
Alucard pun keluar dengan wajah kecewa membuat kagura dan hayabusa penasaran.
"Alucard? Kenapa wajah mu murung? Apa yang terjadi?" Tanya kagura ke Alucard penasaran
"dia tidak mau melakukan nya dengan ku" jawab Alucard sambil menampilkan ekspresi kecewa
"loh, ko dia gak mau sih? Aneh!" ujar hayabusa sambil menggelengkan kepala nya
"ah... Coba biar aku yang bicara sama dia..." Ujar kagura dan Alucard pun setuju
*tok tok tok
"Ruby ini kagura... Aku boleh masuk kan?" Ujar kagura sambil mengetuk pintu
"Baiklah... Kamu saja kan? Kalo iya silahkan masuk saja" Ujar Ruby dari dalam kamar dan kagura pun langsung masuk ke dalam kamar.
"Ruby ada yang ingin ku bicarakan" Ujar kagura sambil duduk di kasur nya
"ingin membicarakan apa?" Tanya Ruby sambil memakai pakaian nya
"apa Alucard mengajak mu melakukan hubungan badan?"
"iya, baru saja tadi... Kenapa?"
"kenapa kamu menolak nya? Ruby kalau kamu begitu terus dia akan bosan dengan mu"
"Kagura chan... Kamu gak akan mengerti... Jika dia mencintai ku dia harus bisa menghargai ku... Mohon maaf kagura chan. Di negara ku yang seperti itu adalah hal tabu untuk anak sekolah"
"Ruby kalau kamu terus begini kamu akan kehilangan nya... Kamu akan menyesal Ruby... Terserah kamu aja yang penting aku sudah memberi tahu mu" Ujar kagura lalu keluar dari kamar dan Ruby pun menjadi kepikiran dengan apa yang di katakan oleh Kagura
Kagura pun berjalan ke arah Alucard dan Hayabusa yang sedang duduk duduk di bangku tak jauh dari kamar kagura dan Ruby
"Bagaimana? Dia mau?" Tanya Alucard ke kagura penasaran
"sulit sekali... Dia tidak mau juga..." jawab Kagura lemas
"lagian nih ya.. Kalo gak salah Ruby kan baru awal pacaran... Wajar lah masih kaku, jangan langsung lah tunggu hubungan kalian berjalan lama... Nanti juga dia mengerti" Ujar Hayabusa ke Alucard
"nah nah betul juga tuh kata hayabusa" Ujar Kagura mulai semangat.
Tidak lama kemudian pun Ruby memanggil mereka untuk masuk kembali.
Kagura,Hayabusa dan Alucard pun masuk ke dalam kamar kembali.
Namun tiba tiba saja Miya mengetuk pintu kamar Ruby dan Kagura untuk memanggil Alucard.
__ADS_1
"Ada Alu-kun? Ada yang ingin ku bicarakan dengan nya" Tanya Miya ke Kagura yang membuka kan pintu
"ada apa Miya? Aku disini" Ujar Alucard langsung berbicara
"aku ingin berbicara sebentar Alu" jawab Miya sambil menatap Alucard dan Ruby
Ketika Alucard ingin berdiri dari tempat duduk nya Ruby pun memegang tangan Alucard dan menggelengkan kepala nya.
"sebentar saja ya Love..." ujar Alucard ke Ruby sambil mengelus rambut nya
"Gak! Gak boleh! Aku ikut!" Ujar Ruby memeluk tangan Alucard
"posesif banget sih! Orang cuman sebentar!" Ujar miya mulai kesal
"pala lu posesif! Lo tar aneh aneh in dia lagi!" Ujar Ruby mulai emosi
"sabar Ruby sabar... Yaudah yuk kalo kamu mau ikut gapapa" Ujar Alucard ke Ruby membuat miya kesal
"Tanpa Ruby! Aku hanya ingin bicara berdua kamu Alu-Kun" jawab Miya sambil menyila kan tangan nya
Kagura dan Hayabusa hanya bisa menonton saja karna tidak tau detail masalah nya.
"Ruby... Sebentar ya... Aku gak akan aneh aneh ko..." Ujar Alucard sambil tersenyum ke Ruby namun Ruby tetap menahan nya
"Cih! Bucin!" ketus miya ke Ruby
"udah ya Love... Aku gak akan lama ko" Ujar Alucard tetap membujuk Ruby yang akhirnya mengizinkan nya
"Baiklah 10 menit maksimal" Ujar Ruby dan Alucard pun mencium dahi nya dan langsung pergi dengan miya
Ruby pun penasaran jadi dia mengikuti Miya dan Alucard secara diam diam tanpa ketahuan dari belakang.
Namun ketika mengikuti Ruby curiga karna jalan nya adalah arah ke kamar Alucard dan benar saja mereka ber 2 ke kamar Alucard.
Ruby pun mengintip sedikit dari Sela Sela lubang kunci dan Ruby terkejut ternyata mereka kissing dan aneh nya lagi Alucard meladeni Miya. Ketika Ruby melihat lebih lanjut Alucard membuka baju Miya begitu juga sebaliknya. Mereka melakukan nya lagi. Ruby hanya bisa diam sambil menangis dan Ahir nya lari ke arah kamar nya.
Ketika dia berlari dia pun menabrak Valir senior nya di sekolah tersebut. Ruby pun terjatuh namun air matanya masih mengalir.
"Maaf saya... Hiks... Tidak sengaja" Ujar Ruby sambil menangis
"Eh kamu lagi... Pas banget nih lagi pengen... Eh ada rejeki bocah polos nabrak" Ujar Valir membuat Ruby langsung cepat menatap ke arah nya
Ruby pun mulai berdiri dan ingin melarikan diri namun Valir langsung membekap mulut nya dan menyeret Ruby ke arah Kamar nya.
Begitu terkejut lah Ruby ketika tau Valir sekamar dengan Bruno membuat nya semakin takut.
__ADS_1
"ja-jangan ka..." ujar Ruby mencoba membuka pintu namun tidak bisa karna di kunci dan kunci nya di sembunyikan oleh Valir dan Bruno
"cup cup jangan nangis dong Junior ku..." Ujar Valir sambil mengelus pipi Ruby dan Bruno pun memegang kedua tangan Ruby agar tidak bergerak
Ruby pun teriak ke kencang kencang nya ketika Valir mulai membuka kancing baju nya.
"Lepasin! Tolong!" Jerit Ruby dengan suara yang sangat keras
"berisik sialan! Tinggal nikmatin aja susah banget sih!" keluh Bruno langsung membekap mulut Ruby
*brak!
Tiba tiba saja Pintu di dobrak oleh seseorang... Ruby sangat terkejut ketika tau yang mendobrak adalah gusion
*ckrek
Gusion memfoto kejadian yang sedang dia lihat menggunakan ponsel nya.
"lepasin atau gue bakal laporin ke kepala sekolah!?" Ujar gusion dengan wajah yang sepertinya marah.
Ahirnya Ruby pun di lepaskan. Ruby dan gusion pun keluar dari kamar Bruno dan Valir
Ruby pun langsung memeluk gusion dengan spontan.
"Trimakasih! Aku benar benar berterimakasih! Gusion senpai terimakasih!" Ujar Ruby ber ulang ulang
"lain kali kamu hati hati ya Ruby!" Ujar gusion membalas pelukan Ruby dan mengelus Rambutnya dengan lembut
Ruby pun merasa nyaman dengan gusion. Namun dia masih kepikiran Alucard sehingga dia melepaskan pelukan nya.
"aku akan membalas kebaikan gusion senpai ! Kira kira apa yang bisa saya bantu senpai?" Tanya Ruby dengan wajah penuh harap ke gusion
*dia imut banget aku gak bisa tahan lagi* Ujar Gusion dalam Hati lalu mendekatkan wajah nya ke wajah Ruby
"apa kira kira yang bisa saya ban-" belum sempat menyelesaikan kata kata nya Gusion sudah mencium Ruby.
"itu saja cukup... Maaf ya tiba tiba..." Ujar Gusion sambil melepaskan ciuman nya dan tanpa sadar muka nya me merah
"e-eh i-iya ka... Ga-gapapa" Ujar Ruby terbata bata tanpa sadar muka nya juga me merah
"kamu gak marah kan Ruby?" Tanya Gusion sambil menatap mata Ruby
"ngga senpai. Mana mungkin saya marah sama orang yang sudah menolong saya" jawab Ruby sambil menatap Gusion balik untuk meyakini nya
Tidak lama kemudian Alucard pun keluar dari kamar nya dan berjalan ke arah kalau Ruby.
__ADS_1
Alucard pun melihat Ruby sedang ber 2 dengan gusion sambil mengobrol. Seketika Alucard langsung menarik kerah baju belakang Ruby dengan kasar.
"baru di tinggal sebentar udah ber 2 an sama cowo lain!" Ujar Alucard Kesal