
Ke esok an hari nya Ruby sudah bisa kembali ke asrama namun belum masuk kelas dan masih istirahat di asrama
*bosan nya.... Dan lagi... Kenapa aku masih memikirkan Gusion senpai... Ternyata memang benar laki laki tidak bisa di andal kan* Ujar Ruby dalam hati
Ruby pun membuka ponsel nya dan mengecek whatsapp seketika dia langsung membuka foto profile Gusion
*kamu jahat senpai... Kamu membuat ku berharap lebih lalu kamu mundur begitu saja...* Ujar Ruby dalam hati sambil terus melihat foto profile Gusion
*tok... Tok... Tok...
Tiba tiba saja ada ayang mengetuk pintu kamar Ruby dan Ruby langsung menaruh HP nya lalu membuka kan pintu.
Ternyata yang datang adalah Alucard
"ngapain? Bukan nya kelas belum selesai ya?" Tanya Ruby
"aku bolos karna kangen sama kamu..." Jawab Alucard sambil berjalan masuk ke dalam kamar Ruby
"Hei! Belum ku suruh masuk loh! Kamu gak boleh bolos Alu! Kagura bilang 2 minggu lagi ada ujian kenaikan kelas" Ujar Ruby lalu menutup pintu kamar nya
"masalah gampang lah..."
"kamu gak boleh sepele in sekolah gitu dong! Pendidikan itu penting loh"
"duh Ruby! Sejak kamu bangun dari koma ko jadi bawel gini sih bikin aku gemes aja" Ujar Alucard sambil mencubit pipi Ruby
"duuh!! Aku serius tau... Jgn cubit cubit sakit" Ujar Ruby sambil menjauhkan tangan Alucard yang sedang mencubit pipinya
"habis kamu koma lama banget aku kangen tau... Terus waktu bangun malah suka sama yang lain... Parah deh aku di lupain"
*dia ngambek apa becanda sih? Lucu banget muka nya* Ujar Ruby dalam hati
"haha maaf deh... Ya sudah Alu kamu bantu aku belajar ya... Kamu mau minum apa?"
"ah nanti saja belajarnya aku lagi mager... Aku mau ocha aja..."
"yasudah istirahat 1 jam habis itu kita belajar... Aku buat kan ocha nya dulu" Ujar Ruby sambil berjalan ke arah dapur
Setelah Ruby selesai membuat kan ocha untuk Alucard Ruby langsung menaruh nya di atas meja belajarnya.
"wah... Makasih Ruby" Ujar Alucard lalu meminum ocha tersebut
"ya sama sama" Ujar Ruby sambil duduk di kasur nya
Setelah minum Alucard pun juga ikut duduk di kasur Ruby
"ngapain?" Tanya Ruby dengan tatapan sinis
"galak banget Ruby... Kan cuman mau duduk sebelahan doang" jawab Alucard sambil tersenyum
Alucard pun mendekat kan wajah nya ingin mencium Ruby namun Ruby menjauhkan wajah Alucard dengan tangan nya yang menutupi mulut Alucard
"loh kenapa?" Tanya Alucard
"jangan lakukan lagi!"
__ADS_1
"kenapa memang nya?"
"itu gak baik Alu! Kamu kalo suka sama aku kamu harus bisa menghargai pendapat ku"
"sama Gusion senpai mau kenapa sama aku gak mau!?"
"sok tau kamu! Tau dari mana aku pernah kissing sama Gusion senpai!?"
"tau lah! Waktu di rumah sakit! Aku mau masuk sudah selesai makan aku melihat mu Kissing dengan Gusion senpai jadi aku tidak jadi masuk"
*duh! Maunya apa sih orang ini!* Ujar Ruby dalam hati sambil menatap Alucard
"po-pokok nya kita tidak boleh melakukan itu lagi!" Ujar Ruby sambil menunduk an kepala nya
"cih! Kamu kira aku mau nurutin kata kata mu?" Ujar Alucard sambil mendorong Ruby ke kasur hingga posisi ya tiduran
"Alu... Cukup! Lakukan saja dengan Miya jangan dengan ku! Aku udah cukup dengan apa yang kamu lakukan dulu" Ujar Ruby sambil menutup muka nya
"Aku ingin melakukan nya dengan mu. 1 kali cium habis itu aku tidak akan memaksa lagi"
"Beneran?" Tanya Ruby sambil membuka muka yang di tutupi nya
"ya hanya untuk hari ini saja"
"jeh! Sama aja dong!"
Alucard pun memegang kedua tangan Ruby dengan kuat.
"Hei! Ini namanya pemaksaan!" Ujar Ruby keras
"gak mau! Kamu ngerti kata TIDAK gak sih!?"
"ah berisik!" Ujar Alucard langsung mencium Ruby
Karna merasa di paksa Ruby pun menggigit bibir Alucard dengan keras dan akhirnya melepaskan nya
"Gila kamu Ruby! Sakit tau! Pasti akan membekas ini!" Ujar Alucard sambil memegang mulut nya dengan kedua tangan nya
"kan aku sudah menolak! Kamu aja yang terlalu memaksa" Ujar Ruby sambil menyila kan tangan nya
Tidak lama kemudian Kagura pun datang dan melihat bibir Alucard yang mulai keliatan bengkak Kagura langsung menatap Ruby dengan tatapan jahil
"apa apaan tatapan itu? Dia yang salah ko jangan melihat ku dengan tatapan seperti itu" Ujar Ruby sambil sambil menatap kagura
"Kagura! Teman mu bringas juga" Ujar Alucard sambil terus memegang bibir nya
"Hei! Jangan dengarkan dia! Otak nya dia sedang tidak pada tempat nya!" Ujar Ruby dengan keras
"hahahaha... Kalian lucu ya... Ketika mantan di satuin dalam satu ruangan ternyata jadi begini" Ujar Kagura sambil terus tertawa
"teman mu ini tsundere ya" Ujar Alucard sambil menunjuk ke arah Ruby dan menatap kagura
"heh! Sembarangan saja! Kita sudah lama kenal tau kalo pun aku tsundere gak mungkin aku masih kasar" Ujar Ruby
"haha oke lah kalian lanjut dulu aja berantem nya aku mau masak buat kalian makan nanti" Ujar kagura sambil jalan ke arah dapur
__ADS_1
Skip...
Ke esok an hari nya Ruby sudah bisa masuk kelas. Ruby pun sebisa mungkin mengejar nilai nilai yang kurang lalu belajar mengejar pelajaran yang tertinggal selama dia koma. Karna sebentar lagi sudah mau ulangan untuk kenaikan kelas
Tidak lama kemudian pun bel istirahat berbunyi dan tiba tiba saja Miya masuk ke dalam kelas Ruby untuk memanggil Ruby
"Ruby... Bisa kita bicara?" Tanya Miya ke Ruby
"bicarakan soal apa ya?" jawab Ruby
"ini prifacy... Ayo ikut aku kita bicarakan di luar" Ujar Miya dan Ruby pun setuju untuk ikut dengan Miya
Miya pun berhenti di taman sekolah
"baiklah disini saja" ujar miya
"ok, mau ngomongin soal apa?"
"apa kamu dan Alucard balikan?"
"oh mau nanyain itu? Emang kenapa ya? Mau balik an atau ngga itu bukan urusan mu. Kamu udah sama estes kan? Wah... Hebat... Selamat ya"
"Aku masih menyukai Alu... Dan aku gak akan biarin kamu untuk selalu dekat dengan nya"
"Hei.... Tanpa di suruh dia sudah ku jauhin! Cuman dia nya aja yang emang seneng deket sama aku. Kenapa? Iri ya?"
"lo tuh bener bener ngeselin ya!" Ujar miya lalu menampar pipi Ruby
"Alu-kun gak se rendah itu! Dia gak mungkin ngejar ngejar cewe murahan kayak kamu! Sadar diri dikit dong!"
"Haah!? Murahan? Gak salah kamu ngatain aku begitu miya? Hei apa otak mu masih pada tempat nya? Ingat tidak jaman aku masih pacaran sama dia... Apa yang kamu lakukan dengan dia? Aku tau semua itu Miya... Alu tidak cerita tapi aku melihat secara langsung!"
"aku begitu karna menyukainya!"
"oh ya!? Tapi apa kamu sadar!? Tindak an mu itu membuat mu di rendah kan oleh laki laki! Maaf Miya aku bicara kenyataan!"
*sial! Aku gak bisa jawab kata kata nya! ngelunjak dia lama lama! Cewe murahan!* Ujar Miya dalam hati
"setidaknya dia langsung memilih ku kan dari pada kamu. Sakit hati ya? Kasian di mainin sama cowo" Ujar Miya
"iya karna aku akan membiarkan penggoda hanyut dengan yang tergoda. Maka dari itu kalian berhubungan tidak lama kan? Kasian haha sama sama gampang kepicut sama yang lain sih. Kalian tuh cocok.... Sama sama gampangan! Sudah ya aku ke kelas duluan! Bikin mood jelek saja membicarakan ini!" Ujar Ruby lalu berjalan ke arah kelas meninggalkan Miya
*kenapa dia jadi begini sih! Sudah bukan gadis polos lagi rupanya dia!? Bikin kesal!* Ujar Miya dalam hati sambil menatap Ruby yang berjalan menjauh dari nya
-----------------------------------------------------------
Sedikit info :
(Tsundere : 'Tsun' di sini berasal dari Bahasa Jepang, 'tsuntsun' yang mana artinya adalah jual mahal. Maka dari itu, tsundere sering digunakan untuk tokoh-tokoh yang sebenarnya tengah jatuh cinta namun jual mahal a.k.a, malu-malu tapi mau.
Di depan publik, para tsundere biasanya akan malu-malu untuk mengakui perasaannya. Bahkan mereka cenderung akan marah-marah dan mencoba untuk menunjukkan sifat 'jahat' pada orang yang dicintainya, meski sebenarnya di dalam hati berharap agar sang pujaan hati bisa memahaminya.)
------------------------------------------------------------------------
Hai semua yang udah ngikutin cerita ini sampe sekarang. Kalo kalian suka cerita tentang hero hero mobile legend kalian bisa cek cerita author yg berjudul "kagura School live" di jamin kalian juga pasti suka. Jgn lupa like sama komen nya ya. Trimakasih semua atas dukungan nya 😊
__ADS_1