
"eh piyan tadikan kita Nemu singkong mumpung apinya udah siap langsung bakar aja, nanti keburu mati Lo" ucap Yuna mengalihkan pembicaraan
Gea Alfian Ical dan Bandi yang peka pada perilaku Yuna bahwa Yuna sedang menyembunyikan sesuatu pada mereka, sesuatu yang sangat jelas bahwa itu menyakiti Yuna
"eh Lo bawa singkong kok nggak bilang bilang Yan" ucap Bandi pura pura
"eh Yun sini gue obatin sekali kali gue yang ngobatin Lo" ucap Gea yang pura pura percaya pada perkataan Yuna yang terluka karena jatuh
"hati hati Lo ge ,Lo kan cawek kasar " ucap Ical mengejek Gea mencair suasana
"awas aja kalo ketemu siapa yang buat Yuna kaya gini abis Lo" ucap batin Gea
"sakit ya Yun?" tanya Gea
"enggak ge santuy , kita harusnya mikir gimana caranya agar semua ini berakhir " ucap Yuna
"ge Lo tau kenapa monster itu kebakaran?" tanya Alfian
"bahkan petir badai ilang ditelan bumi, turun hujan tapi monster malah kebakar" ucap Ical
"disini emang sulit kalo dinalar pakei akal sehat manusia" ucap Yuna
"gue juga ngerasa ada yang aneh ge setelah Lo ilang" ucap Bandi
"bukan cuma kalian yang ngerasa aneh gue juga, gue kira gue aneh karena kejadian waktu gue ilang tapi gue sadar waktu pingsan tadi " ucap Gea
"kenapa Lo nyembunyiin mimisan Lo ge bahkan gue denger waktu malam setelah dari rumah Bandi Lo batuk batuk terus ge dari rumah gue aja kedengaran" ucap Alfian
"emang waktu pingsan Lo sadar kenapa ge?" tanya Yuna
"gue bukan bermaksud untuk nyembunyiin dari kalian tentang apa yang terjadi sama gue, karena gue belum yakin, dan sebelum gue pingsan disekolah gue ngerasa gue nggak ada disekolah gue ada ditempat lain ditempat ini HEALMEGIC gue yakin itu HEALMEGIC pohon besar dan rusa ajaib itu juga ada, gue ngeliat anak kecil pakai baju warna abu dan celana pendek dia ngeliat gue kaya tatapan seribu makna, dan gue sadar bahwa anak itu adalah gue" ucap Gea
"entar entar gue bingung jadi maksud Lo Lo pernah datang kesini ge waktu kecil?" tanya Bandi
"gue juga nggak tau ban, entah itu ingatan atau hayalan, waktu gue pingsan gue yakin ini semua gara gara monster jelek itu" ucap Gea
"apa cuma gue yang ngerasa kalo monster itu merasa terancam ketakutan seperti kehadiran kita seperti bencana bagi mereka" ucap Ical
"mereka mencoba melindungi dunia mereka itu maksud Lo kan cal" ucap Yuna
"Kalian inget kejadian di HEALVEN waktu Gea balik dan monster itu juga ada disana HEALVEN juga berubah menjadi suram , dan Bandi nembak monster itu dan ngilang gitu aja, gimana monster yang nggak ada jantung nggak ada otak bisa mati jika tujuannya buat ngebunuh kita semua kenapa harus ngilang melarikan diri ,Gea juga pernah bilang kalo dia udah nyoba untuk nembak berkali kali ke monster bayangan asap hitam itu tapi juga nggak ngaruh kan, gimana kalo waktu itu dia takut sama Gea dan tadi sebelum monster zombie tadi kebakar gue ngeliat monster itu sama Gea saling menatap, tapi" ucap Alfian
"tapi kenapa Yan?" tanya Bandi
"yang gue liat tadi kaya bukan Lo ge" ucap Alfian
semuanya mata tertuju pada Gea
"jangan jangan Gea kerasukan" ucap Ical
__ADS_1
"sebenarnya apa yang terjadi waktu Lo ilang ge?" tanya Yuna
"rusa" ucap Bandi
"haa" ucap Ical
"Lo tadi bilang Lo pernah kesini kan ge Lo ada di HEALMEGIC dengan pohon besar dan rusa ajaib itu ,dan waktu kita kesini pertama kali rusa itu kaya menyambut selamat datang ke kita"
"dan kita juga ngeliat rusa ajaib itu di HEALVEN pertama kalinya di sungai" ucap Alfian
"dan pohon besar juga ada di HEALVEN" ucap Yuna
"tunggu gue masih punya pertanyaan, kenapa Gea harus ditakuti sama monster tadi dan kenapa HEALMEGIC berubah jadi horor?" tanya Ical
"waktu gue pingsan tadi bukan cuma gue yang ada di HEALMEGIC atau HEALVEN " ucap Gea
"maksud Lo Lo nggak sendirian ge" ucap Yuna
"gue ngeliat kalian juga ada disana waktu kita kecil" ucap Yuna
"haaa ini udah makin nggak bener Lo yakin nggak cuma mimpi ge?" ucap Bandi
"gue kira gue juga mimpi tapi ada hal yang biki gue yakin kalo itu bukan mimpi gais" ucap Gea
"apa ge?" ucap Ical
"yang datang akan datang yang pergi akan pergi" ucap Gea
"kita sahabat, sehidup semati " ucap Alfian
"tak akan kubiarkan berjalan sendiri" ucap Bandi
"karena langkah kita langkah dengan mimpi " ucap Ical
"dengan tujuan tanpa henti" ucap Yuna
"yang mimpi menjadi nyata dan yang nyata berubah menjadi mimpi " ucap bersamaan
"ini lagi kita waktu kecil, dan cuma kita yang tau" ucap Bandi
"kenapa kita bisa lupa" ucap Ical
HEALMEGIC tiba-tiba menghilang dan hanya bisa melihat kabut tebal putih disekeliling mereka luka dari pertempuran dengan monster zombie juga ikut menghilang seperti mimpi
kabut putih mulai pudar mereka sadar mereka sudah berada di HEALVEN tepatnya di pohon besar dengan bintang di langit dan bulan yang sangat bersinar ,mereka dikeliling oleh kunang kunang
"apa yang sebenarnya terjadi" ucap Alfian
"yang mimpi menjadi nyata dan yang nyata berubah menjadi mimpi" ucap Gea
__ADS_1
"kita sadar bahwa HEALMEGIC itu nyata dan sekarang kita harus melupakan seperti mimpi " ucap Gea
sekarang mereka mengingat bahwa mereka pernah ada di HEALMEGIC waktu kecil
"apakah semuanya sudah berakhir?" ucap Ical
mereka berlima memutuskan untuk kembali pulang dan menganggap semua hanya sebagai mimpi dengan penuh tanda tanya dalam hidup mereka, mereka yakin suatu hari nanti HEALMEGIC akan memanggil mereka kembali
Gea yang mengabari sahabat sahabatnya lewat group chat wa, yang biasanya menggunakan HT, karena bersangkutan dengan Yuna jad hanya Ical Gea Alfian dan Bandi p
"gais besok gue mau ke sekolah Yuna" ucap pesan Gea
"kita ikut" ucap Bandi
"jangan besok gue mantau apa yang sebenarnya terjadi sama Yuna" ucap pesan Gea
"gue bakal minjem seragam anak SMA NEGERI 01 GESAN" ucap pesan Gea
"jangan nekat ge, kalo Lo ketauan sama orang sana gimana" ucap pesan Alfian
"tenang aja, gue bisa jaga diri gue sendiri" ucap pesan Gea
"terus sekolah Lo gimana ge?" tanya Ical
"biar diurus sama temen sekelas gue, gampang" ucap pesan Gea
"kalo ada yang macem macem sama Yuna , abis mereka " ucap pesan Gea
"kalo ada apa apa kabarin ge, kita bakal secepatnya Dateng" ucap pesan Bandi
"gue cemas Lo ngapain ngapain mereka ge ahahaha" ucap pesan Ical
"besok sikapnya biasa aja terutama Lo cal awas aja Lo" ucap pesan Gea
"iye iye" ucap pesan Ical
"Lo udah nggak papa kan ge" tanya Alfian
"santuy gue baik baik aja" ucap pesan Gea
__ADS_1