Hurt Me And Get Her

Hurt Me And Get Her
Part 23


__ADS_3

Ke esok an hari nya Ruby bangun namun tidak ada siapa siapa yang menemani nya di karna kan Lesley masuk sekolah.


*duh... Kepala ku sakit... Aku ada dimana ini? Rumah sakit? Ko bisa perasaan tadi aku ada di atap sekolah* Ujar Ruby dalam hati sambil memegang kepala nya yang terasa sakit


*oh ya aku inget... Kejadian itu... Aku loncat dari lantai 4... Tapi... Siapa yang membawa ku ke rumah sakit ya?* Ujar Ruby dalam hati sambil membenarkan posisi nya jadi duduk


*dan lagi ini baju rumah sakit. Dimana seragam yang ku pake waktu itu? Dan lagi pakaian dalam ku kemana? Ko gak ada juga?* Ujar Ruby dalam hati sambil memperhatikan baju yang dia pakai


Tidak lama kemudian pun dokter datang untuk mengganti infus Ruby dan melihat Ruby sudah mulai bangun dan mengingat ingat semua nya.


"selamat pagi nona. Saya izin untuk mengganti infus anda" Ujar dokter tersebut di temani oleh suster yang membawa peralatan infus baru


"Baiklah, silahkan" Ujar Ruby sambil tersenyum


Dokter pun mengganti infus Ruby setelah itu izin keluar ruang rawat Ruby.


Tidak lama kemudian Alucard datang pada saat Ruby sedang membaca baca catatan dari Alucard


Ketika membuka pintu kamar rawat Alucard kaget karna Ruby sudah siuman. Alucard pun langsung masuk dan menutup pintu lalu mengucek mata nya


"Hei, ada apa?" Tanya Ruby penasaran


"Ruby! Kamu sudah siuman? Sejak kapan?" Tanya Alucard lalu mendekat ke arah Ruby


"Hei hei santai dong... Aku bangun sejak tadi pagi... Memang nya berapa lama aku gak sadar kan diri? Sampe kamu gak percaya gitu kalo aku udah sadar"


"Ruby astaga! Aku kangen kamu! Aku senang kamu sudah sadar! Aku benar sayang kamu Ruby! Maafkan aku!" Ujar Alucard sambil memeluk Ruby


*pertanyaan ku gak di jawab. Malah ngomong yang gak penting* Ujar Ruby dalam hati


"Y-ya aku sudah sadar. Tapi Alu... Kamu gak di marahin Miya jenguk aku sendirian?" Tanya Ruby penasaran


"oh, Miya? Ah sudah lupakan saja dia" jawab Alucard enteng sambil melepas pelukan nya


"Hei! Gak bisa begitu dong! Dia kan pacar mu. Jangan sakitin dia! Udah cukup aku aja yang kamu sakitin!" Ujar Ruby tegas sambil menatap Alucard


"sakitin? Ah, Ruby kamu salah sangka... Dia yang sakitin aku... Dia pacaran sama estes. Bagaimana? Kamu sudah puas dengan jawaban ku?"


"maaf aku gak tau"

__ADS_1


"Ruby...."


"hm?"


"aku punya satu permintaan buat kamu"


"apa?"


"apa kamu mau kembali sama aku? Kita mulai semua dari awal lagi. Aku janji gak akan ngulangin kesalahan yang dulu" Ujar Alucard sambil menatap Ruby dengan tatapan penuh harap.


*aku ingin kembali bersama mu... Tapi aku gak siap untuk sakit hati yang ke 2 kali oleh orang yang sama* Ujar Ruby dalam hati sambil menatap Alucard


"Maaf Alu tapi a--" belum sempat menjawab tiba tiba saja Alucard langsung berbicara


"kamu tidak perlu menjawab nya sekarang ko! Pikir pikir dulu saja... Akan ku tunggu apa pun jawaban dari mu" Ujar Alucard sambil tersenyum ke arah Ruby


"baiklah Alu..." Ujar Ruby sambil menunduk an kepala nya


Ketika Ruby sedang asik mengobrol dengan Alucard tidak lama kemudian pun Lesley dan Claude datang


Claude pun kaget melihat Ruby sudah siuman dan langsung mencubit pipi Ruby untuk memastikan


"hey hey hentikan! Sakit tau!" Ujar Ruby dan Claude pun berhenti mencubit pipi Ruby


"Claude! Apa sih! Jangan peluk peluk dong! Aku masih belum vit banget tau!" Ujar Ruby dan Claude pu melepaskan pelukan nya


"hehe maaf Ruby habis aku seneng banget kamu sudah kembali... Rasanya kebahagiaan dan semangat ku sudah kembali" Ujar Claude lalu tersenyum ke arah Ruby


"ah, lebay! Ngomong ngomong Ruby... Nih ku bawain apel sudah di potongin, buah kesukaan mu kan? Tadi sebelum kesini aku dan Claude mampir ke supermarket dulu. Karna ku yakin kamu pasti udah sadar" Ujar Lesley sambil menaruh plastik berisikan Apel


"oh jadi benar kan apel itu untuk Ruby! Seharusnya kamu kasih tau aku kalo dia sudah sadar" Ujar Claude ke Lesley


"hehe kan mau buat surprize ke yang lain. Aku dan Gusion senpai tidak akan bilang bilang karna ini surprize buat kalian yang belum tau" Ujar Lesley sambil tersenyum


"haha terimakasih Lesley, Claude" Ujar Ruby sambil tersenyum


"kalian sahabat yang hebat ya... Aku jadi sedikit iri melihat kedekatan kalian" Ujar Alucard


"jelas dong! Kita kan sahabatan dari kecil. Pasti deket banget" Ujar Claude dengan bangga

__ADS_1


Ketika Alucard, Lesley dan Claude sedang mengobrol Ruby pun hanya terdiam sambil memikirkan seseorang


*iya... Aku melupakan Gusion senpai... Di mana dia? Kenapa dia tidak kesini menjenguk ku? Aku sangat ingin bertemu dengan nya" Ujar Ruby dalam hati sambil mengalihkan pandangan nya dari teman teman nya


"eh eh ngomong ngomong kita makan dulu yuk.... Udah pada laper belum?" Tanya lesley


"udah nih... Tapi kalo kita ber 3 makan si Ruby siapa yang jaga?" jawab Claude


"aku saja gapapa ko" ujar Alucard


"haha kalian makan dulu aja ber 3. Aku sendiri dulu gapapa ko. Tenang aja gak akan terjadi apa apa" Ujar Ruby sambil tersenyum


"yosh! Baiklah kalo gitu yuk kita makan dulu... Ruby kamu mau nitip makanan gak?" Tanya lesley ke Ruby


"ah tidak usah aku makan apel aja nanti cukup ko. Terimakasih ya" Jawab Ruby


"baiklah kita tinggal dulu ya sebentar... Kita kembali lagi ko nanti" Ujar Lesley


Ahir nya lesley, Alucard dan Claude pun pergi meninggalkan Ruby sendiri Ruby pun duduk di kasur nya sambil memakan apel dan melihat pemandangan di luar jendela


Ketika Ruby sedang asik memakan apel pun tidak lama kemudian Gusion datang dan masuk ke ruang rawat Ruby


"Senpai..." Ujar Ruby sambil melihat ke arah Gusion


Gusion pun langsung mendekat ke arah Ruby dan memeluk Ruby dengan hangat. Ruby pun membalas peluk an Gusion


"maafin tindakan bodoh ku Senpai" Ujar Ruby sambil memeluk Gusion dan mengeluarkan airmata nya


"Ngga kamu gak salah. Aku yang salah. Maafin aku ya aku gak bisa menjaga kamu dengan benar Ruby" Ujar gusion sambil terus memeluk Ruby


"senpai kemana aja?... Aku dari tadi nungguin senpai datang..." Ujar Ruby sambil terus mengeluarkan airmata nya


"maaf aku telat datang... Sudah ya jangan nangis lagi... Aku pengen melihat senyuman mu Ruby bukan airmata mu" Ujar Gusion sambil melepas pelukan nya dan menghapus Airmata Ruby


*sepertinya aku mulai menyukai nya... Apa senpai masih menyukai ku?* Ujar Ruby dalam hati sambil menatap Gusion


Gusion pun mendekat kan wajah nya ke Ruby lalu mencium Ruby. Ruby pun membalas nya...


*Ruby... Sampai kapan pun... Aku akan tetap menyukai mu...* Ujar Gusion dalam hati sambil terus mencium Ruby.

__ADS_1


"Senpai... Jangan pernah tinggalin aku ya... Gusion senpai bisa janji sama aku?"


"iya... Aku janji... Karna aku... Sangat sayang pada mu Ruby..." Ujar Gusion sambil tersenyum ke arah Ruby


__ADS_2