
semuanya saling berhadapan dan menatap satu sama lain
kecuali Gea sang ratu
Yuna berbisik pada Diana
"gue sebagai adik kelas Lo mau ngasih tau, sekali Lo berhadapan sama Gea abis Lo, karena itu gue yang berhadapan sama Lo karena gue kasihan sama Lo bukan apa apa tanpa temen temen Lo" bisik Yuna
sedangkan Fio terus memuat Chandra panas hingga saling menjambak satu sama lain
"woi sakit ******" ucap Chandra
"aaaaw hitungan ketiga lepesin, satu dua tiga aaaw" ucap Fio yang tidak saling melepaskan
"Lo lepasin dulu goblok" ucap Chandra
"Lo dulu Jing" ucap Fio
Yuna yang sadar Stella juga ikut dengan mereka dan Yuna menghampirinya
"Lo mau kemana Yun?" tanya Gea
"gue ada urusan sama temen gue ge" ucap Yuna
"yaudah sana biar gue yang ngurus nih Mak lampir" ucap Gea
"yuna gue nggak tau kalo " ucap Stella
"kalo apa sel nggak punya temen? seenggaknya mereka nggak kaya Lo sel, tapi makasih karena udah pernah jadi temen gue sekarang gue bakal pilih dalam memilih teman, gue harap Lo juga memilih salah pertemanan atau Lo akan jatuh sendiri dengan pilihan Lo sel" ucap Yuna
Stella sebenarnya merasa bersalah pada Yuna tapi Novita melihat Stella sehingga Stella tidak bisa mengatakan rasa bersalahnya, meskipun stella cewek yang termasuk kuat dan tangguh serta memiliki gengnya sendiri Stella merasa berhutang Budi pada Novita karena pernah membantu stella
"gue nggak salah milih teman ge, cuma kita emang nggak cocok" ucap Stella
"oke sel gue terima ini sebagai perpisahan kita gue harap Lo baik baik aja, karena gue yakin Lo beda sama mereka meskipun kita baru kenal tapi Lo pernah jadi temen yang baik buat gue" ucap Yuna tersenyum meninggalkan Stella dan kembali pada sahabat sahabatnya
"woi kalian harus hati hati sama Zahwa, dia nggak sebaik yang kalian kira" ucap Enggar
semuanya melihat pada zahwa seakan butuh penjelasan dari Zahwa apa yang dibilang Enggar tentangnya
Zahwa menarik tangan Enggar untuk menjauh dari teman temannya tapi Enggar tidak mau
"apa maksud Lo ?" ucap Zahwa
"jangan sok pikun itu semua salah Lo" ucap Enggar yang saling melotot satu sama lain
dan Diana yang ingin melawan Gea, langsung disentil Gea dahi Diana
"awww" ucap Diana kesakitan
"Lo nggak papa kak?" tanya Novita dan ingin membalas Gea tapi malah kena serangannya
__ADS_1
"minta maaf sama Yuna!!" ucap Gea
"aaaaa" teriak kesakitan karena tangannya diputar oleh Gea
"ge ge cukup ge" ucap Alfian
"Lo kan yang ngompor ngomporin Yuna sama kakelnya haaa, Lo kira gue nggak tau" ucap Gea
"apa maksud Lo ge?" tanya Yuna
"dia orang yang nyuruh itu bocah bocah biar ngebully Lo Yun Lo nggak sadar kenapa bangsat ini selalu ada ketika mereka ngebully Lo, karena emang dia biang dari semua ini" ucap Gea
sedangkan disisi lain Enggar dan gengnya terkejut melihat bela diri Gea
"sebenarnya urusan kakel sama lo udah kelar dari dulu waktu Lo keluar dari ekstrakurikuler voli, tapi bangsat satu ini nyuruh dia terus ngebully Lo buat kesenangan mereka dan bajingan bajingan ini cuma di bayar sama bangsat ini" ucap Gea melepaskan Novita dan Yuna mendekati Novita untuk bertanya
"gue punya salah sama Lo apa nov, kita sekelas, meski gue nggak tau kenapa Lo terus ikut ngebully gue dan huhh gue rasa, plakkkkkk" ucap Gea menampar Novita
"udah punya nyali Lo Yun!" ucap Novita
"gue nggak pernah takut sama Lo ya nov, Lo cuma berani pake uang, temen aja langsung bayar" ucap Yuna
"brengsek Lo" ucap Novita ingin menampar Yuna dan dicegah oleh Gea
"jangan pernah berani ngangkat tangan Lo kearah temen temen gue, atau Lo bener bener abis ditangan gue" ucap Gea
"gue nggak main Jambak jambakan, dorong dorongan atau adu bacot kaya kalian, dasar cewek menye menye" ucap Gea
Zahwa yang mendengar dan sudah kehilangan kesabaran langsung memukul Enggar membuat anak cowok saling berkelahi kecuali Alfian dan Reza yang mencoba melerai mereka dan gengnya Diana yang sudah kalah hanya diam
sedangkan Fio Gea Yuna dan Tata malah taruhan siapa yang menang
"gais gais Lo adu yang mana, kalo gue Erfan, dia pasti menang dia kan anak karate" ucap Fio
"kalo Alfian ikut, abis tuh pasti mereka " ucap Yuna
"Ical itu jago beladiri kan ge? tanya Tata
"ya lumayan lah"ucap Gea
"widih seru juga ya nonton " ucap Gea
"woi bantu lerai ngapa" ucap Reza
"gue nggak bisa nanti gue yang kena tonjok" ucap Fio
"biar gue aja yang bantu mereka kalian disini aja, mantau cewek menye menye itu" ucap Gea
"Lo yakin ge" ucap Tata
"Lo nggak tau tadi ta, gue malah khawatir sama mereka hahaha" ucap Fio
"gue ikut ge" ucap Yuna
__ADS_1
"nggak usah badan Lo pasti sakit semua mending Lo istirahat disini, sekali ini dengerin kata gue Yun Oka" ucap Gea
Gea menghampiri anak cowok yang sedang berkelahi
"haiss mereka kaya anak TK" ucap Gea
"bandiii stoppp!" ucap Gea dan Bandi benar benar berhenti tapi gengnya Enggar belum berhanti membuat Gea marah
membanting salah satu geng Enggar
"Lo budek gue bilang stop " ucap Gea
semua mata tertuju pada Gea tapi malah yang lain ikut menyerang Gea, Bandi yang sigap langsung melumpuh lawan yang ingin menyakiti Gea ketika Gea sedang sibuk dengan yang lain
"beraninya sama cewek haaa!, sini lawan gue anjeng!" ucap Bandi berkelahi lagi
"haduh nih bocah susah banget diatur" ucap Gea
"woi Pian Lo urus Bandi aja , biar gue yang urus Ical" ucap Gea
saat ingin menghampiri Ical Novita menghampiri Gea dan mengeluarkan pisau ingin menusuk Gea, Yuna yang tau ingin menghentikannya tapi terlambat
"geaaa!" teriak Yuna membuat semua perkelahian berhenti
"geaaa!" teriak Ical menghampiri Gea bersama yang lainnya
Gea yang langsung sadar balik arah dan menghentikannya dengan tangannya sehingga terluka
"mau apa Lo sama mainan kecil kaya gini" ucap Gea menarik pisau dari tangan Novita dan membuangnya membuat Novita terkejut hingga ketakutan
"Lo mau bunuh gue sama mainan kecil Lo itu ahaha, masih punya nyali juga ya Lo wowww" ucap Gea
"geaa tangan Lo" ucap Yuna
Ical yang ingin memukul Novita karena marah dihentikan oleh Gea dengan memelototi Ical
"gue udah pernah bilang jangan angkat tangan Lo didepan cewek terlebih cewek lembek kaya dia" ucap Gea
"Gea Lo nggak papa?" tanya Tata
"untung perbuatan Lo kerekam tadi, kita bisa laporin dia" ucap Fio
"mana mana hp Lo" ucap Novita yang geng Diana sudah tidak ingin iku campur lagi
"kenapa takut, uang Lo nggak guna gitu" ucap Gea
Enggar yang menarik tangan Novita menjauh dari mereka
"gilaa ya Lo, gue udah bilang nggak ada benda tajam dipertemuan ini, Lo bisa dituntut atas penyerangan! tolol otak Lo dimana bego,kalo sampai mereka laporin gue nggak ikut ikutan inget!" ucap Enggar
beberapa orang datang dalam gedung disamping mereka
__ADS_1
"siapa mereka?" ucap Fio
"tunggu bukannya mereka geng Zero" ucap Adit