Hurt Me And Get Her

Hurt Me And Get Her
Part 21


__ADS_3

*semoga... Tindakan yang ku lakukan ini benar* Ujar Ruby dalam hati sambil berjalan ke arah gerbang sekolah.


Sesampainya di depan gerbang ternyata Ruby tidak boleh keluar oleh security sekolah di karna kan jam nya untuk latihan lomba besok.


Ruby pun kembali berjalan ke Asrama.


*padahal lagi pengen makan Udon... Kenapa sih sekolah ini ribet banget!* Ujar Ruby dalam hati sambil terus berjalan.


Skip....


Ke esok an hari nya adalah hari ulang tahun sekolah yang di awali dengan apel pagi.


Setelah apel pagi istirahat selama 30 menit. Ruby pun berjalan ke arah kelas nya.


Sesampainya di kelas Ruby langsung duduk di bangku nya dan membuka ponsel nya untuk bermain game.


Setelah istirahat selama 30 menit semua murid langsung berkumpul di Aula untuk lomba pertama adalah Lomba nyanyi.


Ruby duduk tepat di tengah tengah antara Claude dan Alucard. Awalnya Ruby ingin duduk sendiri namun tiba tiba Claude dan Alucard pun mendekat.


"Hey Alu, bukan nya kamu ke belakang panggung ya untuk siap siap? Bentar lagi selesai loh lomba nyanyi ini" Ujar Ruby ke Alucard tanpa menatap Alucard


"oh, iya bener juga... Aku ke belakang panggung dulu deh. Makasih ya udah inget in Ruby" Ujar Alucard sambil tersenyum


Ruby pun kembali memperhatikan yang sedang lomba nyanyi namun tiba tiba saja Claude memegang tangan Ruby.


"Lepaskan...." Ujar Ruby pelan


"Tidak sebelum kamu bersikap seperti biasa terhadap ku" Jawab Claude dengan nada pelan


"aku gak nyaman. Tolong lepaskan" Ujar Ruby langsung menyingkirkan tangan Claude


"ikut gue sekarang! Lo bikin kesabaran gue abis ya!" Ujar Claude sambil menarik tangan Ruby ke arah belakang sekolah.


Sesampainya nya di belakang sekolah Claude langsung melepaskan tangan Ruby dengan kasar


"Mau apa lagi sih!? Acara sekolah belum kelar! Mau ngapain kesini!" Ujar Ruby dengan nada keras


Claude pun langsung mendekat ke arah Ruby dan menyudut kan nya ke tembok.


"maafkan Aku.... Aku benar benar minta maaf Ruby.... Aku menyesal... Ku mohon bersikap lah seperti biasa... Aku gak mau kamu terus begini Ruby" Ujar Claude sambil menunduk an kepala nya


"Claude... Aku sudah memaafkan mu sebelum kamu meminta nya... Aku masih agak syok dengan apa yang kamu lakukan. Jujur aku masih menyukai mu..." Ujar Ruby dengan matanya yang berkaca kaca


"maaf aku hanya cemburu kamu dekat dengan laki laki lain. Padahal aku seharusnya sadar kalau aku bukan pacar mu"


*benar... Kami saling menyukai namun kami tidak pernah berstatus pacaran...* Ujar Ruby dalam hati


"Ruby... Kamu bisa kan seperti biasa lagi dengan ku?" Tanya Claude sambil menatap Ruby.


*baiklah... Aku akan maju duluan jika kamu gak berani Claude...* ujar Ruby dalam hati

__ADS_1


"bisa... Aku akan bersikap seperti biasa lagi dengan mu... Tapi..." Jawab Ruby sambil menatap Claude


"Tapi?"


"Claude... Kita sudah dekat dari dulu... Kita juga sudah mengenal satu sama lain... Kita juga sudah menyatakan sama sama suka... Jadi... Apa kamu mau jadi pacar ku?" Ujar Ruby sambil menatap Claude penuh harapan


Claude pun kaget dengan apa yang di kata kan oleh Ruby. Hati Claude belum siap menerima Cinta... Dia belum siap untuk pacaran.


"Tidak" Jawab Claude singkat Ruby pun langsung lemas dengan jawaban Claude


"i-iya juga ya... Ki-kita lebih cocok ja-jadi sahabat... A-aku duluan ya..." Ujar Ruby langsung pergi dari hadapan Claude sambil menahan airmata nya


Claude pun langsung mengejar Ruby dan menarik tangan Ruby kembali ke belakang sekolah.


Dan tiba tiba saja Ruby menangis... Dia sudah tak bisa menahan airmata nya lagi... Dia menangis di hadapan Claude.


"Jangan menangis... Tanpa status kita juga tetap bisa dekat" Ujar Claude sambil mengelap airmata Ruby


"ga! Ga mau! Aku sangat menyukai mu Claude!" Ujar Ruby sambil terus menangis


"memang apa yang kamu ingin kan dengan status itu. Kamu ingin ciuman? Pelukan? Berhubungan badan? Hey! Tanpa status itu kita bisa melakukan nya!" Ujar Claude tegas


"memang... Hiks... Apa Artinya aku... Hiks... Buat kamu..." Tanya Ruby sambil terus mengeluarkan airmata nya


"seperti nama mu *Ruby* ... Kamu lebih berharga dari berlian di hidup ku... Karna kamu... Aku jadi tau bagaimana rasanya memperjuangkan sesuatu yang berharga..." Jawab Claude sambil tersenyum ke arah Ruby


"T-te-terimakasih..." Jawab Ruby sambil mengelap Airmatanya lalu tersenyum ke arah Claude


Claude pun memeluk Ruby sambil mengelus rambut nya dengan lembut


*aku... Telah di tolak...* Ujar Ruby dalam hati


Ruby dan Claude pun kembali ke aula dan duduk di tempat semula


Dan pas banget ternyata waktu nya Couple Fashion Show Miya & Alucard. Ruby tidak melihat melainkan dia hanya menunduk an kepala nya.


"Ruby? Kenapa?" Tanya Claude penasaran


"Tidak apa apa... Oh, ya aku ke toilet sebentar ya..." Jawab Ruby langsung berdiri dari kursi nya dan langsung berjalan keluar dari Aula


Ruby pun berjalan naik ke arah atap sekolah untuk mencari udara segar untuk menenangkan hati nya...


Sesampainya di atap sekolah Ruby langsung ke pagar ujung sambil melihat pemandangan sekolah nya dari atas.


*bahkan sampai sekarang masih gak nyangka aku bisa dapat beasiswa di sekolah ini* Ujar Ruby dalam hati sambil tersenyum menikmati pemandangan sekolah dan Angin segar


"Ruby? Kenapa kamu juga disini?" Ujar seseorang dari belakang Ruby... Ruby pun langsung membalikkan badan nya dan ternyata dia adalah Gusion


"lah... Senpai sendiri kenapa ada disini?" Tanya Ruby penasaran sambil menatap Gusion


"aku bosan dengan acara seperti itu makanya aku kesini, kalau kamu?"

__ADS_1


"kalo aku... Hmm... Perasaan ku sakit melihat dia sama orang lain di atas panggung tadi... Seandainya aku menerima tawaran nya waktu itu... Pasti aku yang ada di sebelah nya sekarang ini" Ujar Ruby sambil kembali membalik an badan nya melihat pemandangan sekolah.


"Tidak ada yang perlu di sesali... Itu semua sudah pilihan mu... Buat apa kamu sesali? Dari pada selalu melihat masa lalu... Lebih baik kamu memikirkan masa depan" Ujar Gusion sambil berjalan ke sebelah Ruby


"ya... Aku juga sempat berfikir seperti itu... Tapi... Pikiran dan perasaan ku tidak pernah sama..."


"terkadang memang suka seperti itu... Pastinya berat ya... Di sukai oleh 3 cowo sekaligus"


"hah? 3? Emang siapa aja?"


"Aku, Mantan mu, sama satu lagi aku gak tau nama nya siapa yang sering ber 2 sama kamu"


"ah... Begini senpai... Pertama, mantan ku sudah menyukai Miya... Ke 2, aku di tolak oleh Claude orang yang sering ber 2 sama aku itu... Dan ke 3, sepertinya hanya Gusion senpai yang benar menyukai ku. Menyedihkan ya jadi aku..."


Ketika Gusion dan Ruby sedang asik mengobrol tiba tiba saja Claude datang.


"Ruby! Ternyata kamu disini! Terus kenapa kamu sama dia!?" Tanya Claude ke Ruby mulai emosi


"oh, Claude... Aku merasa agak bosan dengan acara nya" Ujar Ruby sambil membalik an badan nya


"Aku lebih baik pergi dulu sepertinya" Ujar Gusion langsung berjalan ke arah tangga namun tiba tiba saja kerah baju Gusion di tarik oleh Claude dan Claude menonjok pipi kiri Gusion dengan keras


"Hei! Claude kamu gila!?" Ujar Ruby langsung berlari ke arah Gusion yang terjatuh


Gusion pun langsung berdiri dan membalas tonjok an Claude.


"Jangan mendekat Ruby... Aku memang tidak menyukai kekerasan... Tapi... Kamu yang mulai!" Ujar Gusion sambil melihat ke arah Claude dengan tatapan sinis.


Gusion dan Claude pun berantem hebat.


"BERHENTI!" Teriak Ruby seketika Claude dan gusion langsung melihat ke arah Ruby yang sudah berada di luar pagar dan bersiap untuk terjun ke bawah


"Ku bilang berhenti atau aku akan Loncat!" Ujar Ruby dengan tatapan kosong nya.


"Ruby! Jangan gila kamu! Ini Lantai 4 Ruby!" Ujar Claude sambil berjalan mendekat


"Ruby! Jangan... Maaf kan aku... Aku akan berhenti berantem" Ujar gusion juga sambil mendekat ke arah Ruby


"JANGAN MENDEKAT!" Teriak Ruby sambil mengeluarkan airmata nya


"iya iya... Aku tidak akan mendekat lagi Ruby sudah ya jangan begitu ya... Sadar kan diri mu Ruby!" Ujar gusion sambil berhenti mendekat ke arah Ruby


"karna aku kalian jadi bertengkar. Kalau aku tidak ada ini semua gak akan terjadi kan!?" Ujar Ruby dengan tatapan kosong nya


Claude pun tetap berjalan ke arah Ruby secara pelan pelan


"KU BILANG BERHENTI MENDEKAT ATAU AKU AKAN LOMPAT SEKARANG" Teriak Ruby namun Claude tidak memperduli kan nya dan malah berlari ke arah Ruby


Ruby pun akhirnya nekat melompat dan terjun ke bawah dengan tak sadar sadarkan diri dengan darah yang sangat banyak


Seketika Gusion langsung lari ke bawah bersama dengan Claude.

__ADS_1


Ruby pun langsung di lari kan ke rumah sakit terdekat.


*aku bisa mendengar semua keributan. Namun... Aku tidak bisa membuka mata ku... Mama... Aku takut...* Ujar Ruby dalam hati


__ADS_2