Hidupku ? Akupun Tak Tahu

Hidupku ? Akupun Tak Tahu
Bercerita


__ADS_3

Ara mengerjap saat membuka mata dan melihat ke arah jendela yang tampak sudah gelap.


"Ahhhh.... Terasa lebih baik" Ara meregangkan otot tangannya yang teras kaku setelah tidur cukup lama


"Baiklah cepat bangun dan mandi"Ara bergumam sendiri


Setelah menyelesaikan ritual mandinya Ara bergegas mengambil handphone nya untuk menghubungi Hana. menceritakan perihal tadi siang sepulang sekolah tentang ka Angga.


Terdengar suara sambungan telepon.tapi Hana belum mengangkatnya.


"Kemana anak ini ? Apa dia tidur. Tapi tidak mungkin dia tidur di jam segini" gumamnya


"Coba sekali lagi deh"mencoba menekan kembali nomer di layar handphone nya


"Hallo Ara"


"Kau dari mana? Dari tadi aku menelponmu " menggerutu dengan kesal


"Aku bari selesai mandi ara" Hana berucap sambil mengerikan rambutnya yang basah


"Ada apa menelpon ku? " Hana berucap

__ADS_1


"Kau tahu? "Ara terdiam sejenak


"Mana ku tahu kau saja belum belum bercerita"


"Makanya dengarkan terlebih dahulu, jangan langsung memotong pembicaraan ! Tapi kau jangan kaget" Ara tersenyum tipis


"Yasudah cepat bercerita, kau mau tetap berdebat denganku apa mau bercerita" Hana meninggi kan nada bicaranya


"Kau tahu tadi aku di antarkan pulang oleh ka Angga " Ara bercerita sambil menatap langit langit kamarnya. Menunggu bagaimana respon temannya setelah bercerita tentang ka Angga


" bagaimana mungkin kaukan membawa motor maticmu sedangkan ka Angga membawa mobil? Kau pasti hanya memanas-manasiku kan? Sudahlah aku tidak percaya Ara. Lagian mana mungkin ka Angga dingin seperti itu perhatian terhadap orang lain, apalagi terhadap anak baru seperti mu" berpikir keras tentang ucapan temannya yang di antar pulang oleh Angga


"Kau ini terus saja berbicara tanpa jeda. Dengar kan aku tadi saat kita berpisah untuk ke parkiran aku di cegat 2 orang Kaka kelas yang menjahili ku sesaat kemudian ka Angga datang. Lalu mengajak ku pulang karena dia tau mereka sedikit nakal dan jahil. Dan akhirnya mengikutiku sampai ke rumah" cerita Ara


"Tidak" jawab Ara


"Kau ini, sangat bodoh ! Harusnya kau mengambil kesempatan untuk meminta nomer teleponnya. Lalu berikan padaku"


"Cih dasar, kau saja meminta langsung nomer telpon kepadanya " Ara berbicara dengan malas


"Mana berani, yang ada nanti aku di pelototi olehnya"

__ADS_1


"Hahaha dasar ! Kau mengaguminya tapi tak berani untuk bertegur sapa dengannya" Ara tertawa mendengar kan pengakuan Hana


"Sudahlah kau hanya bisa mengejekku. Aku sudah mengantuk bye" Hana langsung mematikan teleponnya sepihak karna kesal terhadap Ara


"Cih begitu saja mengambek, giliran dia mengejekku tertawa bahagia giliran aku mengejek nya dia malah marah - marah" Ara menggerutu di dalam kamar.


tok tok tok


terdengar suara ketukan pintu dari depan kamar Ara.


"ka kau masih tidur ?"


"apa de? " Ara bertanya kepada adiknya


"Ibu menyuruhmu makan ka ! Dari tadi sore kau tidak keluar kamar ibu menanyaimu"


Dina sedikit mengintip ke dalam kamar kakaknya entah apa yang dikerjakan kakanya selama didalam kamar sampai tidak keluar kamar untuk makan.


"Hey ! kau melihat apa? "


"Tidak, aku penasaran saja apa yang kau kerjakan didalam kamar sampai tidak keluar kamar"

__ADS_1


"Aku baru Selesai mandi dan barusan menelpon temanku sebentar. aku tidak lapar de" jawaban monoton Ara


"Ya sudah terserah kau saja ka. Aku hanya menyampaikan pesan ibu". Bergegas pergi dari hadapan kakaknya


__ADS_2