
"Sialan! Gak akan ku maafkan! Dimana mereka sekarang Ruby beritau aku! Akan ku hajar mereka!" Ujar Alucard dengan seluruh emosi nya
"Jangan Alu! Jangan hajar siapa pun! Kalau kau menghajar salah satu dari mereka aku akan kena lagi... Tolong untuk ini bisa kamu rahasia kan... Aku cerita ke kamu karna aku percaya dengan mu" Ujar Ruby sambil memeluk lengan Alucard
Alucard hanya bisa menatap miris Ruby...
"Ku mohon...." Ujar Ruby sambil terus memeluk tangan Alucard dengan erat
Alucard pun langsung duduk di atas kasurnya dan Ruby melepaskan tangan Alucard
"Ruby... Aku ingin menanyakan satu hal padamu"
"apa?"
"di saat seperti ini kenapa kamu lebih memilih lari dan bercerita pada ku? Padahal kamu bilang kamu menyukai Gusion senlai. Apa artinya aku buat kamu Ruby?" Tanya Alucard sambil menunduk an kepalanya
"Alu... Hubungan kita memang sudah selesai... Tapi ntah kenapa aku masih menyimpan sedikit perasaan ku untuk mu... Aku mempercayai mu sehingga aku memilih untuk lari dan bercerita padamu. Kamu sangat berharga Alu... Bahkan tidak ada yang bisa menggantikan mu..." Jawab Ruby sambil mengelus rambut Alucard dengan lembut
"Ruby... Maafkan aku sudah meninggalkan mu waktu itu demi perempuan lain... Aku menyesal" Ujar Alucard sambil menatap Ruby
"Alu... Tanpa kamu minta maaf aku sudah memaafkan mu... Jadi jangan menyalahkan diri mu terus terus an"
Alucard pun memeluk Ruby dengan erat
*Ruby... Kamu memang berbeda dari yang lain... Perempuan yang baik dan pemaaf seperti mu tidak banyak... Seperti nama mu "Ruby" sebuah benda yang sangat berharga. Aku akan menjaga mu* Ujar Alucard sambil terus memeluk Ruby
"Ruby... Kembali lah padaku... Aku tidak akan menyakiti mu lagi... Aku berjanji Ruby" Ujar Alucard sambil terus memeluk Ruby
"maaf Alu untuk itu aku tidak bisa... Setidaknya buat aku melupakan hal yang sudah kamu perbuat. Aku memang sudah memaafkan mu tapi aku tidak bisa melupakan perbuatan mu... Kalau semisal kamu bisa perbaiki semua yang sudah kamu lakukan. Aku akan kembali padamu" Jawab Ruby sambil membalas pelukan Alucard
"Baiklah aku akan berusaha..." Ujar Alucard sambil melepas pelukan nya lalu tersenyum ke arah Ruby. Ruby pun membalas senyuman Alucard
*dia cinta pertama ku... Banyak yang bilang cinta pertama adalah kegagalan... Tapi akan ku buktikan kepada semua orang bahwa cinta pertama ku bukan lah sebuah kegagalan* Ujar Ruby dalam hati
***
Ke esok an hari nya Ruby datang pagi dengan semangat nya untuk melihat Alucard... Semangat nya sudah kembali seperti semula saat dia bersama Alucard
"Selamat Pagi Alu..." sapa Ruby dari depan pintu kelas sembari melambaikan tangan nya ke Alucard
"Hey, Selamat pagi... Kayak nya semangat pagi nih" Balas Alucard sambil tersenyum
"Iya aku semangat karna pangeran ku akan kembali kepada ku..." Ujar Ruby sambil tersenyum membuat hati Alucard menjadi sangat nyaman melihat senyuman nya
"wah... Cepat atau lambat kita akan kembali..." Ujar Alucard sambil mencubit pipi Ruby
__ADS_1
"Tapi... Alu... Aku kangen dengan Club yang ku dirikan bersama Miya. Bagaimana dengan drama musikal nya ya? Apa dia mendapatkan peran utama lain?" Ujar Ruby mulai lemas memikirkan Miya yang pasti kesulitan dengan Club teater nya
Tiba tiba saja Claude pun datang dengan wajah yang sepertinya sedang emosi
"Sini lo ikut gue!" Ujar Claude sambil menarik tangan Ruby dengan kasar
"eh!? Apa sih!?" Ujar Ruby yang terkejut karna Claude pagi pagi sudah memasang muka marah nya
Claude pun membawa Ruby ke belakang sekolah. Di sana sudah ada Miya, Bruno dan Gusion
Ruby kaget melihat muka Bruno yang sudah habis bonyok ntah siapa yang memukul nya
"A-ada apa ini!?" Tanya Ruby, kaki nya gemetar karna masih trauma oleh kejadian kemarin dia alami
Gusion, Bruno dan Miya hanya bisa menunduk an kepala nya karna takut di hajar oleh Claude
"Sekarang Ruby lo ceritain yang lengkap nya! Gue gak mau cuman denger spoiler spoiler kecil dari mulut kaka kelas gila ini" Ujar Claude sambil menunjuk ke arah Gusion
Ruby pun berjalan mundur. Dia terkejut ketika Claude tau semua nya... Badan nya gemetar sanking panik nya lidah nya pun kelu untuk berbicara
"RUBY JAWAB! LO DENGER GUE KAN!" Ujar Claude keras
"Stop Claude! Lo gak liat dia ketakutan gitu! Jangan makin lo bentak bentak!" Ujar Gusion menyela
*tidak! Claude pasti akan membenci ku! Dia pasti akan merendahkan ku... Tidak... Sudah cukup! Aku sudah cukup menderita sama semua nya! Baru saja aku bisa kembali tersenyum tapi... Apa lagi ini!?* Ujar Ruby dalam hati
Tiba tiba saja Alucard pun datang dan langsung merangkul pundak Ruby. Ruby yang gemetaran karna ketakutan menjadi sedikit tenang karna ada Alucard
"kalo mau di bicarakan jangan disini, ok? Ini masih di sekolah jangan bahas yang seperti ini" Ujar Alucard sambil menatap Miya dengan tatapan tajam nya
"Jadi! Lo tau semua nya!?" Tanya Claude langsung menatap ke arah Alucard
"ya, ku tau semua nya... Tentang hutang keluarga Gusion pada keluarga Miya dan juga tentang Ruby yang di perkosa oleh Bruno karna suruhan dari Miya" Jawab Alucard sambil menatap semua yang ada di situ
"Alu... Kamu bilang kamu akan jaga rahasia ini" Ujar Ruby sambil menatap Alucatd
"dia sahabat mu kan? Jadi gak masalah dia tau. Lagi pula hasrat ku ingin menghajar Bruno Senpai sudah di wakili oleh nya" Ujar Alucard sambil tersenyum ke arah Ruby dan Ruby pun langsung terdiam menuruti Alucard
Ruby pun hanya berdiri di belakang Alucard sambil menundukan kepala nya
"akan ku ceritakan sepulang sekolah ya Claude..." Ujar Alucard sambil tersenyum "Ayo Ruby kita kembali ke kelas" Alucard pun menarik tangan Ruby menuju kelas.
"A-Alu... Terimakasih" Ujar Ruby dan tiba tiba saja Alucard memberhentikan langkah nya
Alucard pun sentil dahi Ruby
__ADS_1
"aduh... Sakit Alu" Keluh Ruby sambil memegang dahi nya
"kamu itu milik ku... Jadi diam lah di saat aku berusaha untuk membela mu" Ujar Alucard lalu kembali mengandeng Ruby menuju kelas
*Alu... Apa sikap mu seperti ini waktu dulu sama Miya... Ntah kenapa... Rasanya nyaman berada di dekat mu* Ujar Ruby dalam hati
***
*Ting... Tong... Teng... Tong...
Bel pulang sekolah pun berbunyi dengan sigap Claude langsung menghampiri Alucard
"Kau sudah berjanji akan bercerita pada ku kan?" Tanya Claude sambil menatap Alucard
"Tentu saja... Akan ku ceritakan... Yuk kita ke kamar ku... Aku ajak Ruby juga" Ujar Alucard sambil menggendong tas nya dan berjalan ke arah asrama sambil merangkul Ruby
Sesampainya di kamar Alucard. Ruby dam Alucard pun cerita tentang semua kronologis kejadian yang di alami oleh Ruby kemarin. Seketika emosi Claude benar benar keluar. Dengan cepat Claude keluar dari kamar Alucard dan berjalan dengan penuh emosi ke arah kamar Miya. Ruby dan Alucard pun berusaha menghentikan Claude namun Claude tetap meneruskan berjalan ke arah kamar miya
Sesampainya di depan pintu kamar Miya Claude langsung mengetuk pintu kamar miya dengan kasar
*BRAK! BRAK!
"Heh cewe sial! Gua tau lo ada di dalem! Bukan pintu ini sebelum gue dobrak" Ujar Claude dengan nada keras namun tidak ada jawaban dari dalam
"Claude sudah jangan Claude dia anak perempuan! Tenangkan dirimu Claude!" Ujar Ruby berusaha menenangkan Claude
Claude tetap mengetuk pintu dengan kasar dan berteriak namun tidak ada yang menjawab. Dan tiba tiba saja Ruby tersenggol gagang pintu kamar miya ternyata tidak di kunci.
Ruby, Claude dan Alucard pun membuka pintu kamar Miya dan melihat Miya tergeletak di lantai kamar nya dengan darah yang masih mengalir dari hidung dan mulut nya
"Miya! Miya! Kamu kenapa!? Miya! Jawab aku jika kamu dengar aku!" Ujar Ruby panik sambil menggoyangkan tubuh Miya yang tergeletak lemas
"Hey! Jangan diam saja cepat panggil guru!" Ujar Ruby menyuruh Claude dan Alucard dengan sigap Alucard dan Claude langsung pergi dari hadapan Ruby untuk memanggil guru
*Miya... Ku mohon bertahan lah... Aku memang membenci mu tapi aku tidak mau melihat mu seperti ini...* Ujar Ruby dalam hati sambil mengangkat kepala Miya agar tertidur di pangkuan nya... Ruby menangis ketakutan...
Ruby memang membenci sikap Miya namun Ruby tetap mempunyai rasa pertemanan dengan Miya
Seketika Ruby mengingat kejadian kejadian waktu dia awal bertemu dengan Miya sampai akhirnya mereka harus bertengkar karna memperebutkan laki laki
Tidak lama kemudian Guru pun datang dengan petugas medis dan langsung membawa Miya ke Rumah sakit terdekat.
-----------------------------------------------------------------------
Hai semua yang udah ngikutin cerita ini sampe sekarang. Kalo kalian suka cerita tentang hero hero mobile legend kalian bisa cek cerita author yg berjudul "kagura School live" di jamin kalian juga pasti suka. Jgn lupa like sama komen nya ya. Trimakasih semua atas dukungan nya 😊
__ADS_1