
Ku langkahkan kakiku untuk masuk ke sebuah kafe yang akan menjadi tempatku bekerja. Getaran tanganku yang gugup dan terasa dingin di tambah udara dingin AC yang menerpa tangan dan kakiku karena aku masih memakai rok selutut khas seragam sekolah.
"Permisi Mba" Aku menyapanya.
"Ade yang kemarin melamar kerja?" Tanyanya Dengan khas senyumannya
"Ah ii-iya Mba" Aku sedikit gugup menjawab
"Ayo ikuti saya"
Ku ikuti langkahnya untuk masuk ke sebuah ruangan yang bisa ku tebak tempat semua karyawan berkempul sebelum memulai pekerjaan masing-masing. Ruangan yang tidak terlalu luas tapi cukup untuk menampung beberapa karyawan kafe.
"Ini seragammu, pakailah. Setelah kamu siap temui aku di depan nanti akan ku jelaskan pekerjaanmu.Dan ini kunci lokermu, kamu bisa menyimpan barang-barangmu disana" Dia melangkah menjauhiku, Ku lihat dari belakang tubuhnya yang tinggi ideal dengan kulit putihnya. Dia sempurna sebagai perempuan dewasa.
Tak berapa lama dia menghentikan langkahnya dan berbalik ke arahku.
"Eh siapa namamu? Kita lupa berkenalan" Dia mengulurkan tangan untuk berjabat denganku.
"Ah iya mba aku Rara, panggil saja Ara"
"Aku Lily , panggil saja Lily. Jangan pangil mba, aku tampak tua kalau di panggil mba. Dan Jangan sungkan jika ada apa-apa panggil aku" Dia tersenyum menampakkan deretan gigi putihnya.
__ADS_1
"Tapi itu tak sopan mba, mba kan karyawan senior disini. Kalau aku panggil ka liliy tak apa?" Perasaanku sedikit Cemas takut dia tak suka dengan panggilan yang ku sebutkan.
Dan aku bisa menebak Dia lebih tua dariku sekitar 3tahun
"Tak apa itu lebih baik. Aku ke depan ya, dan cepatlah bersiap"
Aku bergegas ke toilet untuk mengganti seragam sekolah dengan seragam kerjaku. Aku berdoa semoga permulaan aku bekerja disini tak ada kesalahan sedikitpun dan bisa betah untuk bekerja disini. Pakaian atas yang berwarna biru dan rok bawahan selutut berwarna hitam.
Ku langkahkan kaki untuk menemui Ka lily di meja kasirnya
"Ka apa yang harus aku kerjakan ?"
"Kemarin Pak Danu sudah memberitahukan untuk menjadi waiters disini. Kamu bisa mulai dengan melihat meja mana yang belum di bersihkan, membawa piring atau gelas kotor ke belakang dan menyerahkan pesanan pelanggan. Jika rekan yang lain membutuhkan bantuan cepat bantu, asal jangan melalaikan pekerjaan utamamu"
Ku edarkan pandangan untuk melihat meja mana yang harus di bersihkan. Tak lupa untuk melihat beberapa pelanggan takut - takut mereka meminta pesanan atau hal yang lainnya.
Ku Bawa beberapa piring kotor untuk kebelakang terlihat dari arah berlawan seorang waiters yang sama sepertiku
"Ka aku bawa ini kebelakang" Aku menyapa seseorang yang sesama waiters untuk mengakrabkan diri dengan yang lain
"Taruhlah ke belakang nanti ada mang Asep yang akan membersihkan" Dengan langkah cepat dia meninggalkanku untuk menyerahkan nampan yang berisi pesanan pada pelanggan.
__ADS_1
Area belakang yang di khususkan untuk memasak berbagai makanan di bagi menjadi 2bagian untuk bagian pertama untuk membuat berbagai macam roti dan bagian ke dua untuk makan berat dan semacam nya.
"Mang Asep ya? aku taruh disini ya"
"iya taruh aja neng. neng karyawan baru ya? "
"iya mang aku ke depan lagi" Dia hanya menganggukan kepalanya sambil terus membersihkan
Mang Asep yang mungkin sudah sedikit berumur namun tetap masih terlihat sehat dan bersemangat untuk tetap bekerja. Sejenak aku teringat Ayah yang tak ayal sama seperti mang Asep yang masih bersemangat untuk tetap bekerja meski umurnya yang tak lagi muda. Itulah bukti perjuangan seorang Ayah untuk memenuhi tanggungjawab nya sebagai tulang punggung keluarga untuk menafkahi anak dan istrinya. Ku usap air mataku yang sedikit menetes di pipiku
"Aku merindukanmu Ayah" ucapku dalam hati
***
Ku lihat jam di pergelangan tanganku nampak pukul 09.00 malam. Tak terasa pekerjaan pertamaku terselesaikan dengan baik nampak pengunjung cafepun sudah tak terlihat dengan keadaan cafe yang terlihat sepi nampak hanya para karyawan mulai membereskan dan membersihkan cafe agar terlihat rapih untuk esok kembali dibuka. Begitupun dengan aku membersihkan meja dan menata kursi sesuai tempatnya masing-masing.
*
*
*
__ADS_1
*