
Intan sudah tidak tahan dengan perilaku Eko yang selalu sibuk dengan ponselnya dan tidak memperhatikan keluarganya. Dia merasa sangat tertekan dan tidak memiliki solusi untuk masalahnya. Suatu hari, saat Eko lengah dan tertidur, Intan merasa geram dan memutuskan untuk membuka ponsel Eko.
Dalam ponsel Eko, Intan menemukan banyak pesan dan obrolan dari wanita lain yang sangat dekat dengan suaminya. Intan merasa sangat terkejut dan marah saat menemukan bahwa Eko sebenarnya sedang menjalin hubungan dengan wanita lain.
Intan: "Mas! gimana bisa kamu selingkuh dengan wanita lain?"
Eko: "Apa maksudmu? Aku nggak selingkuh!"
Intan: "Ini ponselmu! Aku baru saja membacanya. Bagaimana kamu bisa berselingkuh dengan wanita lain?"
Eko merasa terkejut dan tidak bisa berbicara.
Eko tidak bisa membantah apa yang dikatakan Intan karena semua bukti ada dalam ponselnya. Intan menangis dan merasa sangat sakit hati saat mengetahui bahwa suaminya selingkuh. Dia merasa dicurangi dan tidak dihargai oleh suaminya sendiri.
Meskipun Intan sangat geram dan muak dengan Eko, dia masih merasa cinta pada suaminya dan tidak ingin memisahkan diri dari rumah. Dia berharap bahwa Eko akan mengubah perilakunya dan kembali mencintainya seperti dulu.
Intan: "Mas, kenapa kamu berselingkuh dengan wanita lain? Bukankah kita sudah berjanji satu sama lain untuk setia?"
Eko: "Aku minta maaf, Intan. Aku salah. Aku tidak bermaksud berselingkuh. Aku hanya kelelahan dan kehilangan arah."
Intan: "Maaf tidak cukup, Mas. Kamu harus mengubah perilakumu dan memperbaiki hubungan kita."
Eko mengangguk dan berjanji akan memperbaiki perilakunya dan memperhatikan Intan dan keluarga mereka. Namun, Intan masih merasa ragu dan tidak yakin apakah Eko akan benar-benar menepati janjinya.
__ADS_1
Intan berusaha untuk move on dan memaafkan Eko, tetapi dia masih merasa sedih dan sakit hati. Dia berharap bahwa suaminya akan mengubah perilakunya dan memperhatikan keluarganya.
Meskipun begitu, Intan tetap memutuskan untuk bertahan dan tidak pergi dari rumah. Dia berharap bahwa masa depan mereka akan lebih baik dan Eko akan menjadi suami yang baik dan setia.
Setelah menemukan fakta tentang Eko yang selingkuh, Intan merasa sangat terluka dan muak dengan suaminya. Dia merasa tidak bisa bertahan lagi dengan masalah ini dan memutuskan untuk pamit dan menginap dirumah orangtuanya selama beberapa hari.
Intan berharap dengan menjauh dari rumah dan suaminya, dia bisa menenangkan pikirannya dan memikirkan solusi masalah yang ada. Saat sampai dirumah orangtuanya, Intan sangat terharu dan merasa diterima dengan baik oleh keluarganya.
Orangtua Intan membantu Intan menenangkan pikirannya dan memberikan dukungan emosional baginya. Mereka membantu Intan memikirkan masalahnya dan membantu Intan memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Intan memutuskan untuk berbicara dengan Eko dan meminta jawaban atas masalah yang ada. Dia memutuskan untuk bersikap tegas dan meminta Eko untuk memberikan penjelasan dan memperbaiki perilakunya.
Namun, Intan juga merasa ragu dan takut karena takut kehilangan suaminya. Dia merasa bahwa dia masih mencintai Eko dan merasa bahwa masih ada harapan untuk memperbaiki hubungan mereka.
Setelah beberapa hari menginap dirumah orangtuanya, Intan merasa lebih tenang dan siap untuk kembali ke rumah dan berbicara dengan Eko. Saat bertemu dengan Eko, Intan bersikap tegas dan meminta jawaban atas masalah yang ada.
Namun, Eko tampaknya belum sadar dengan permasalahannya dan masih menjalani hidup seperti biasa. Eko merasa tidak bersalah dan merasa tidak perlu memperbaiki perilakunya.
Intan berjuang untuk memperbaiki hubungan mereka dan meminta Eko untuk memperhatikan keluarganya dan memperbaiki perilakunya. Namun, Eko tampaknya tidak peduli dan tetap mempertahankan perilakunya yang membuat Intan merasa sangat tertekan.
Meskipun Intan merasa sangat tertekan dan tidak yakin apakah hubungan mereka bisa diperbaiki, dia memutuskan untuk tetap bertahan dan berjuang untuk memperbaiki hubungan mereka.
Intan memutuskan untuk memulai dengan memperbaiki diri sendiri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Dia mulai berolahraga, membaca buku, dan melakukan hal-hal yang membuatnya merasa lebih baik.
__ADS_1
Intan berharap dengan memperbaiki diri sendiri, dia bisa mempengaruhi Eko untuk juga memperbaiki diri dan memperbaiki hubungan mereka. Namun, Eko tampaknya masih belum sadar dengan masalah yang ada dan Intan harus berjuang untuk memperbaiki hubungan mereka sendiri.
Eko sudah terjebak dalam kehidupan yang gelap,yang membuat keluarga nya menjadi berantakan.
Suatu hari Intan pergi ke pasar untuk membeli sayur, dia mencari sayur kangkung,terong, ayam dan ikan nila kesukaan Eko. Berharap Eko sadar akan perhatian Intan padanya selama ini.
Intan kembali kerumah setelah satu jam mencari sayuran dan makanan yang disukai Eko di pasar.
Intan masak dengan semangat dan kasih sayang,sementara Eko masih terlelap dalam tidurnya karena waktu memang masih pukul 06.15 pagi. Semalam Eko juga pulang kerja pukul 23.00,Intan berpikir positif kalau mungkin Eko sangat capek. Intan selesai masak dan menyajikannya dalam meja makan ruang keluarga. Intan lanjut mengurus kedua anaknya yamg masih sekolah SD baru membangunkan Eko. Namun betapa kecewanya Intan setelah melihat kenyataan Eko tidak sarapan sama sekali.
Intan tidak mengerti mengapa Eko tidak sarapan meskipun makanannya sudah disajikan dengan rapi. Dia berusaha untuk tidak merasa kecewa dan memikirkan bahwa mungkin Eko sangat lelah setelah bekerja semalam. Namun, Intan tidak bisa menahan rasa kecewa dan kesal ketika Eko pergi bekerja tanpa memperhatikan makanannya.
Setelah Eko pergi bekerja, Intan memutuskan untuk berbicara dengannya dan meminta penjelasan. Namun, Eko tampak tidak peduli dan terus fokus pada ponselnya. Intan merasa sangat kecewa dan tidak memiliki solusi untuk masalah ini.
Intan merasa bahwa Eko tidak peduli pada perasaannya dan merasa sangat tertekan dan sendiri. Dia berusaha untuk menjaga kedua anak mereka dan menjalankan tugas rumah tangga, namun dia merasa sangat lelah dan tidak bisa mengatasi masalah ini sendiri.
Intan memutuskan untuk berbicara dengan orangtuanya dan meminta dukungan emosional. Orangtuanya memberikan dukungan dan membantu Intan untuk mengatasi masalah ini. Mereka membantu Intan untuk memikirkan solusi dan membantu Intan untuk memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
Intan memutuskan untuk bersabar dan memaafkan Eko, meskipun dia merasa sangat kecewa dan terluka. Dia berharap Eko sadar akan perasaannya dan memperbaiki perilakunya. Namun, Intan juga memutuskan untuk tidak tinggal diam dan memastikan bahwa Eko memahami perasaannya dan memperbaiki perilakunya.
Intan berharap bahwa masalah ini bisa segera teratasi dan hubungan mereka bisa kembali baik seperti dulu. Namun, dia juga sadar bahwa ini bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan waktu dan komunikasi yang baik.
Intan bertekad untuk bertahan dan memperbaiki hubungan mereka, meskipun dia merasa sangat lelah dan tertekan. Dia berharap bahwa masalah ini bisa segera terselesaikan dan dia bisa kembali hidup bahagia bersama suaminya dan anak-anaknya.
__ADS_1