
Ara memarkiran motor maticnya diparkiran sekolah.
"Ah... sejujurnya aku tak menginginkan meneruskan sekolah" menghela nafas
Terlihat beberapa orang siswa baru berkumpul dilapangan. begitu pula dengan para guru untuk memberi Arahan.
"Hai kamu anak IPS juga? "
"Ah iya, aku IPS 1 " jawab Ara dengan tersenyum
"Aku Hana, berarti kita sekelas " Dia merentangkan tangan untuk bersalaman.
"Aku Rara panggil aja Ara" tersenyum
Tak jauh dari itu terlihat seorang siswa putra berjalan dengan pandangan lurus ke depan membawa beberapa buku di tangannya. Dia Angga Saputra Kelas 11 ipa 1
Dia terkenal lebih ramah kepada Guru di bandingkan terhadap siswa di sekolahnya.
" Ah itu kakak kelas kita, ganteng ya" ucap seorang siswi
"Tinggi, ganteng pintar ahhh aku mau jadi pacarnya" ucap seorang siswi satu lagi
Saat jam istirahat berbunyi semua siswa maupun siswi pergi ke kantin untuk menikmati jam makan siang.
"Ara mau ke kantin? " Ucap hana
"Ah kamu duluan aja, nanti aku nyusul" jawab Ara
" Ya sudah aku duluan, janji kamu nyusul"
" Iya, kamu ini cerewet seperti nenekku"
__ADS_1
"Enak saja, aku disamakan dengan nenekmu" Hana segera pergi untuk ke kantin
"Ah aku harus segera pergi ke kantin kalau tidak Hana pasti akan tambah cerewet karena terlalu lama menunggu" gumam Ara
Karena tidak memperhatikan jalan dan lebih fokus merapihkan seragamnya.
Duggg
Ara menabrak seseorang di depannya.
"Ah maaf ka, saya tidak sengaja" Ara sedikit memperhatikan orang yang di tabraknya
"Tak apa, bila berjalan lebih focuslah untuk melihat jalan. Agar orang lain tidak dirugikan oleh mu" seketika dia pergi tanpa menoleh kepada Ara
" Untung lah dia tidak galak seperti kakak kelas dalam novel novel yang pernah aku baca"
Ara segera ingat untuk pergi ke kantin untuk menemui Hana.
"Kau ini dari mana saja, aku menunggu mu sampai berjamur tau" omel Hana
"Siapa?"
"Entah, akupun tak tahu namanya. Karna dia langsung pergi. Tapi seingatku dia kakak kelas kita yang dibicarakan siswi tadi pagi"
" Ya Ampun. Ara kau tahu kamu kehilangan kesempatan untuk berkenalan dengannya" cerocos Hana
"Kau ini, selalu heboh kalau membicarakan laki - laki. Ayo cepatlah, kita masuk lagi ke kelas. Sebentar lagi pelajaran selanjutnya akan dimulai" ucap Ara
"Perasaan kamu pesan makan juga belum"
"Aku sudah membeli air mineral. Ini sudah cukup lagian mendengarmu terus terusan berbicara membuat perutku Kenyang"
__ADS_1
"Astaga memang dengan mendengarkan ku berbicara membuat perutmu Kenyang."
"Lain kali kamu bisa mencobanya di waktu senggang"
"Untuk apa ? Aku tidak berminat Ara"
"Ya sudah terserah kau saja"
Ara hendak ke parkiran untuk pulang mengambil motor maticnya .
"Ra kamu pulang naik apa?"
"Aku bawa motor " ucap Ara
"Oh. Kalau kamu mau kita bisa pergi dan pulang bersama naik mobilku" Hana berfikir untuk menawarkan tumpangan kepada Ara
"Tidak perlu Han, lagian setiap pagi aku harus mengantarkan adikku terlebih dahulu ke sekolahnya"
"Ya sudah, aku duluan ya Ra"
Ara hanya menganggukkan kepalanya. Dia berlalu untuk segera pergi mengambil motor maticnya.
"Siswi baru kelas 10 yaa? " Ucap seorang siswa
" Iya ka" Ara hanya tersenyum
"Aku duluan ka" ucapnya lagi
"Tunggulah sebentar ! Ayo kita bermain - main terlebih dahulu" mencegat Ara untuk pergi
"Ayolah kaukan adik kelas kami, harusnya menurut terhadap kakak kelasmu"
__ADS_1
"Maaf, aku harus pergi"
"Jangan sok jual mahal" mencekal tangan Ara