
Mahluk berwujud humoid berwajah jam yang sebelumnya Harun panggil, dia berlutut di dihadapan Harun.
Itu terlihat seperti seorang kesatria meyambut kedatangan seorang raja, atau sebaliknya seorang ksatria bertemu dengan rajanya.
Mungkin bisa anda katakan itu adalah sikap hormat dari mahluk humanoid berwajah jam terhadap Harun yang lebih superior.
"Zafkiel, merasa terhormat pada anda karena telah memanggil saya yang mulia penguasa waktu!" kata Zafkiel.
"Zaki, hentikan formalitas! Itu membuatku malu kamu tahu? aku memanggilmu keluar dari artefak untuk memberimu tugas menjadi penjaga anak ini." kata Harun.
Setelah mengatakan hal tersebut Zafkiel bangun dari posisinya, dia segera menghadap Harun di depannya namun dengan semua jarum jam mengarah ke angka enam.
"Zaki? nama itu agak membuatku merasa aneh, apa boleh anda memangil nama asli saya?" tanya Zafkiel.
"Baiklah, Zafkiel sang penjaga waktu! dengan namaku, aku memberi perintah jaga gadis bernama Luna dengan nyawamu sebagai taruhan!"
Mendengar titah Harun, dengan cepat Zafkiel melakukan posisi menunduk secara hormat seperti sebelumnya.
"Perkataan Anda adalah perintah bagi saya!"
Sambil mengatakan hal tersebut perubahan pada lingkungan kembali normal, itu seperti tidak terjadi apapun sebelumnya. Kemudian untuk tubuh Zafkiel berubah menjadi partikel energi berwarna emas.
Partikel emas terbang melayang itu menuju Luna yang sedang tertidur pulas, lebih penting Luna sama sekali tidak sadar apa yang terjadi selama tidur.
Bahkan tidak tahu kalau Harun memberikan Luna sedikit kemampuan menggunakan kekuatan waktunya. Dan juga Harun sempat memberikan blessing God of Time miliknya sebagai pelindungan kedua.
Tidak lama semua cahaya telah diserap oleh Luna, rambut biru panjang Luna berubah warna menjadi putih perak yang sangat indah dan halus.
Ding!
[Tuan, anda telah memberikan pelayan dan blessing God of time pada Luna, sistem sudah menduga anda memiliki fetish gadis kecil!]
[Sebagai tindakan pencegahan sistem akan memanggil FBI bila diperlukan, biarkan sistem menghubungi mereka!]
Mendapati notifikasi sistem, wajah Harun menjadi lebih kesal dia menunjuk jari pada sistem dan membentaknya.
"Sembarang! sistem aku melakukan semua ini untuk menanggulangi tindakan pencegahan dari bahaya!"
Setelah mengatakan hal tersebut Harun menghela nafas, untuk sistem dia kembali hilang dari pandangan Harun.
"Tetapi akhirnya selesai satu tugas, baiklah kalau begitu selanjutnya membuat kereta kuda untuk kendaraan."
Harun segera merantangkan tangan kanannya, tiba-tiba energi berwarna hijau muncul kemudian berkumpul di hadapannya.
Itu membetuk sebuah kereta kuda mewah seperti seorang bangsawan berwarna merah dan emas, kereta tersebut terlihat sangat mewah bahkan dapat membuat keluarga kerajaan lainnya menjadi iri.
"Baiklah selajutnya kuda bukan? kereta kuda tanpa ada kuda akan terlihat mencurigakan bukan?"
__ADS_1
Sambil mengatakan hal tersebut Harun mengeluarkan sebuah tongkat hitam dari inventorinya.
"Regasus : Dragon of time, keluarlah!"
Cahaya berwarna putih keluar dari tongkat yang di pegang dia, itu langsung membentuk seekor naga besar dengan warna emas pada sisiknya.
Naga tersebut berukuran sepuluh meter dengan sayap membentang sejauh tiga puluh meter, mata naga tersebut berwarna hijau dengan pupil jam organik angka romawi.
Tampilannya sangat mengintimidasi musuh mereka, sekali tatapan cukup merusak moral prajurit yang menantangnya.
"Grr!"
Regasus mengeram pada Harun, dia tampak kesal karena suatu hal dan Harun paham akan hal tersebut.
"Rega, aku mengerti kamu pasti kesal karena tidak pernah aku elus bukan?" kata Harun tersenyum melihat tingkahnya.
"Grr!"
"Ya, baiklah mari aku elus jangan ngambek begitu! aku bukan melupakanmu tapi karena beberapa alasan tidak aku panggil paham?"
Harun mulai mengelus kepala Rega dengan lembut walaupun memiliki sisik yang keras, tapi Rega merasa itu sudah cukup walaupun tidak terasa sama sekali.
Yang dia rasakan saat Harun mengelusnya adalah kehangatan, untuk naga yang memiliki kekuatan waktu pastinya kesepian menjadi masalahnya.
Cerita singkatnya.
Dahulu saat kunjungan salah alamat Harun yang ke tujuh, dia saat itu berada di dunia para naga tinggal.
Naga itu adalah sang naga yang memiliki kekuatan sama seperti Harun, kekuatan yang dapat memerintah waktu tapi dalam batasan tertentu.
Tidak lama Harun mengelus kepala Regasus naga waktu, dia memberikan perintah untuk menjadi kudanya.
"Grr."
Dalam sekejap Regasus berubah menjadi seekor kuda bewarna putih, kemudian Harun mengikat pelananya pada tarikan kereta kuda.
"Penjaga, kereta kuda dan kudanya sudah, lalu apa aku butuh kusirnya? tapi siapa yang cocok untuk itu? semua pelayanku yang aku pungut bar-bar!"
"Walaupun tidak untuk keduanya! yang satu manja dan satunya agak fanatik padaku, apa mungkin aku harus membuat pelayan baru?"
Harun menaruh jari tangan kanannya dibawah bibir sambil merenung, dia saat itu sedang berpikir apa harus membuat pelayan.
"Buat sajalah! kali ini lebih lemah! agar tidak terlalu bar-bar!"
Memutuskan membuat pelayan baru, Harun berdiri tegak, setelah itu dia menyayat sedikit jarinya hingga terluka saat itu Harun langsung merentangkan tangan kanannya di depan.
Dia kemudian menghimpun energi prana dan transcendent, di waktu bersamaan Harun melafalkan sebuah mantra pemanggilan mahluk lain.
__ADS_1
"Aku sang penguasa waktu, aku memanggil lorong waktu tanpa batas. Muncullah di hadapanku dan bawa mahluk yang terikat takdir menjadi prajuritku!"
Seketika pusaran energi dalam jumlah besar terbentuk di hadapan Harun, dari sana secara perlahan keluar seseorang laki-laki.
Penampilannya pria muda tampan memiliki rambut hitam dengan baju armor berwarna emas, dia membawa pedang di pinggangnya seperti seorang ksatria.
Setelah muncul pria tersebut menaruh tangan kiri di dadanya, dan sedikit membungkuk sebagai hormat kepada yang lebih tinggi posisinya.
"Saya Haro Avian Heat Raizen, memberikan hormat kepada anda penguasa waktu, saya sangat bersyukur kepada anda yang mau membebaskan saya dari lorong waktu."
"Saya mendapatkan kondisi itu karena penghianat pada rekan saya saat setelah penaklukan raja iblis, saya di tusuk dari belakang dan di jebak dalam penjara lorong waktu di dunia ini" kata Avian menjelaskan keadaannya.
Namun, mendengar penjelasan panjang lebar keadaan dirinya pada Harun membuat wajah Harun berubah.
Harun merasa mual mendengar cerita nya, dia sangat sering mendengar hal yang sama berulang kali. Harun bergerak sebelum Avian terus melanjutkan ceritanya, dia menyentuh pundak Avian.
"Cukup! aku terlalu malas mendengar kamu bercerita itu terlalu panjang! singkatnya kamu Hero yang di jebak bukan?"
"Baiklah, kamu sekarang telah menjadi salah satu pelayanku, tapi kamu yang paling lemah dari yang lainnya!"
"Dan karena kamu Hero seharusnya tahu cara menggunakan kertas kuda bukan? aku malas mengendarainya jadi itu adalah tugasmu."
"Saya merasa terhormat!" balas Avian kepada Harun.
Setelah dirasa semua sudah komplit Harun segera naik ke dalam kereta kuda bersama Luna yang tidur di dalam pelukannya. Dia memindahkan sebelum itu memindahkan tangan yang menggendongnya.
Dengan kata lain Harun asli menggendong Luna yang sedang tertidur pulas, dan untuk klonnya sudah di hilangkan.
Avian yang menjadi kusir kuda, dia duduk di tempat kemudi, setelah itu memerintah kuda untuk jalan dan saat itu Harun melakukan langkah pertama di dunia Aldera.
Dia mulai perjalanan untuk mengumpulkan lebih banyak waktu, tetapi sebelum itu dia hendak ke kota terdekat dan melakukan beberapa hal.
Yaitu hendak mengajar Luna menggunakan kekuatan waktunya, melatih dia memakai energi lain dalam tubuhnya dan mengajarkan Luna tentang hal lainnya.
Yang pertama.
Harun hendak mengajari Luna menggunakan kekuatan waktunya, cara melambatkan benda atau mempercepat pergerakan, cara kembali ke masa lalu atau pergi ke masa depan dan menggunakan waktu sebagai senjata atau defensif dirinya.
Dia merasa melatih Luna menggunakan kekuatan waktun akan sangat berguna, itu pasti nanti dia akan mengajarinya.
Yang kedua.
Harun hendak melatih Luna menggunakan energi roh, karena berpikir itu energi yang cocok untuknya. Harun mendapatkan cara seseorang menggunakan energi roh dari dunia ke tiga, tapi dia tidak cocok dengan energi itu.
Sehingga tidak dapat menggunakannya dan memilih menggunakan prana, karena itu lebih cocok dengannya.
Terakhir yang ketiga.
__ADS_1
Harun hendak mengajari semua pengetahuan yang dia miliki, dia merasa itu akan penting untuk Luna belajar banyak hal.
Dan dari semua itu ada satu hal yang sangat penting! Harun melakukan semua itu sebagai pencegahan, karena dia tidak tahu mungkin saja sistem akan memberikan alamat yang salah.