilang setau tau Lo sama tempat ini, gue lebih tau masalah seragam itu gampang bawahannya warnanya sama atasan? tinggal pakai jaket Lo kira gue mau ikut Lo nggak pakai rencana matang?" ucap Zahwa mulai songong
"buset ni bocah lebih songong dari Ical sama Reyhan" ucap batin Gea
"ayok gue tunjukin jalan tikusnya kok Lo jadi lembek gitu" ucap Zahwa
"kenapa gue harus ketemu Sama manusia manusia bentukan kaya gini lagi dihidup gue huhh, gue sumpel tuh bacot lama lama" ucap Gea menghela nafas
"woi Lo yakin sama jalan ini, lagian Lo tau dari mana jalan tikus kaya gini?" tanya Gea
"dari temen, nah sampai, apa gue bilang " ucap Zahwa
"terserah Lo lah" ucap Gea mencari kelas Yuna
"itu temen Lo?" tanya Zahwa
"Yuna, dia keluarga gue" ucap Gea
"kayaknya dia lebih kalem dari dugaan gue" ucap Zahwa
"ada yang salah sama Yuna, Yuna yang gue kenal nggak selemes itu" ucap Gea mau menjauh dari kelas Yuna dan menabrak anak geng cowok disekolah itu
"aaaaw" ucap Gea
Zahwa dan ketua geng sekolah saling menatap seakan saling mengenal satu sama lain
"bos Lo nggak papa?" tanya temen segeng yaitu Adit
"gue nggak papa" ucap ketua geng yaitu Enggar
Gea yang sedang banyak pikiran meninggalkan mereka
"ge tunggu" teriak Zahwa
Yuna yang sempat mendengar nama sahabatnya dipanggil menoleh
"mungkin gue salah denger" lirih Yuna
"wah malah kabur mereka woy" ucap Adit yang akan mengejar mereka dihentikan oleh Enggar
"udahlah nggak penting ngurusin mereka, gue udah laper" ucap Enggar pergi ke kantin
"ge Lo main cabut aja ninggalin gue" ucap Zahwa
"seharusnya kalo ada yang salah sama teman Lo itu Lo pantau" ucap Zahwa
"banyak bacot Lo, Lo bilang Lo tau tempat ini kan? dimana biasanya tempat yang buat bully siswa sini?" tanya Gea
"gue nggak akan nanya asal usul Lo , tapi bilang ke gue dimana tempat itu gue yakin Lo pasti tau" ucap Gea
"ikut gue" ucap Zahwa membawa Gea
"yunaaa sini Lo ikut gue" ucap kakel yaitu Diana dan gengnya membawa Yuna kebelakang sekolah
"sekarang mood Diana lagi buruk jadi buat balik mood Sella jadi baik lagi hahaha" ucap teman Sella yaitu Chandra, sedangkan Novita hanya menonton
__ADS_1
Yuna hanya terdiam pasrah seakan sudah terbiasa
mereka menginjak inajk Yuna dan menggeledah tas Yuna menghancurkan buku buka Yuna bahkan mengambil uang Yuna
"woi " teriak Gea menghampiri Mereke
"siapa dia?" tanya diana
"Gea?" ucap Yuna
ternyata bukan hanya geng Diana tapi Enggar dan gengnya juga ada dan hanya menonton
Zahwa juga ikut Yuna menghampiri mereka
Gea mendekati Yuna dan membawanya kesisinya
"ge jangan nekat gue nggak papa" ucap Yuna
"gue nggak nanya sama Lo Yun, Lo hutang penjelasan ini nanti pulang" ucap Gea
"oh jadi temennya Yuna, punya nyali juga Lo" ucap Diana
"punyalah emang Lo otak aja kosong" ucap Gea
"mereka bukannya yang nabrak Lo tadi bos" ucap Adit
"Lo bukan dari sekolah ini, ngapain disini" ucap Enggar
"haa jadi kalian tersesat ahahaha" ucap Adit
"maksud Lo apaan Jing" tanya Chandra
"babu diem Lo ,budak aja blagu Lo" ucap Gea
"gue nggak mau cari masalah ya sama Lo" ucap Zahwa pada Enggar
"Lo kira gue mau jihh" ucap Enggar
"****** Lo" ucap Candra
"maju Lo anjeng" ucap Gea
"woi ini bukan urusan Lo ,jadi mending Lo cabut daripada gue bilang sama guru" ucap Diana
"Lo kira gue takut, Lo Lo Lo semua abis di tangan gue, Lo nggak bisa macem macem sama sahabat sahabat gue, ngerti Lo?" ucap Gea
"uhhhh ngeri ,cuma banyak bacot ya cewek" ucap Enggar
Gea langsung menendang kelemahannya tepat sasaran
"awww anjeng Lo" ucap Enggar kesakitan
semua orang disana hany melongo bahkan Zahwa
"uhh sakit bacot doang sih" ucap Gea
bel pulang berbunyi
"Din Din satpam kesini" ucap Chandra
"kalo berani nanti ketemu di gang kosong jalan tua" ucap Diana
"Lo masih aja nggak berubah" ucap Zahwa pada Enggar
"Lo juga masih sok paling bener" ucap Enggar
"gue takut sama kalian waras Lo" ucap Gea
mereka bubar dan Zahwa yang menarik tangan Gea dan Gea menarik tangan Yuna untuk keluar dari sekolah SMA NEGERI 01 GESAN
__ADS_1