
Ting... Tong... Teng... Tong...
Bel pulang sekolah pun berbunyi
"Alu-kun!" sapa Miya sambil menghampiri Alucard
"Hey, Yuk kita ke asrama bareng..." ujar Alucard sambil merangkul Miya
"Yuk!" Jawab Miya sambil tersenyum dan sesekali melirik ke arah Ruby
*sekarang kamu rasakan apa yang ku rasakan dulu* Ujar Miya sambil melirik Ruby
Ruby pun hanya diam saja seperti tidak terjadi apa apa. Namun tiba tiba Miya melihat ke arah Claude.
"Alu... Itu siapa? Anak baru?" Tanya Miya ke Alucard
"Iya... Anak baru... Teman kecil nya Ruby sih katanya... Ada apa? Lagi pula bukan nya kemaren kamu sudah lihat dia ya... Ko baru nanya in" jawab Alucard sambil bertanya kembali
*Lucky! Ntah kenapa Ruby itu beruntung banget sih* Ujar Miya dalam hati sambil terus memperhatikan Claude
"hey Miya! Kenapa? Dia tampan ya?" Tanya Alucard
"banget... *eh!" Ujar miya keceplosan
"sudah lah ayo jalan!" Ujar Alucard dengan wajah kesal sambil menggandeng tangan Miya keluar dari kelas nya
Tiba tiba saja Claude pun merangkul Ruby yang terlihat sedih.
"Yuk ke asrama... Katanya mau ke kamar ku sekarang" Ujar Claude sambil tersenyum ke arah Ruby
"Yuk" Jawab Ruby sambil membalas senyuman Claude
*ntah kenapa rasanya deg deg an setiap ber 2 sama Claude. Padahal dulu kami sering main ber 2 namun perasaan ku biasa saja* Ujar Ruby dalam hati
Tanpa mereka sadar Chou memperhatikan Ruby dan Claude dari tadi.
*kapan aku punya kesempatan kalau selalu saja pria tampan yang mendekati mu Ruby!* Ujar Chou dalam hati
Ruby dan Claude pun berjalan ke arah asrama ber 2. Claude menggandeng tangan Ruby membuat muka Ruby me merah.
Tidak lama kemudian mereka pun sampai di kamar Claude.
"ngomong ngomong nih bukan nya satu kamar itu harus ber 2 ya... Ko kamu sendiri sih" Tanya Ruby penasaran sambil duduk di bangku meja belajar Claude
"aku awalnya juga mau satu kamar dengan Argus. Tapi kepala sekolah bilang mereka punya banyak kamar kosong sehingga Aku, Lesley dan Argus kamar nya sendiri sendiri" Jawab Claude sambil menaruh tas nya di atas meja belajar nya
"enak nya... Kamu bisa bebas menguasai kamar..." Ujar Ruby sambil menatap Claude
"haha malah enak an ber 2 tau jadi ada teman ngobrol di kamar... Oh ya Ruby mau minum apa?"
"aku mau ocha hangat ya... Dingin dingin gini enak minum yang hangat"
"Baiklah tunggu sebentar ya" Ujar Claude langsung berjalan ke arah dapur.
__ADS_1
Lalu Claude pun kembali membawa 2 gelas ocha hangat dan menaruh nya di atas meja.
Ruby pun langsung meminum ocha hangat tersebut.
"enak nya... Badan ku jadi terasa hangat..." Ujar Ruby sambil tersenyum. Muka Claude pun me merah melihat senyum Ruby
*ah dia manis banget! Rasanya Ingin aku melakukan sesuatu pada nya* Ujar Claude sambil memperhatikan Ruby dari ujung kaki hingga ujung kepala
*ah! Aku sudah tak tahan lagi! Baik atau tidak, dia marah atau tidak, aku gak peduli... Aku menginginkan nya* Ujar Claude sambil menggendong Ruby dan membawanya ke atas kasur nya.
"eh? Claude? Kenapa?" Tanya Ruby penasaran
"Aku menginginkan mu" Jawab Claude sambil mendorong Ruby dan posisi Ruby menjadi tiduran
Claude pun mencium Ruby dengan tangan nya yang mulai membuka kancing seragam Ruby satu persatu
"Claude stop!" Ujar Ruby sambil menahan tangan Claude yang ingin melanjutkan membuka kancing baju nya
Claude pun memegang kedua tangan Ruby dengan erat dan mulai mencium leher nya secara perlahan.
"h-he-hentikan" Ujar Ruby terbata bata.
"aku tau kamu juga menginginkan ini kan Ruby?" Tanya Claude sambil menatap Ruby dan melepaskan tangan nya
*rasanya jantung ku berdetak sangat kencang. Apa dia mendengar nya?* Ujar Ruby dalam hati sambil menatap mata Claude
Ruby pun memegang pipi Claude dengan lembut tangan nya mencoba membuka kancing baju Claude. Tangan Ruby pun gemetaran karna gugup nya.
*sekarang aku sadar... Claude... Aku menyukai mu...* Ujar Ruby dalam hati
Tidak lama kemudian mereka pun selesai melakukan nya... Claude pun langsung memakai baju nya kembali...
"kamu kasar banget Claude jadi sakit nih!" Keluh Ruby
"kayak baru pertama kali aja sakit... Lagi pula aku sudah main se lembut mungkin"
"dasar kamu ya... Beneran sakit tau!"
"ya sudah nanti juga lama lama sakit nya ilang... Aku buat kan makanan ya... Kita makan dulu" Ujar Claude sambil berjalan ke arah dapur
"ya sudah aku tidur dulu sebentar ya..." Ujar Ruby sambil menarik Selimut
"hey! Pakai baju dulu lah! Masuk angin nanti kamu!" ujar Claude sambil memberhentikan langkah nya
"ah, nanti saja... Aku kelelah an nih... Kamu main terlalu kasar sih"
"Ruby... Pakai baju nya! Aku gak mau kamu sakit!"
"iya iya... Bawel kamu ya..." Ujar Ruby langsung bangun dan memakai baju nya
Claude pun langsung berjalan ke arah dapur dan membuat kan makanan. Setelah selesai Claude dan Ruby pun makan bersama lalu Claude mengantarkan Ruby sampai depan pintu kamar nya.
Waktu membuka pintu kamar Ruby kaget karna ada Alucard di dalam kamar nya. Ruby pun hanya berjalan seperti biasa menganggap Alucard tidak ada di situ.
__ADS_1
"Kagu-Chan... Aku mau camilan..." Ujar Ruby sambil berjalan ke arah dapur
"Ruby? Kamu dari mana saja? Tuh Alucard nungguin kamu dari tadi" Ujar Kagura yang sedang sibuk masak
"Alucard? Dimana aku tidak melihat nya tuh" Ujar Ruby dengan tatapan tak bersalah ke arah Kagura
Kagura pun langsung berjalan ke arah kamar dan ternyata Alucard masih ada di situ
"Ruby! Itu Alucard! Mata mu dimana sih!" Ujar Kagura sambil mendorong Ruby ke arah Alucard
"oh, dia? Ku kira makhluk gaib" ketus Ruby dengan nada datar
"ku tinggal masak dulu... Kalian ngobrol lah dulu" Ujar kagura sambil melanjutkan masak nya
"Ruby..." Ujar Alucard sambil menatap ke arah Ruby
"apa lagi mau mu?" Tanya Ruby sambil membalik an badan nya dari Alucard
"Maafkan aku"
"sudah ku maafkan. Lalu apa lagi?"
"bisa kita gak diem diem an kayak tadi? Kita bisa jadi teman kan?"
"Haah... Terserah saja..." ujar Ruby sambil menghela nafas nya
Alucard pun memeluk Ruby dari belakang dan Ruby langsung menyikut perut Alucard dengan kencang
"aduh! Ko kamu jadi kasar sih Ruby!" Ujar Alucard sambil memegang perut nya
"jangan sentuh aku! Kalau kamu berani menyentuh ku lagi. Akan ku patah kan batang leher mu!" Ujar Ruby lalu pergi keluar dari kamar nya
Ruby pun berjalan ke arah taman sekolah dan duduk di bangku dekat air mancur
*berat sekali... Apa apaan dia sudah jelas pacaran sama Miya masih saja menggoda ku* Ujar Ruby dalam hati sambil menampilkan muka masam nya
Namun tiba tiba saja ada yang menutup mata Ruby dari belakang.
"Ayo tebak siapa!" Ujar orang tersebut... Suara nya pun gak asing lagi di telinga Ruby
"Gusion senpai! Aku tau!" Ujar Ruby dan Gusion pun langsung melepaskan tangan nya yang menutupi mata Ruby dan duduk di sebelah Ruby
"sendirian aja kamu, sambil bengong lagi... Awas kesambet" Ledek Gusion lalu mencubit pipi Ruby
"iya haha lagi pengen sendiri aja aku" Jawab Ruby sambil tertawa kecil ke arah gusion
"kamu gak boleh sendirian pokok nya... Aku akan selalu ada dimana mana" Ujar gusion sambil merangkul Ruby
"haha senpai selalu begitu... Seperti biasa selalu saja datang di waktu yang tepat... Aku jadi bingung caranya ber terimakasih itu bagaimana" Ujar Ruby sambil tersenyum
"dengan cara selalu dekat dengan mu sudah lebih dari cukup dari kata terimakasih" Jawab gusion sambil memegang tangan Ruby
*bagaimana ini... Sepertinya dia menyukai ku* Ujar Ruby dalam hati sambil menatap ke arah gusion
__ADS_1