
"cal itu itu itu kayu banyak" ucap Gea
"dasar Tukang suruh" ucap Ical
"eh tadi kalian udah ngumpulin kayu kan?" tanya Alfian
"udah tapi kita taruh di HEALMEGIC terus kelupaan bawa balik lagi" ucap Bandi
"kita ambil aja lagian nggak terlalu jauh juga kan" ucap Yuna
"iya juga dari pada nyari lagi" ucap gea
mereka berlima kembali ke HEALMEGIC
"stoppp! gimana kalo kita tebak tebakan siapa yang kalah yang bawa kayu bakarnya gimana? " ucap Ical
"terus Lo pikir kita setuju gitu elo dong yang diuntungin" ucap Gea
"ogahhhh" ucap Yuna dan Alfian
"udah jadi tugas Kelian soakk" ucap Yuna
"lagian mau tebak tebakan apa cal?" tanya Alfian
"di HEALMEGIC malem atau siang?" ucap Ical
"apapun keadaannya ayok sekarang masuk jangan banyak bacot " ucap Gea dengan senyum tipis
dan tiba di HEALMEGIC
"malem, udahkan nggak perlu ribet" ucap Gea
"kalian taruh mana kayunya?" tanya Alfian
"perasaan disekitar sini" ucap Bandi
"kok nggak ada ya, pasti ada yang nyuri" ucap Ical
"kayu dicuri dihutan waras Lo cal" ucap Gea sambil mendorong kepala Ical
"aduhhh" ucap Ical
"terus gimana?" ucap Yuna
"cari ajalah pasti deket deket sini " ucap Bandi
"Lo kenapa Yan dari tadi gue perhatiin Lo gelisah?" tanya Gea
"iya kenapa Yan" ucap Bandi
"gue juga nggak tau setelah makan buah tadi gue ngerasa aneh cemas takut, mungkin perasaan gue aja" ucap Alfian
"menurut gue nggak aneh sih emm gimana ya Pian kan bisa tau isi fikiran kita kalo megang tangannya atau tubuhnya mungkin itu penyebabnya" ucap Yuna
"tapi itu cuma berfungsi di HEALMEGIC " ucap Gea
"dan Alfian ngerasain itu juga di HEALVEN " ucap Ical
"gue jadi ikut cemas lama lama disini, auranya beda dari yang tadi" ucap Bandi
"gue kira cuma gue yang ngerasa " ucap Yuna
tiba tiba Alfian berlari kedalam hutan
"woi Yan Lo mau kemana?" tanya Bandi
"Yan tunggu" ucap Gea
"gue ngerasa ada yang nggak beres" ucap Ical yang mengikuti Alfian
" owwww wawwww" ucap Gea
"gilaa nggak masuk akal, disini ada makanan dan cemilan bahkan es krim ada" ucap Bandi
"tanpa penjual dan uang" ucap Yuna
"kita bisa sepuasnya makan" ucap Ical
__ADS_1
"dan kayu bakarnya ada disini" ucap Alfian
"uwaahhh ini sih namanya perasaan seneng Yan" ucap Gea
"gilaaa udah kaya di supermarket bebas biaya" ucap Yuna
"wahai sahabat sahabat tersayang selamat menikmati makanan dan minuman gratis" ucap Ical
"siappp" ucap Bandi
"ini lebih anehnya" ucap Alfian
"apaan lagi Yan" ucap Ical
"gue nggak sadar ada disini"ucap Alfian
"Lo tadi lari kesini Yan" ucap Yuna
"gais gais " ucap Gea
"apa ge, oh tuhan " ucap Ical yang terkaget melihat langit tiba tiba berubah menjadi hitam gelap Sambaran petir membuat kilatan merah di langit dan angin kencang membuat pohon pohon bergoyang
"lariiiii " teriak Alfian
saat petir ingin menyambar mereka Gea membuat pelindung dengan kekuatannya, membuat sahabat sahabatnya terkejut atas tindakan yang dilakukan oleh Gea
"lariiii" teriak Gea
sebuah bayangan hitam mengejar mereka, mereka yang berhasil keluar dari HEALMEGIC dan bayangan hitam yang tadinya mengejar mereka menghilang
"****** apaan tadi?" ucap Bandi
"gais Gea mana?" ucap Yuna
"ge gea geaaa?" teriak Alfian
Ical yang langsung kembali ke HEALMEGIC dan diikuti sahabat sahabatnya
"stttt nanti monsternya balik lagi" ucap Bandi
"gue yakin Gea pasti baik baik aja" ucap Alfian
"gue harap juga gitu" ucap Yuna
"kita cari Gea tapi jangan berisik" ucap Alfian
waktu terus berjalan dengan hilangnya Gea tanpa jejak, hingga matahari terbit
"gimana Gea udah ketemu?" tanya Yuna
"belum" ucap Ical
"giman kalo kita balik ke desa dan nyeritain kejadian yang kita alami" ucap Bandi
"terus mereka bakal percaya sama cerita anak umur 13 dan 14 tahun yang Nemu dunia lain?" ucap Alfian
"dan Gea yang hilang Lu mau biarin gitu aja" ucap Ical dengan ngengas
"Gea juga sahabat gue yang udah gue anggap sodari gue, kalo bisa gue bisa gantiin Gea yang lagi ilang gue juga cemas sama keadaan Gea gue gak mau kehilangan sahabat lagi ngerti" ucap Alfian
"gue setuju sama Ical Gea ilang gara gara kita" ucap Yuna
"mungkin aja Gea udah ada di HEALVEN" ucap Bandi
"yaudah sekarang kita balik dulu ke HEALVEN " ucap Alfian
mereka sampai di HEALVEN dan mengecek keberadaan Gea
"ge geaa" ucap Yuna yang mengcek kamar mandi
"ada Yun?" tanya Alfian yang selesai mengecek rumah kayu dengan Bandi
"disini juga nihil nggak ada tanda tanda Gea" ucap Ical
"terus sekarang kita gimana?" tanya Yuna
__ADS_1
"gimana kalo kita semua pergi kerumah Gea dan nyeritain semua yang kita alami terutama hilangnya Gea" ucap Bandi
"dan selanjutnya kita serahin sama orang dewasa" ucap Alfian
"ayo tunggu apa lagi" ucap Ical
mereka tiba dirumah Gea
"loh udah pada pulang biasanya sore baru pulang " ucap bunda Gea
"buk emm " ucap Yuna
"Gea ilang" ucap Ical tanpa basa basi
"kalian ini sukanya bercanda" ucap belum bunda Gea
"enggak buk yang dibilang Ical benar, Gea ilang semalam "ucap Alfian yang yang sedang meyakinkan bunda Gea
"kalian nggak bohong " ucap bunda Gea dan jatuh pingsan
dan ternyata itu hanya bayangan Yuna Ical Bandi dan Alfian
"jangan jangan itu cuma bakal memperumit keadaan " ucap Alfian
"bener juga kata Alfian " ucap Yuna
"karena ini udah pagi gue yakin Gea ada disekitar sini" ucap Bandi
"karena kita tau banyak area dihutan, kita berpencar cari Gea kalo ada apa apa hubungi hidupin HT kalian" ucap Alfian
"kita emang tau area dihutan ini tapi kita nggak tau area di HEALMEGIC dan kita nggak tau Gea ada dihutan area HEALVEN atau HEALMEGIC " ucap Ical yang menambah ketegangan suasana
"kita cari dulu Gea diarea HEALVEN, mungkin aja Gea ada disekitar sini dengan kondisi sehat " ucap Bandi
"dan hal buruknya Gea nggak ada disekitar HEALVEN " ucap Yuna
"oke sekarang kita bagi arah Lo Yun selatan dan Ical barat Bandi timur gue Utara " ucap Alfian dan mereka berpencar menyelusuri hutan
"gais ini Bandi gimana ada tanda-tanda dari Gea nggak ganti?ucap Bandi dengan menggunakan HT
"nihil" ucap Yuna
"nihil juga" ucap Bandi
"Ical konfirmasi keadaan Lo" ucap Bandi
"gais kalian perlu kesini sekarang juga, gerbang masuk di HEALMEGIC cepat" ucap Ical
mereka yang mendengar Ical langsung berlari ketempat Ical berada
"kenapa cal?" tanya Bandi
"ada tanda tanda dari Gea?" tanya Alfian
"kalian sadar nggak, gerbang menuju HEALMEGIC ilang?" ucap Ical
"Lo yakin tempat ini?" ucap Yuna
"Ical bener ini tempatnya" ucap Bandi
"apa yang sebenarnya terjadi " bantuin Alfian
"ini diluar akal sehat manusia " ucap Bandi
gerbang yang tadi menuju HEALMEGIC berubah menjadi pohon besar
" geaa Lo dimana hik hik" ucap Yuna yang menangis sesenggukan tidak tau lagi harus bagaimana
Bandi yang mencoba menenangkan Yuna dan Ical yang berusaha tatap kuat dengan Alfian yang bingung harus bagaimana lagi karena mereka menyadari bahwa ini diluar kemampuan manusia bahkan mereka hanya anak anak
"Geaaaaa" teriak Ical
__ADS_1