Hurt Me And Get Her

Hurt Me And Get Her
Part 26


__ADS_3

Ruby pun berjalan ke arah kelas dengan muka cemberut. Ketika melewati mesin minuman Ruby pun bertemu Claude.


"Hey Ruby... Dari mana kamu?" Tanya Claude sambil menghampiri Ruby


"habis di panggil sama Miya ngobrol ngobrol aja tadi. Kamu gak makan sama yang lain di kelas?" Jawab Ruby sambil bertanya kembali


"aku mau beli minuman dulu jadi aku habis dari mesin minuman. Oh ya kira kira kamu nanti liburan kenaikan kelas kamu pulang ke Indonesia?"


"ah, ngga aku gak ada keluarga juga... Kamu tau sendiri kan aku hidup sendiri jadi lebih baik aku disini aja cari kerja sampingan sampai liburan selesai"


"wah ide bagus! Kalau begitu aku juga deh!"


"loh kenapa Claude? Bukan nya kamu ada keluarga ya? Jangan ikut ikut! Kamu pulang saja ke indo"


"haha lihat nanti saja... Btw yuk balik ke kelas... Pasti yang lain sudah nungguin" Ujar Claude lalu Ruby pun mengangguk an kepala nya


Ruby dan Claude berjalan ke kelas ber 2. Sesampainya di kelas Ruby langsung duduk di tempat nya untuk makan bersama teman teman nya


"ngomong ngomong Alu... Bibir mu biru memar gitu kenapa" Tanya Hayabusa seketika Ruby langsung tersedak


"Aha... Kayaknya aku tau nih siapa pelaku nya..." Ujar Chou dengan tatapan jahil ke arah Ruby


"jangan melihat ku seperti itu dong!" Ujar Ruby tanpa sadar muka nya me merah


"iya karna Ruby! Bringas juga dia!" Ujar Alucard sambil tertawa kecil


"Apa sih! Jangan bicara aneh aneh dong!" Ujar Ruby


*brak!


Tiba tiba saja Claude memukul meja lalu berdiri dan menarik kerah baju Alucard


"jangan macem macem sama Ruby kalo gak mau kena hajar tangan gua!" Ujar Claude dengan tatapan tajam ke arah Alucard


"oke oke... Sorry ya" Ujar Alucard dan Claude pun melepaskan kerah baju Alucard


Seketika semua teman teman Ruby pun kaget apa yang di lakukan oleh Claude


Skip....


*Ting... Tong... Teng... Tong....


Bel pulang sekolah pun berbunyi dan Ruby langsung memberes kan alat sekolah nya lalu berjalan ke asrama

__ADS_1


Namun tiba tiba saja ada yang membekap Ruby dari belakang menggunakan sapu tangan. Ruby pun pingsan dan di bawa ke kamar orang tersebut. Di ikat dan di tutup matanya


*aduh kepala ku sakit... Ini dimana? Kenapa mata ku di tutup ya?* Ujar Ruby dalam hati


"sudah bangun Rupanya?" Ujar seseorang yang Ruby sangat kenal itu adalah suara Miya


"loh Miya? Apa yang akan kamu lakukan!?" Tanya Ruby sambil berusaha melepaskan tali yang mengikat tangan nya


"bagaimana kamu bisa tau aku!?" Ujar miya kaget


"aku kan hafal semua suara orang yang pernah dekat dengan ku" jawab Ruby


"ehm bagaimana kalo aku apa kamu kenal?" Ujar laki laki yang suara nya juga tak asing


"gak mungkin!" Ujar Ruby mulai kaget karna suara itu adalah suara Gusion


"maaf Ruby... Tapi aku terpaksa akan melakukan hal ini" Ujar Gusion sambil menunduk an kepala nya


"baiklah karna lo udah tau siapa kita. Gue buka penutup mata lo" Ujar Miya sambil melepaskan penutup mata Ruby


"senpai... Kenapa!?" Ujar Ruby dengan nada kecewa


"maaf..." ujar Gusion sambil menatap ke arah Ruby


Gusion pun mendekat ke arah Ruby lalu mencium Ruby


"maaf aku terpaksa melakukan ini..." ujar gusion sambil melepas ciuman nya tanpa menatap Ruby


"senpai! Sadarkan diri mu! Ku mohon! Jangan lakukan ini! Senpai sudah janji akan menjaga ku kan!?" Ujar Ruby mulai meneteskan airmata nya waktu gusion ingin membuka ka cing baju Ruby


"ah! Banyak drama! Buruan! Durasi nih!" bentak Miya dan Gusion langsung melanjutkan membuka ka cing baju Ruby


"senpai... Hiks... A-aku sudah percaya padamu... Hiks... Ku kira senpai satu satu nya orang yang bisa ku andalkan... Hiks... Aku kecewa..." Ujar Ruby sambil terus menangis dan tiba tiba saja Gusion berhenti waktu ingin membuka kancing baju Ruby yang ke 3


Gusion pun meneteskan airmata nya dan kembali menutup kancing baju Ruby lalu menghadap ke arah Miya


"maaf aku gak bisa melakukan nya! Hutang keluarga ku akan segera ku lunasi waktu libur kenaikan kelas" Ujar Gusion ke miya sambil mengelap Airmatanya dengan tangan


"emang gak bisa di andelin! Keluar lo! Gue udah ada cadangan karna gw tau lo gak bakal mampu ngelakuin ini" Bentak Miya ke Gusion


"cadangan!? Siapa!?" Ujar Gusion panik


"Udah sana keluar bukan urusan lu!" Ujar miya sambil mendorong Gusion keluar kamar nya dan ternyata orang cadangan Miya keluar dari persembunyian nya... Dia adalah Bruno...

__ADS_1


Kamar miya di desain kedap suara hingga teriakan yang keras pun tidak akan terdengar


"Miya kamu gila! Lepasin aku Miya!" Teriak Ruby sambil berontak sebisa mungkin


"gak usah banyak bacot! Yuk mulai!" Ujar Miya dan Bruno pun mulai membuka kancing baju Ruby satu demi satu


Ruby teriak se keras mungkin namun tidak ada yang mendengar. Ruby hanya bisa nangis se jadi jadi nya


Setelah selesai Bruno pun langsung kembali memakai baju nya


"ah... Lumayan juga dia... Gimana vidio nya?" Tanya Bruno ke Miya


"gak gue vidio in tadi batre nya abis" jawab miya


"yaudah gapapa... Tuh cewe lumayan juga masih enak" Jawab Bruno dengan tampang bejat nya


Ruby hanya bisa terus menangis dengan kejadian yang baru saja dia alami


Miya pun mendekat ke arah Ruby dan menjambak rambut nya


"ini hukuman buat lo yang udah berani nge lawan gue! Nih iketan nya gw lepas! Buruan pake baju dan balik ke kamar lo sebelum lo gue dorong keluar waktu telanjang begini" Ujar Miya sambil melepas tali yang mengikat Ruby


Ruby pun memakai kembali seragam nya dan keluar dari kamar Miya lalu berjalan ke arah kamar Alucard. Sesampainya di depan kamar Alucard Ruby pun langsung mengetuk pintu kamar Alucard


Ketika Alucard membuka kan pintu Ruby langsung memeluk Alucard sambil menangis


"A-Alu... Hiks..." Ujar Ruby sambil terus memeluk Alucard


"Loh!? Ruby!? Kamu kenapa!? Apa yang terjadi!?" Ujar Alucard panik lalu membawa Ruby masuk ke dalam kamar nya


"Alu... Hiks... A-aku... Hiks... Aku di perkosa" Ujar Ruby sambil terus menangis


"di perkosa!? Sama siapa!? Ruby! Jawab aku! Kenapa bisa begitu! Siapa yang tega ngelakuin itu sama kamu!" Ujar Alucard dengan nada tinggi karna kaget


Kaki Alucard pun melemas dengan apa yang di katakan Ruby


"Katakan siapa yang melakukan nya! Akan ku hajar dia! Kamu itu punya ku! Jika ada yang melakukan nya selain aku, akan ku bunuh dia!" Ujar Alucard dengan nada emosi


"b-bruno senpai... Hiks... Dan... Hiks... Di bantu sama Miya" Ujar Ruby seketika Alucard tidak percaya apa yang di katakan oleh Ruby namun hati nya sudah di penuhi oleh emosi yang siap meledak ledak


------------------------------------------------------------------------


Hai semua yang udah ngikutin cerita ini sampe sekarang. Kalo kalian suka cerita tentang hero hero mobile legend kalian bisa cek cerita author yg berjudul "kagura School live" di jamin kalian juga pasti suka. Jgn lupa like sama komen nya ya. Trimakasih semua atas dukungan nya 😊

__ADS_1


__ADS_2