
"sudah cukup Claude..." Ujar Ruby sambil melepas ciuman nya dan mengeluarkan tangan Claude dari rok nya
"Kenapa? Kamu merasa bersalah sama pacar mu?" Tanya Claude penasaran
"ya seperti itu lah... Lagi pula kita hanya sahabat dan tidak lebih... Maafkan aku Claude... Aku masih kepikiran dia" Jawab Ruby sambil mengeluarkan Airmatanya
"Ruby... Ja-jangan menangis" Ujar Claude sambil membantu Ruby menghapus airmatanya
"ah! Aku pergi dulu Claude! Sampai jumpa besok di kelas... Oh ya... 3 hari lagi ada acara ulangtahun sekolah... Jangan bolos ya! Kamu kan biasa bolos kalo ada acara kayak begitu... Bye..." Ujar Ruby langsung keluar dari kamar Claude
Ruby pun langsung berlari ke arah kamar nya dan langsung masuk ke dalam kamar nya. Dia melihat kagura sedang asik membaca buku novel di kasur nya sambil mendengarkan musik melalui headset nya. Ruby pun menghampiri Kagura
"Kagu-Chan..." Ujar Ruby sambil menyentuh lengan kagura.
"ada apa Ruby?" Tanya kagura penasaran sambil melepas headset nya
"aku bingung..." jawab Ruby sambil menunduk an kepala nya
"bingung kenapa? Coba cerita sama aku. Kali aja ada yang bisa ku bantu"
"Tentang Alucard... Juga tentang Claude..."
"oh tentang mereka... Ada apa dengan mereka?"
"aku bingung apa Alu masih menyukai ku atau menyukai Miya" ujar Ruby mulai gelisah
"kalau itu aku tidak tau Ruby... Terakhir aku lihat tadi mereka ciuman di taman sekolah tanpa melihat situasi..."
"pasti Alu menyukai miya kan? Kalau tidak mana mungkin dia mau mencium Miya" Ujar Ruby mulai lemas
"pendapat ku dia hanya laki laki yang senang bermain perasaan dengan perempuan... Ruby... Jika kamu masih kuat ya pertahankan namun jika kamu merasa lelah lepaskan dia... Jangan siksa dirimu hanya karna laki laki..."
"aku bingung Kagu-Chan"
"bingung kenapa?"
"dengan perasaan ku yang aneh ini... Aku menyukai Alucard namun di sisi lain aku nyaman bersama Claude"
"Ruby... Kamu harus memilih... Aku tau memilih adalah sesuatu yang sulit... Dan hati mu pasti gelisah takut salah memilih... Apa pun pilihan mu... Usahakan yang menurut mu paling terbaik... Ingat Ruby yang menentukan Happy atau Sad ending di kehidupan mu itu kamu... Karna... Kamu adalah peran utamanya"
"Kagu-Chan... Trimakasih..." Ujar Ruby langsung memeluk kagura
Ke esok an harinya ketika Ruby membuka pintu kamar nya ingin berangkat ke kelas tiba tiba saja ada Claude di depan pintu nya
*wa-waduh pasti jadi canggung pasti nih gara gara kemaren* Ujar Ruby dalam hati
"Pagi Ruby..." Greet Claude sambil tersenyum
__ADS_1
"P-pa-pagi Claude" Balas Ruby tanpa menatap mata Claude.
*ah! Sial! Aku jadi gak berani menatap nya!* Ujar Ruby dalam hati sambil menunduk an kepala nya
*Ping!
Suara pesan dari hp Ruby. Dan Ruby pun langsung mengecek nya
*oh, dari Alu ternyata... Lumayan nih buat alasan kabur dari Claude* Ujar Ruby dalam hati
"Maaf Claude seperti nya ada yang sedang menunggu ku... Sampai jumpa di kelas!" Ujar Ruby langsung berlari ke arah taman sekolah
Sesampainya di taman sekolah pun Ruby melihat Alucard dan Miya sedang bergandengan tangan.
"Eh, Ruby, kami nungguin kamu dari tadi loh" Ujar Alucard dengan senyum tak berdosa nya
"apa yang ingin kamu bicarakan? Ku kira kamu sendiri ternyata sama Miya ya" Ujar Ruby sambil mulai meremas rok nya
"Jelasin ke dia Alu-kun sekarang" Ujar Miya sambil bergelayut manja ke Alucard
"Ruby, aku dan Miya... Mulai hari ini... Kami pacaran..." Ujar Alucard dan Ruby pun langsung membulat kan mata nya menatap Miya dan Alucard
"A-alu? Kenapa?" Ujar Ruby dengan mata yang mulai berkaca-kaca
"Karna aku menyukai nya... Maaf Ruby kita putus saja" ujar Alucard membuat Ruby tak percaya apa yang sedang Alucard katakan.
"Ngga ko kami memang pacaran... Sudah jelas kan?" Jawab Miya sambil menatap Ruby dengan tatapan sinis
"kalau begitu bagus! Semoga langgeng ya...! Aku pergi dulu!" Ujar Ruby langsung lari menjauh dari Miya dan Alucard
*kenapa!? Kenapa jadi begini!? Apa apaan rasa sakit yang aneh ini!* Ujar Ruby sambil terus berlari dan mengeluarkan Airmatanya
Ruby pun berlari ke arah ruang teater dan bersembunyi di sana
*ingin rasanya bersembunyi dan gak akan kembali lagi... Cukup! Aku lelah merasakan sakit hati yang seperti ini!* Ujar Ruby sambil terus mengeluarkan airmata nya
"silahkan nangis sepuas mu... Keluarkan semua rasa sakit di hati mu melalui airmata..." Suara yang tak asing di telinga Ruby membuat Ruby langsung menengok ke asal suara... Dan ternyata itu adalah Gusion
"kamu perempuan yang kuat Ruby..." Ujar gusion sambil mendekat ke arah Ruby dan mengelus lembut Rambut Ruby
"menangis lah Ruby... Jangan kamu tahan... Akan ku temani kamu disini sampai perasaan mu tenang... Jika mau bolos pelajaran pagi ini juga tidak apa... Akan ku temani" Ujar gusion sambil duduk di sebelah Ruby. Ruby pun menangis se jadi jadi nya hingga matanya membengkak.
Tidak lama kemudian Ruby pun berhenti menangis dan menyenderkan kepala nya ke bahu gusion
"sudah selesai?" Tanya gusion sambil mengeluarkan sapu tangan untuk membantu menghapus airmata Ruby
Ruby pun mengangguk an kepala nya dan gusion pun menghapus bekas airmata Ruby di pipinya
__ADS_1
"jam istirahat makan siang nanti masuk lah ke kelas... Jangan bolos seharian ya..." Ujar Gusion sambil merapihkan rambut Ruby yang berantakan
"Baiklah, Te-terimakasih senpai" Jawab Ruby sambil mulai tersenyum.
Skip....
Ting...Tong...Teng...Tong...
Bel istirahat pun berbunyi
Ruby dan Gusion pun kembali ke kelas nya masing masing...
Ruby memasuki kelas nya dengan menunduk an kepala nya... Teman teman Ruby sudah mengeluarkan bekal nya namun Ruby hanya duduk dan diam saja... Beberapa kali teman teman nya mengajak Ruby bicara namun Ruby tidak menjawab nya.
Alucard yang melihat Ruby pun menjadi tidak tega namun dia hanya diam saja.
"Ikut aku!" Ujar Claude langsung menarik tangan kanan Ruby ke luar kelas.
"kita mau kemana?" Tanya Ruby penasaran
"ikut saja dulu..." Jawab Claude sambil terus jalan menarik tangan Ruby
Ternyata Claude membawa Ruby ke belakang sekolah tempat yang sepi dan tidak ada murid yang berlalu lalang
"Kenapa kamu membawa ku kesini Claude" Tanya Ruby
"Apa yang terjadi pada mu!? Aku khawatir Ruby...! Mata mu bengkak kamu pasti habis nangis! Dan lagi kamu baru saja masuk ke kelas! Kemana saja kamu!? Kenapa kamu bolos pelajaran pagi!?" Jawab Claude sambil memegang kedua pundak Ruby
"Claude... Aku putus dengan nya..." Ujar Ruby dengan mata yang berkaca kaca ingin mengeluarkan airmata
"Ja-jangan menangis!" Ujar Claude namun Ruby pun meneteskan airmata nya
"aku... Hiks... Kalah dengan... hiks... Miya... Dia lebih... Hiks... Memilih Miya..." Ujar Ruby sambil terus menangis
"Ruby..." Ujar Claude langsung mencium Ruby untuk menenangkan nya... Ruby pun membalas ciuman Claude dan berhenti menangis.
"sudah tenang?" Tanya Claude sambil membenarkan poni Ruby yang mulai menutupi mata nya
"sekali lagi!" Ujar Ruby langsung mencium Claude kembali.
"sudah cukup... Kita masih di sekolah Ruby... Kalau ada yang melihat bahaya..." Ujar Claude sambil melepas ciuman nya
"Baiklah" Ujar Ruby dengan nada kecewa sambil menunduk an kepala nya...
"jangan kecewa dong Ruby... Nanti pulang sekolah ke kamar ku saja ya... Yuk sekarang kita kembali ke kelas takut di cariin sama yang lain nanti" Ujar Claude dan Ruby pun mengangguk an kepala nya lalu tersenyum.
*sepertinya... Aku memang menyukai nya...* Ujar Ruby dalam hati sambil berjalan di samping Claude
__ADS_1