Hurt Me And Get Her

Hurt Me And Get Her
Part 8


__ADS_3

"kamu istirahat dulu ya Ruby... Sama Alucard. Aku sama haya mau lanjut masak di dapur" Ujar kagura dan Ruby pun mengangguk an kepala nya


Hayabusa dan kagura pun langsung ke dapur untuk melanjutkan masak nya untuk makan nanti.


"maafin aku ya tadi ninggalin kamu" Ujar Alucard sambil membenarkan poni rambut Ruby yang berantakan


"iya gapapa ko, lagian salah ku juga bisa suka sama kamu" Ujar Ruby yang selalu menyalahkan dirinya sendiri


"kamu gak salah Love... Dia yang salah terlalu mementingkan perasaan nya. Kamu jangan terlalu menyalahkan dirimu terus ya"


"kepala ku rasanya sakit sekali... Apa karna dia mukul terlalu keras ya? Sepertinya Miya benar benar marah... Aku ingin minta maaf namun aku takut dia menyerang ku lagi"


"buat apa kamu minta maaf!? Yang salah kan dia! Kamu yang jadi korban!"


"Alucard... Aku tau kamu marah karna dia kasar sama aku... Tapi minta maaf itu penting untuk membenarkan hubungan pertemanan... Mau benar atau salah yang penting minta maaf aja... Kita gak boleh gengsi walau kita ada di posisi korban. Kamu mengerti?"


"Baiklah Ruby... Aku akan menemani mu minta maaf sama Miya"


"tidak perlu Alucard... Yang ada dia gak akan maafin aku kalau dia lihat kamu bersama ku. Yang ada dia akan emosi kembali. Tolong mengerti ya"


"Baiklah Ruby... Jika dia macam macam bilang pada ku ya..."


"Baiklah Alucard aku akan selalu terbuka padamu" ujar Ruby sambil tersenyum


"gara gara dia aku gak bisa mencium mu. Dia membuat mulut mu luka parah sih! Huft!" ujar Alucard dengan wajah cemberut sambil menyila kan tangan nya


"haha sabar ya... Nanti juga sembuh seminggu atau 2 minggu lagi"


Alucard pun langsung memeluk Ruby dan Ruby pun membalas pelukan nya... Alucard pun mencium leher Ruby dan Ruby sedikit berontak karna dia memiliki titik geli di leher namun Alucard menahan nya sampai selesai.


"ih! Geli! Kamu tau gak sih, kalo titik geli ku di leher!" Ujar Ruby dengan menampilkan wajah cemberut


"Haha maaf love aku gak tau... Lagian sudah terlanjur juga"


Tiba tiba saja kagura datang untuk memanggil Ruby dan Alucard untuk makan. Ruby dan Alucard pun langsung menuju meja makan yang berada di dapur


"Ru-Ruby! Itu leher mu merah! Di cupang siapa coba!?" Tanya kagura sambil menunjuk bekas merah di leher sebelah kiri Ruby


"hah Cupang? Apa tuh? Ikan? Emang merah kenapa? Perasaan gapapa tuh" ujar Ruby dengan muka polos nya


Kagura pun langsung melihat ke arah Alucard namun Alucard mengalihkan pandangan nya. Sudah ketauan banget kalau pelakunya adalah dia

__ADS_1


"coba nih ngaca deh lihat! Itu ketara banget" Ujar Kagura sambil memberikan Ruby sebuah cermin


"aaahhhh! Iya benar! ALUCARD! APA APAAN INI!?" Ujar Ruby dengan tatapan tajam ke arah Alucard


"eh? Itu ya bekas ku cium tadi ehehe maaf maaf" ujar Alucard sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal sambil tersenyum tidak bersalah


"ya bukan nya udah biasa ya? Makan aja yuk! Aku lapar" Ujar Hayabusa dan teman teman nya pun langsung duduk di kursi nya untuk menikmati makanan yang di buat oleh hayabusa dan kagura


"wah kari! Aku suka banget! Bau nya juga harum!" Ujar Ruby sambil tersenyum dan ber siap siap untuk makan


"iya untuk hari ini sama besok aja ya Ruby" Ujar kagura sambil melihat Ruby yang makan dengan lahap nya


Alucard pun makan sambil melihat ke arah Ruby


*lucunya... Sepertinya dia suka masakan kagura* Ujar Alucard dalam hati


Skip...


Ke esok an hari nya Ruby datang pagi dengan luka memarnya... Dia tidak bisa tidur nyenyak semalam an karna luka nya yang lumayan parah. Ruby jalan di lorong sekolah dengan menggunakan masker dan mengenakan jaket merah nya.


"selamat pagi Ruby" Sapa Gusion yang tiba tiba memegang pundak Ruby dari belakang


"eh, halo senpai selamat pagi!" Balas Ruby ke Gusion


"iya saya sedikit gak enak badan senpai... Udara nya cukup dingin juga hari ini ya" jawab Ruby


"nih lemon hangat di minum ya... Bye Ruby..." Ujar gusion memberikan minuman lalu pergi


"eh? Makasih senpai!"


*dia sangat baik... Aku di kelilingi oleh orang orang baik disini... Senangnya...* Ujar Ruby dalam hati


Ruby pun melanjutkan jalan nya menuju kelas. Sesampainya di kelas ternyata Alucard sudah menunggu Ruby di depan pintu kelas


"hey Love selamat pagi!" Sapa Alucard sambil tersenyum


"halo Alucard selamat pagi!" Balas Ruby langsung menggandeng tangan Alucard


"eh apa nih? Ko tiba tiba gandeng duluan"


"gapapa kan? Kalo hawa dingin enak nya gandengan biar hangat tangan ku" Ujar Ruby dengan muka polos nya membuat Alucard semakin gemas

__ADS_1


Mereka pun berjalan ke arah tempat duduk mereka.


"eh, Ruby ada yang ingin ku tanyakan"


"mau nanya apa?"


"eh, itu... Kamu beneran gak tau apa apa soal pacaran?"


"ngga... Sudah ku bilang kan kamu yang pertama memang nya kenapa?"


"kalo gak keberatan hari ini mau ke kamar ku? Gantian dong kan biasanya aku yang main ke kamar mu"


"ah baiklah tentu saja Alucard..."


Setelah itu mereka pun mengobrol dengan asik nya dengan canda dan tawa yang mengiringi obrolan mereka. Namun tiba tiba saja Miya datang menghampiri Ruby dan Alucard yang sedang asik mengobrol.


"Alu-kun Aku minta maaf" Ujar Miya ke Alucard namun Alucard tidak memperdulikan nya sama sekali


"Alucard dia minta maaf kenapa kamu diam saja?" Tanya Ruby ke Alucard yang tidak mau menatap Miya sama sekali


*jelas aku diam! Dia salah nya sama kamu bukan sama aku Ruby!* ujar Alucard dalam hati


"A-alu ku mohon maafkan aku" Ujar Miya dengan nada dan tatapan memohon


"keluar" Ujar Alucard dengan nada pelan ke Miya. Ruby hanya bisa diam saja karna dia melihat wajah Alucard yang sepertinya menahan emosi


"ta-tapi aku ma--"


"Gue bilang keluar! Lo tuli!?" Ujar Alucard dengan nada keras membuat semua mata murid yang di kelas tertuju kepadanya dan Miya


*plak!


Satu tamparan mendarat di pipi kanan Alucard. Dan ternyata yang menampar nya adalah Ruby


"Alucard kamu gak boleh bicara kasar sama perempuan! Jaga etika bicara mu! Aku gak suka kamu begitu!" Ujar Ruby dengan nada keras ke Alucard


"ya sama! Aku juga gak suka dia mukulin kamu! Dia salah ke kamu dan kenapa dia minta maaf ke aku!? Coba berfikir sebelum bertindak Ruby! Dia sudah nyakitin kamu tapi kamu tetap membela nya!" Ujar Alucard dengan penuh emosi


"Alucard masalah ku dengan miya adalah urusan kami ber 2. Kamu gak perlu ikut campur, aku gak mau hanya karna aku hubungan mu dengan teman mu menjadi hancur... Sekarang kamu maafkan Miya dan jangan lagi kasar sama dia. Aku yakin kamu adalah orang yang baik dan pemaaf Alucard" Ujar Ruby dengan lembut membuat emosi Alucard mereda


"Baiklah ku maafkan tapi sampai kamu macam macam lagi aku gak akan tinggal diam!" Ujar Alucard langsung pergi keluar kelas meninggalkan Ruby dan Miya

__ADS_1


"Gak usah sok baik lo!" Ujar Miya sambil ikut pergi keluar meninggalkan Ruby seorang diri


Ruby bingung yang dia lakukan benar atau salah... Dia merasa melakukan yang terbaik namun tetap di pandang sebelah mata... Hatinya terasa sangat sedih. Dia tidak ingin bertengkar dengan miya lama lama


__ADS_2