
Ruby pun ikut mengantar Miya ke rumah sakit di ikuti oleh Alucard dan Claude
Muka Ruby tampak panik Alucard dan Claude yang tau itu hanya bisa diam
Ruby, Alucard dan Claude pun duduk di ruang tunggu. Ruby dari tadi memainkan jari nya karna panik dan bingung harus berbuat apa
*Aku sudah kehilangan Ibu dan Ayah ku... Ko mohon aku tidak mau kehilangan teman ku... Jika keajaiban itu memang ada tolong selamatkan teman ku... Akan ku perbaiki semua yang ku perbuat. Miya... Kamu pasti kuat... Bahkan kita belum menyelesaikan drama musikal kita... Miya... Maafkan ke egois an ku merebut nya kembali dari mu...* Ujar Ruby dalam hati dan tiba tiba airmata nya menetes
"stt stt udah udah jangan menangis... Kita sedang di tempat umum" Ujar Alucard sambil memeluk Ruby
"heh! Siapa lo peluk peluk!" Ujar Claude yang terlihat cemburu
"diam dulu lah! Se enggak nya biar dia tenang dulu!" Ujar Alucard sambil mengeluh rambut Ruby dengan lembut
Tidak lama kemudian orang tua Miya pun datang bersamaan dengan dokter yang keluar dari kamar rawat Miya
Dokter tersebut menghela nafas panjang lalu berbicara
"Maaf... Kami sudah berusaha se baik mungkin..." Ujar dokter tersebut seketika orang tua Miya langsung menangis
"Alu... Apa artinya itu!? Ke apa dokter itu bilang begitu!? Teman ku gak kenapa napa kan!? Alu! Jawab aku!" Ujar Ruby panik sambil menarik narik kerah baju Alucard
"Ayo kita masuk aja..." Ujar Claude sambil menarik tangan Ruby masuk ke dalam ruang rawat Miya
__ADS_1
Ruby melihat Miya di tutupi oleh kain berwarna putih seketika Ruby semakin menangis
"gak! Gak mungkin kan! Miya! Bahkan kita belum menyelesaikan drama musikal kita! Miya... Kenapa jadi begini... Hiks..." ujar Ruby akhirnya terjatuh karna kaki nya sangat lemas melihat teman nya yang sudah tidak bernyawa
"stt udah udah tenang Ruby... Semakin kamu menangis dia semakin tidak tenang nanti nya..." Ujar Alucard sambil memegang pundak Ruby
"tch! Lagian udah tau sakit macem macem in anak orang lagi sebelum per-" sebelum Claude menyelesaikan kata katanya Alucard memukul perut Claude
"bisa diam gak! Kalo gak bisa bikin Ruby tenang se enggak nya jangan bikin dia makin stres" Bisik Alucard ke Claude
"Aku kehilangan teman ku, lalu habis ini siapa!? Aku merasa hidup ini gk adil! Kenapa harus aku dari sekian banyak manusia!?" Ujar Ruby terus mengeluh. Alucard hanya bisa membantu menenangkan Ruby
Skip...
Ke esok an hari nya Ruby masuk sekolah dengan mata yang merah dan bengkak karna semalaman menangis.
"Ruby... Ambil permen ini tapi kamu makan kalo kamu lagi menghadapi sebuah kenyataan yang pahit... Supaya kamu inget kalau di dunia ini masih ada yang manis" Ujar Alucard sambil tersenyum
Seketika Ruby langsung memeluk Alucard sambil menangis
"Alu... Aku ini teman yang jahat ya? Aku membiarkan Miya menahan rasa sakit nya sendiri sedangkan aku malah memikirkan diri ku sendiri..." Ujar Ruby sambil terus mengeluarkan Airmatanya
"Ruby... Jangan terus menyalahkan diri mu sendiri..." Ujar Alucard sambil mengelus rambut Ruby dengan lembut
__ADS_1
"tapi memang benar aku melakukan itu Alu..."
"ya, kamu memang melakukan itu... Tapi kalau kamu terus terus an menyalahkan diri mu kamu akan terus terpuruk kayak gini. Apa kamu mau Ruby terus terus an begini? Apa kamu gak mau berubah? Kalo kamu terus menangisi Miya dia tidak akan tenang di sana... Kamu harus bisa terima kenyataan yang pahit Ruby" Ujar Alucard dan akhirnya Ruby pun mengambil permen yang di tangan Alucard lalu memakan nya
*ah, muka nya manis sekali... Tapi sayang ini di kelas* Ujar Alucard dalam hati
"Ruby! Ikut aku yuk kita bolos!" Ujar Alucard langsung menarik tangan Ruby sambil berlari dengan cepat
"A-alu! Tunggu dulu!" Ujar Ruby namun Alucard tetap membawa nya
Alucard pun membawa Ruby ke kamar nya dan langsung menutup pintu kamar nya
"ngapain kita kesini Alu? Kita gak boleh bolos! Bentar lagi kita ujian kenaikan kelas!" Ujar Ruby namun tiba tiba saja Alucard langsung mencium Ruby dan mendorong nya ke arah kasur
"Sekali ini aja ko kita bolos ya... Ruby" Ujar Alucard sambil melepas ciuman nya dan menyela kan jari2nya di Sela Sela jari Ruby
Alucard pun mulai mencium leher Ruby secara perlahan
"A-alu... Cukup! Ayo masuk kelas!" Ujar Ruby
"kita untuk hari ini main ini dulu aja ya... Biar kamu gak sedih terus..." Ujar Alucard yang tangan nya memulai membuka kancing seragam Ruby
Dan sekarang ayo kita tinggalkan mereka ber 2
__ADS_1
______________________________________
Mungkin ini akan jadi ahir dari cerita hurt Me And Get her, terimakasih buat yang udah ngikutin terus cerita ini dari awal. Dukungan kalian berharga bgt buat author. Sekarang move ke cerita kagura School live yuk. Author jamin bakal bikin cerita yg lebih bagus dari ini. Terimakasih semua nya 😊