I Am The Time Lord

I Am The Time Lord
Contrak


__ADS_3

Terlihat pak tua itu membaca selembar kertas di tangannya, itu adalah selembar kertas yang berisi kontrak perjanjian dengan Harun.


Pak tua itu saat membaca kontrak terlihat dengan wajah yang penuh ragu, karena apa yang tercantum di dalam kontrak sangat memberatkan dirinya. Permintaan yang begitu menuntut satu sisi, itu sangat memberatkan.


____________________________________




Pihak B harus menuruti semua permintaan pihak A, tidak peduli apapun itu.




Pihak A memiliki kendali penuh pihak B termasuk hidupnya.




Konsekuensi melanggar kontrak dari pihak A, pihak B akan di hukum berat, kematian dengan penuh siksaan.




Pihak A akan memberikan 100 tahun usia sebagai jaminan, dan membuat tubuhnya lebih muda.




____________________________________


'Kontrak ini sangat berat sebelah! saya tidak tahu apa dapat melakukannya?' pikir Alkemis itu.


...


Harun sendiri tidak peduli dengan pak tua itu yang membaca isi kontrak dengan detail atau tidak, karena dia sudah tahu pasti Alkemis itu akan memberikan tanda tangan.


Untuk Harun di sana dia sambil duduk dan mengendong Tisa, selain itu juga mengelus kepalanya dengan hangat. Selain itu dia juga memulihkan umur Tisa yang pendek, dia memberikan sebanyak 50 tahun.


Walaupun Harun sudah memberikan usia tambahan pada Tisa, dia tetap tidak sadarkan diri. Gadis kecil itu masih tertidur pulas.


Tidak lama setelah Harun memberikan usia tambahan pada Tisa, dia memfokuskan penglihatan mata kirinya.


____________________________________


Name : Tisa


Race : Manusia


Age : 5 tahun 20 hari 25 jam


Saved time : 51 tahun 1 hari 1 jam

__ADS_1


____________________________________


'Hm, sekarang tersisa masalah terakhir nantinya' pikir Harun.


Tepat setelah Harun berpikir seperti demikian pak tua itu sudah memberi tanda tangan pada kontrak, seketika tubuhnya melayang di udara di sana juga sebuah energi kehidupan masuk kedalam tubuhnya. Energi itu adalah energi waktu, dan tentu saja itu berasal dari Harun yang melalui perantara kontrak.


Salah satu kekuatan Harun selain dapat memberikan usia pada orang lain secara langsung, dia juga dapat memberikannya melalui kontrak sebagai perantara. Kontrak adalah kesepakatan yang tidak boleh di langgar, bila tidak konsekuensinya sangat gila.


Untuk Harun sendiri dia sering menggunakan ini di beberapa dunia sebelumnya, contoh dunia ke dua Etherium. Di sana Harun pernah memberikan kontrak pada manusia di sana. Dan akibatnya manusia itu memiliki umur yang panjang, tetapi terikat kontrak dengan Harun.


"Ini kekuatan waktu?"


Begitu mengatakan hal tersebut keriput pada tubuhnya, dan rambut jarang dengan warna uban kembali pulih menjadi pirang. Dirinya yang sekarang tampak menjadi lebih muda, seperti pria berusia 20 tahun.


Harun menoleh melihat perubahan pada tubuh Alkemis, dirinya segera memfokuskan penglihatan pada mata kirinya.


____________________________________


Name : Gerland Arton


Race : Manusia


Title : Alchemy


Age : 50 tahun 90 hari 2 jam


Saved time : 101 tahun 20 hari 5 jam


(Terikat kontrak dengan penguasa waktu.)


____________________________________


Saat membaca status milik Gerland, sebuah notifikasi dari sistem muncul. Di sana Harun sedikit terkejut, kemudian dirinya tersenyum.


Pak tua itu tanpa sengaja melihat Harun tersenyum, tetapi setelah apa yang di alaminya tidak berani bertanya. Namun dia memberanikan diri, dia meneguk ludah sesaat dan angkat bicara.


"Tuan ini? apa saya tampak lebih muda?"


"Benar, saya memberikan sesuai yang tertera di dalam kontrak bukan? balas Harun.


"Anda benar, tetapi maaf lancang. Saya ingin bertanya apa saya bisa menggunakan kekuatan waktu seperti Anda?"


Mendengar perkataan Gerland, seketika sudut alis kirinya Harun sedikit terangkat. Gerland yang mendapat respon seperti itu seketika membuat jantungnya berdebar ketakutan.


'Sial, ini buruk!' pikir Gerland.


Dirinya takut mendapatkan masalah, itu karena lancang seenaknya bertanya tentang kekuatan. Padahal seharusnya dirinya harus puas dengan usia tambahan, dan tentu saja di kembalikan masa mudanya.


"Haha, anda sungguh tidak sabar!" balas Harun.


Harun tersenyum dan sedikit tertawa kecil mendengar apa yang Gerland katakan yang menyinggung kekuatan waktu. Tentu saja berbeda dengan Gerland, dirinya menunduk karena rasa malu.


"Maafkan saya, maaf karena lancang!"


"Tidak penting!" balas Harun seraya bangun dari tempat duduk.


Harun bangun sambil menggendong Tisa yang tertidur, setelah itu dia memanggil klon dirinya kemudian mengalihkan gendongan pada klon dirinya.

__ADS_1


Tentu saja Gerland yang di tempat kejadian sempat terkejut, karena muncul orang yang sangat mirip dengan Harun, dan itu muncul begitu saja seperti teleportasi.


Kembali pada Harun setelah mengalihkan gendongan pada klon, dia masukkan tanggan pada inventori. Setelah itu mengeluarkan sebuah belati berwarna gelap sepanjang sepuluh centi meter. Bentuk mata pisau belati sangat unik dan terkesan aneh, pegangannya di buat seperti dapat menyimpan sesuatu itu terbuat seperti bahan kaca.


...


..


"Tuan, ini apa?" tanya Gerland.


"Benda ini bernama Sand of time, dengan ini kamu dapat mengontrol waktu." balas Harun.


"Lalu bagaimana cara saya menggunakan ini?" kembali Gerland bertanya.


"Kamu lihat pasir emas di dalam pegangan? ini adalah pasir waktu, tentu pasir ini bisa habis, tetapi bisa kamu isi dengan merampas usia orang lain."


"Dan juga untuk penggunan lebih lanjut, kamu harus mempelajari sendiri." jelas Harun.


Gerland yang mendengar penjelasan Harun dia menganggukkan kepalanya, untuk Harun setelah mengobrol sebentar, dia berjalan keluar lab. Harun kemudian menoleh ke arah langit, di sana tiba-tiba waktu sekitar terhenti, dan sebuah pedang besar muncul begitu saja.


Whus!


Dari arah pedang rakasa itu, benda tersebut menuju Harun dengan gerakan menusuk. Melihat itu Harun tersenyum, dia mengangkat tangan nya.


"Oh, kalian berkunjung sangat ramah!"


Seketika pedang langsung berhenti bergerak, itu mengambang di langit tanpa adanya pergerakan sedikitpun. Di dalam ruangan Gerland terkejut bukan main, dia hanya sekedar sedikit penasaran melihat dari jendela tidak tahu tiba- tiba sebuah pedang rakasa menuju tempat persembunyian.


Saat ini Gerland sangat ingin keluar tetapi tidak berani, itu karena sebuah perasaan yang begitu menindas di rasakan dalam batinnya. Perasaan itu seperti di tatap oleh seseorang yang begitu besar, dan tidak dimengerti mahluk fana.


"Tuan, itu apa?"


"Hanya pengurus dunia ini, bukan hal penting! jangan di pikirkan. Kamu bila tidak ingin mati sebaiknya bersembunyi saja." balas Harun.


"Tuan!"


Sebuah suara teriakan gadis terdengar dari sedikit dekat dengannya. Harun familiar dengan suara itu dia kemudian menoleh. Dia melihat Luna tetapi dia terlihat berbeda, pupil mata Luna berwarna emas dipunggungnya terdapat jarum jam yang tersusun menjadi seperti sayap.


Selain itu Luna tidak datang sendiri, dia datang bersama Misa, lebih tepatnya Luna mengendong Misa dengan gaya putri raja, tentu saja Misa yang di gendong merasakan rasa malu.


'Aah, ini memalukan!' pikir Misa.


"Tuan, boleh saya tahu apa yang terjadi?" tanya Luna.


"Oh, sepertinya ada yang tidak suka dengan keberadaanku di dunia ini." balas Harun.


Luna mengigit sedikit bibirnya karena kesal, dia langsung menoleh ke langit. Di sana langit cerah berawan seketika menjadi gelap, di kejahan mereka berada suara dan suasana keramaian di kota menjadi senyap karena aliran waktu terhenti.


"Other God, apa tujuanmu memasuki duniaku?"


Terlihat sesosok wanita memakai gaun putih perak, dia memiliki mata berwarna kuning seperti emas, rambutnya berwarna kuning emas yang sepanjang punggung, wajahnya sangat cantik dan juga memiliki tubuh ideal seorang wanita.


Selain itu di punggungnya terdapat empat pasang sayap besar berwarna perak, dia juga tidak sendirian di dekatnya terlihat dua orang melayang di langit. Mereka mengenakan zirah armor seperti dari emas


"Tujuanku? tentu saja tidak ada, disini aku hanya salah alamat dan hendak menetap sebentar apa tidak keberatan?" tanya Harun.


____________________________________

__ADS_1


Catatan :


Other God : dewa luar atau dewa jahat


__ADS_2