I Am The Time Lord

I Am The Time Lord
Butterfly effect


__ADS_3

"Sungguh nak, aku bisa jelaskan!"


"Aku paham tuan. Anda tidak perlu terus menjelaskan hal seperti itu, setiap orang memiliki tipe-tipe berbeda." balas gadis pencuri sambil berjalan.


Harun tidak yang tidak dapat menyakinkan gadis pencuri sejak tadi, dia menghela nafas dan merasa salah paham ini akan terus berlanjut.


"Benar juga saya lupa berkenalan, nama saya Misa siapa nama Anda?" Misa melirik Harun sambil berjalan.


"Namaku Harun, gadis yang tidur ini bernama Luna." balas Harun.


Harun sambil mengendong Luna yang masih tidak sadarkan diri berjalan bersama gadis pencuri, mereka berdua berjalan menuju rumah pencuri. Dari pada rumah bila di gang kumuh, lebih bisa disebut tempat bernaung sementara mereka. Karena di gang sempit memiliki kehidupan yang terbilang kejam, di sana kebanyakan para kriminal kabur, preman atau orang buangan.


Tempat tujuan mereka sama dengan yang Harun dan Luna lalui sebelumnya, walaupun apa yang Luna lakukan mengirim kesadaran ke masa lalu beberapa jam sebelumnya. Pasti akan ada beberapa perubahan kejadian, Itu karena butterfly efek yang menyebabkan putaran waktu yang stabil, atau mengubah jalannya sejarah.


Kejadian yang berubah bisa jadi buruk atau baik tidak ada yang tahu. Harun walaupun seorang penguasa waktu, terkadang bingung dengan arah perubahan sejarah, itu sebabnya setiap melakukan perjalanan waktu dia berusaha tidak untuk terlalu jauh.


Atau Harun hanya mengirim kesadaran ke masa lalunya, biasanya untuk memperingati bahaya yang mengancam. Di dunia pertama bernama Chaos eternal Harun ingat, dirinya sering melakukan perjalanan waktu atau mengirim kesadaran ke masa lalu.


Dia melakukan itu untuk mengecoh musuh besar dari sang penguasa waktu, namanya sang paradox. Dia adalah keberadaan yang ada di setiap waktu, biasanya akan merusak aliran waktu dan sejarah. Tetapi sekarang Harun telah memenangkan pertempurannya dan saat ini dia bertujuan kembali ke bumi, walaupun harus sering salah alamat.


Kembali pada Harun, tidak lama kemudian akhirnya mereka berdua sampai di tempat Misa dan saudarinya, di sana terlihat kotak kayu menumpuk seperti sebuah penyangga, dengan terpal kain di atasnya. Di bawah terpal terlihat kasur sederhana, itu terbuat dari kain bekas yang di tumpuk hingga hangat dan empuk.


Begitu mereka sampai, Misa terlihat antusias segera pergi ke kasur seadanya. Kemudian mengangkat kain pada kasur sederhana, dia mengira saudarinya bermain petak umpet yang sering mereka lakukan.


"Eh! Tisa! dimana dia?" Misa terkejut karena saudarinya hilang.


"Misa, jangan begitu khawatir mungkin dia sedang pergi sebentar!" kata Harun berusaha menenangkan Misa.


"Tidak mungkin! kondisi tubuhnya yang sangat lemah membuat dia tidak dapat berjalan." balas Misa dengan tegas.


'Sial! aku memiliki firasat buruk!' pikir Harun.


Tepat setelah menjawab yang Harun katakan, gadis itu terdiam sejenak, kemudian dia memikirkan kemana Tisa saudarinya hilang. Tidak butuh lama akhirnya Misa menyadari sesuatu.


"Jangan bilang alkemis palsu itu?" kata Misa.


Benar saja firasat Harun, itu merujuk pada butterfly efek yang di sebabkan. Sebelumnya Misa dan Tisa dibunuh oleh kedua preman sewaan Alkemis, tetapi sekarang dia hilang dan Misa menduga ini perbuatan Alkemis.


Harun yang melihat perubahan pada kejadian masa lalu walaupun hanya sedikit, dia segera memikirkan beberapa solusi terbaik. Selain itu Harun juga kembali menggunakan temporal thought, tentu dalam batas satu menit pemikiran di setiap keberadaan dirinya.


'Sistem status!'


Ding!


[Menampilkan layar status!]

__ADS_1


____________________________________


Name : Harun Afendi


Race : Transcendent


Titel : God of time


Age : 200 tahun 90 hari 2 jam


Saved time : 189 tahun 200 hari 1 jam


Skill : [Princeps temoporis] [Prana manipulation] [Transcendent]


Fungsi system :


> Inventori


> Exchange


____________________________________


Setelah melihat layar status sudut mulut Harun sedikit terangkat dan kemudian menganguk, setelah itu dia kembali menutup layar status.


"Ini masih cukup!" kata Harun.


'Apa yang di pikirkan tuan Harun?' pikir Misa.


"Misa, kamu cukup tenang walaupun adikmu hilang tiba-tiba. Kamu dapat menyimpulkan dia di culik oleh alkemis, itu membuat saya sedikit takjub."


"Walaupun sebelumnya kamu terlihat sempat merasa panik, tetapi tidak apa-apa itu masih membuat saya takjub."


Setelah Harun mengatakan hal tersebut, dia kemudian membaringkan tubuh Luna di atas kasur seadanya secara perlahan. Kemudian dia menatap Misa dengan sedikit senyum di wajahnya.


"Misa, aku titip Luna sebentar! jangan takut kalau misalnya dia terbangun karena ada beberapa orang pengganggu. Luna- tidak maksudnya Zafkiel mengenalimu sebagai teman." seraya Harun bangun sambil berjalan menjauh dari Luna dan Misa.


"Maksud Anda apa? siapa Zafkiel?" tanya Misa dia heran dengan nama Luna yang Harun sebut Zafkiel.


"Dia hanya seperti kepribadian ganda Luna atau sisi lain Luna saat mengamuk, itu tidak penting!" balas Harun.


Mendengar jawaban Harun itu membuat Misa semakin bingung, dia ingat sebelumnya nama gadis cantik berambut putih perak adalah Luna, tetapi sekarang Harun menyebut sebagai Zafkiel.


"Eh? saya masih tidak paham, lalu anda ingin kemana?" tanya Misa melihat Harun berjalan semakin jauh.


"Mau membawa kembali adikmu!"

__ADS_1


Segera setelah Harun mengatakan hal itu, dia menggunakan temporal accelerate seratus kali pada dirinya. Harun juga menggunakan prana pada saat yang sama, dia melakukan itu hanya untuk menghemat waktu dan prana untuk sebagai tambahan.


Harun dalam pandangan Misa seperti hilang begitu saja, padahal tidak! dia hanya bergerak lebih cepat hingga tidak terlihat pada mata manusia normal.


...


"Jadi disana tempatnya?"


Harun berdiri di atas atap sebuah bangunan dekat dengan persembunyian alkemis, letaknya masih di gang kumuh. Dari pada tempat persembunyian lebih ke arah sebuah lab rahasia. Harun menduga orang itu sering melakukan malapraktik pada pasien atau orang lain yang tidak beruntung.


Tempat persembunyian alkemis adalah sebuah rumah yang terbengkalai di tengah gang kumuh, tempat itu sangat tersembunyi dari jalan kota. Harun menduga alkemis yang sengaja mendesain tempat itu, bisa saja di lakukan dengan membayar beberapa orang ataupun ada orang di belakangnya.


Kata orang yang di belakang merujuk pada pendukung alkemis melakukan eksperimen. Harun belum tahu siapa pendukungnya, karena dia belum lama di dunia Aldera.


Tetapi yang pasti mereka atau dia bukan orang biasa, bisa saja dari bagian pemerintah seperti bangsawan.


"Saya sudah memastikan dengan mataku saat perjalanan ke tempat ini, selain butterfly effeck di tempat ini, saya melihat masih ada di tempat lainnya."


"Jelas, itu karena sudah lebih dari dua kali perjalanan waktu di gunakan. Perjalanan waktu bila di gunakan secara asal dan seenaknya sangat berbahaya, walaupun cuma mengirim kesadaran ke masa lalu."


"Itu masih memicu terjadinya perubahan pada kejadian di masa lalu, akibatnya bisa sangat buruk! aku sebagai penguasa waktu tidak dapat membiarkanya."


Begitu mengatakan hal tersebut Harun menggunakan temporal summon eksistensi, dia memanggil keberadaan dirinya di setiap satu menit ke belakang. Teknik ini bisa disebut mengkloning dirinya, dia membuat enam puluh klon muncul di sekitar Harun.


"Kalian tahu tujuanku bukan?" tanya Harun.


Tanpa sepatah kata berbicara klon langsung pergi, mereka terbang menggunakan skill temporal aura. Itu adalah skill yang dapat dapat membuat pengguna mengelilingi diri mereka sendiri dalam energi waktu. Biasanya Harun gunakan untuk dapat terbang dengan mengangkat dirinya sendiri dalam auranya


Klon Harun tanpa tubuh asli jelaskan apa yang harus mereka lakukan, sudah pergi menjalankan tugas. Karena mereka masih Harun yang sama, hanya berbeda beberapa detik, sehingga tanpa bicara sudah paham.


Harun mengirim para klon untuk memperbaiki kejadian yang menyimpang di dunia Aldera, kemudian untuk sisanya Harun kirim untuk pergi berburu mendapatkan lebih banyak cadangan umur.


Ding!


[Mendeteksi, menurut perhitungan sistem pendapatan umur akan melimpah terlalu banyak, apa tuan ingin membulatkan bilangan agar lebih mudah?]


"Bulatkan ke angka miliar tahun, kemudian tahan sebelum aku memintanya."


[Dimengerti!]


"Baiklah, selajutnya kita urus alkemis itu dan seseorang pengunjung lainnya nanti."


Setelah mengatakan hal tersebut Harun langsung turun, dia melompat ke depan lab rahasia milik alkemis.


___________________________________

__ADS_1


Catatan.


Butterfly effect adalah istilah dalam teori kekacauan, itu berhubungan dengan ketergantungan yang peka terhadap kondisi awal di mana perubahan kecil pada satu tempat. Terjadi dalam suatu sistem taklinear dapat mengakibatkan perbedaan besar pada keadaan kemudian.


__ADS_2