Hurt Love

Hurt Love
Hurt Love-006


__ADS_3

Gavin baru saja pulang dari dari kantor setelah seharian berkutat dengan pekerjaannya. Setelah turun dari mobil, Gavin segera melangkahkan kakinya memasuki rumah.


Sesampainya di dalam rumah, Gavin segera duduk disofa lalu menyandarkan tubuhnya disofa. Dia kelihatan sangat lelah


"Kamu sudah pulang Vin, " kata Tari yang datang menghampiri Gavin.


"Iya Mah. Papah sama Zhiva mana?" tanya Gavin


"Papah kamu lagi istirahat dikamar kalau istri kamu Mamah gak tau, mungkin dia lagi malas-malasan dikamar, " kata Tari menjelekkan Zhivanna.


"Mah, Zhiva itu gak malas-malasan mungkin dia istirahat kan dia lagi sakit Mah, " kata Gavin membela Zhivanna.


"Alah cuma asam lambung doang masa harus istirahat sih. udah sekarang kamu suruh istri kamu masak buat Makan malam, Mamah udah lapar soalnya, " kata Tari.


"Kalau gitu aku ke kamar dulu ya Mah, " kata Gavin.


"Tunggu Gavin, " kata Tari menahan Gavi.n


"Ada apa Mah?" Tanya Gavin


"Apa kamu sudah memikirkan rencana yang Mamah bicarakan tadi siang?" tanya Tari


"Mamah kan udah tau jawabannya dan jawaban aku masih sama dengan tadi siang, aku gak mau menikah lagi, " jaawab Gavin


"Tapi sayang---" kata Tari


"Mah, udah stop kita gak usah bahas masalah ini lagi Oke. Aku lagi pusing Mah sama pekerjaan aku di kantor jangan Mamah tambahkan lagi dengan rencana Mamah itu, " kata Gavin.


Gavin bergegas pergi meninggalkan Mamahnya dengan kekesalan dihatinya sedangkan Tari, dia kesal karena dia gagal untuk membujuk Gavin agar mau menerima rencananya itu.


Sesampainya di kamar, Gavin tersenyum melihat Zhivanna yang sedang asyik membaca buku. Dia pun menghampiri Zivanna.


"Sayang, " panggil Gavin.


"Kamu udah pulang, Mas" Kata Zhivanna yang terkejut melihat kedatangan Gavin.


Gavin pun memeluk Zhivanna lalu mencium kening Zhivanna.


"Gimana keadaan kamu sekarang? Apa sudah baikan?" Tanya Gavin.


"Aku sudah baikan kok Mas, " kata Zhivanna.


"Syukurlah kalau begitu," kata Gavin.


"Aku siapin air hangat untuk kamu mandi ya Mas," kata Zhivanna


"Iya sayang, " kata Gavin.


Zhivanna segera pergi ke kamar mandi menyiapkan air hangat untuk Gavin. Sedangkan Gavin, dia duduk diatas kasur sambil melepaskan jas kerjanya lalu dia mengambil baju dari dalam lemari untuk dia pakai nanti setelah mandi.


Saat membuka lemari, tiba-tiba sebuah foto jatuh di hadapan Gavin. Gavin sangat terkejut melihat foto itu.


'Aku harus menyembunyikan foto ini sebelum Zhiva melihat foto ini,' batin Gavin.


Gavin pun mengambil foto itu, saat Gavin ingin menyembunyikan foto itu, tiba-tiba Zhivanna datang menghampirinya.


"Mas," panggil Zhivanna.


"Hah, iya sayang," jawab Gavin terkejut melihat kedatangan Zhivanna.

__ADS_1


"Air hangatnya udah aku siapin, " kata Zhivanna.


"Makasih ya sayang, " kata Gavin.


"Mas itu foto apa?" tanya Zhivanna melihat foto yang ada ditangan Gavin.


"Ini foto... aku waktu kecil, " jawab Gavin berbohong kepada Zhivanna.


"Coba sini aku lihat, " kata Zhivanna.


"Gak. kamu gak boleh lihat foto ini, " kata Gavin melarang Zivanna.


"Kenapa aku gak boleh lihat foto itu Mas? Aku kan gak pernah lihat foto kamu waktu kecil?" tanya Zhivanna.


"Lain kali aja ya sayang soalnya ini kan udah waktunya makan malam aku lapar banget sayang, " kata Gavin.


"Ya udah, tapi kamu harus janji lain kali kamu harus lihatin foto itu ke aku, " kata Zhivanna


"Iya aku janji sayang," Kata Gavin.


"Aku mau masak makan malam dulu ya, kamu cepetan mandi habis itu langsung ke meja makan," kata Zhivanna.


"Iya sayang," kata Gavin.


Zivanna segera keluar dari kamar sedangkan Gavin, dia langsung menyimpan foto itu dilaci. Setelah menyimpan foto itu dengan aman, Gavin segera keluar menyusul Zhivanna untuk makan malam bersama.


→Rumah Sella


Saat ini Sella sedang menikmati hidangan makan malam bersama keluarganya.


"Sella sayang" Panggil Dimas


"Apa kamu akan menetap disini atau kembali Amerika lagi?" Tanya Dimas


"Rencananya aku mau menetap disini, Pah soalnya aku merasa lebih nyaman disini daripada di Amerika gak enak jauh dari kalian" Jawab Sella


"Syukurlah sayang kamu menetap disini, kami gak mau kamu balik lagi ke Amerika sudah cukup 3 tahun lamanya kami berpisah dari kamu" Kata Stella


"Iya, Mah aku juga gak mau lagi pisah dari kalian" Kata Sella


"Begini sayang, rencananya Papah mau berhenti menjadi direktur diperusahaan Papah dan Papah mau kamu mengganti Papah untuk menjadi direktur" Kata Dimas


"Apa? Aku menggantikan Papah menjadi direktur diperusahaan Papah?" Tanya Sella tidak percaya


"Iya, sayang kamu mau kan menggantikan Papah untuk menjadi direktur diperusahaan Papah?" Tanya Dimas


"Udah sayang kamu terima aja lagipula ini kesempatan bagus untuk kamu karena kami gak mau kamu capek-capek cari kerja" Kata Stella membujuk Sella untuk menerima tawaran Dimas


"Baiklah karena ini kemauan Papah aku mau kok jadi direktur diperusahaan Papah" Kata Sell


"Syukurlah kalau kamu menerima tawaran Papah, Papah sangat senang. Besok kamu ikut Papah ke kantor ya, Papah akan kenalkan kamu sebagai direktur yang baru"Kata Dimas


"Iya, Pah" Kata Sella


Mereka pun melanjutkan makan malam mereka.


→Rumah Gavin


Saat ini Keluarga Gavin sedang menikmati hidangan makan malam mereka.

__ADS_1


"Oh ya, Vin besok Laura akan pulang kesini jadi sebelum ke kantor tolong ya temenin Mamah jemput dia di Bandara, " pinta Tari.


"Jadi besok Laura pulang Mah?" tanya Gavin senang karena dia sudah lama tidak bertemu dengan adik kesayangannya itu.


"Iya tadi dia kasih tau Mamah lewat pesan katanya besok dia mau pulang kesini," jawab Tari" Jadi besok kita akan membuat penyambutan yang sangat meriah untuk Laura."


"Iya, Mah aku setuju soal penyambutan itu kan Laura pertama kalinya pulang ke Indonesia setelah 5 tahun berada di Australia, " kata Gavin.


"Zhiva, tolong kamu masak yang enak buat putri saya jangan sampai penyambutannya besok gagal gara-gara masakan gak enak," pinta Tari.


"Iya Mah, aku akan masak yang enak buat Laura besok soalnya aku juga mau menyambut kedatangan adik ipar aku, " kata Zhivanna.


"Ya sudah ayo kita lanjut makan, " kata Vendo.


Mereka pun melanjutkan makan malam mereka, setelah selesai makan malam, mereka segera pergi ke kamar masing-masing untuk istirahat.


...****************...


... ...


...(Keesokan Harinya)...


→Bandara


Gavin dan Tari sedang berada di Bandara menunggu kedatangan Laura. Mereka sudah menunggu Laura selama berjam-jam, Namun Laura tidak datang juga.


"Duh, Vin adik kamu mana sih? Kok belum datang juga?" tanya Tari tidak sabar sekaligus khawatir


"Sabar, Mah mungkin sebentar lagi dia juga datang kita tunggu aja ya, " jawab Gavin menenangkan Ibunya.


Tak lama kemudian, mereka melihat seorang gadis cantik memakai kacamata hitam datang menghampiri mereka sambil menggerek kopernya.


"Mamah, " panggil Gadis itu kepada Tari.


"Laura ini kamu sayang, " kata Tari.


"Yaiyalah, Mah ini aku putri kesayanga Mamah masa Mamah lupa sih sama aku," kata Gadis itu yang ternyata adalah Laura.


"Ya ampun sayang, Mamah kangen banget sama kamu, " Kata Tari seraya memeluk Laura dengan erat


"Aku juga kangen banget sama Mamah, " kata Laura.


Tatapan Laura beralih kepada Gavin yang tersenyum kepadanya.


"Kak Gavin, aku kangen banget sama Kakak, " kata Laura seraya memeluk Gavin.


"Aku juga kangen banget sama adik kesayangan aku ini, " kata Gavin.


"Oh ya, kata Mamah Kakak udah nikah ya maaf ya Kak waktu pernikahan Kakak aku gak datang, " kata Laura.


"Iya, aku tau kok waktu itu kamu masih sibuk sama kuliah kamu, " kata Gavin.


"Mamah, Kak Gavin, ayo kita pulang aku udah gak sabar mau ketemu Papah sama Kakak ipar aku, aku kan belum kenalan sama dia, " kata Laura.


"Ayo kita pulang, " ajak Gavin.


Mereka bertiga segera pergi meninggalkan Bandara. Diluar Bandara, mereka langsung masuk ke dalam mobil. Gavin pun menjalankan mobilnya menuju rumah mereka.


......[Bersambung...]......

__ADS_1


__ADS_2