I Am The Time Lord

I Am The Time Lord
God and other God


__ADS_3

"Menetap sementara? kau pikir aku percaya? kalian other God sama saja." kata wanita itu.


'Sepertinya ini akan sulit!' pikir Harun.


Harun melihat ke langit, di sana ada God of Aldera yang tidak menyukai kedatangannya. Tentu saja dia tidak akan suka, karena Harun bisa di bilang Dewa luar.


Untuk penguasa dunia tersebut bila bertemu penguasa luar lainnya, itu sudah dipastikan akan memicu perang di kedua belah pihak.


"Kamu pasti Sera bukan? ayolah saya tidak akan lama di tempat ini, serius!" bujuk Harun.


Sera tidak mendengar perkataan Harun, dia mengangkat tangan kanannya memberikan perintah pada salah satu prajurit berbaju zirah seperti emas.


Mereka adalah sang penjaga dari penguasa dunia Aldera, biasanya mereka di kenal dengan julukan kesatria surgawi. Sesosok yang hanya ada untuk melindungi sang penciptanya, bahkan dapat mengorbankan diri mereka bila di perlukan


Mengikuti perintah Sera sebagai penguasa mereka, dia bergerak sangat cepat melesat sambil menghunuskan pedangnya, bilahnya seperti sepektrum pelangi berwarna warni.


Bilah pada pedang itu di buat menggunakan bahan mitril, itu bahkan dapat melukai mahluk transcendent seperti Harun.


Prajurit surgawi menuju Harun berdiri dengan niat membunuh yang besar, itu memberikan tekanan pada Luna maupun Gerland maupun orang lain yang di dekat Harun.


Untuk Harun dia tidak terpengaruh, dengan santai dia mengangkat tongkatnya dalam posisi bertahan. Harun melakukan itu karena memang sengaja, dia hanya ingin mengetes seberapa kuat anak buah musuh.


Swis!


Crank!


Blar!


Boom!


Ledakan sangat keras dari benda tumpul dan tajam di hantam, itu langsung menyebabkan gelombang besar yang membuat ruang di sekitar sedikit terdisorsi dan menghempas segala sekitar, entah termasuk bangunan maupun warga tidak bersalah.


Mereka semua terkena imbas gelombang dari serangan mereka berdua, selain itu Gerland, Luna, Misa dan Tisa juga terkena imbasnya. Mereka terpempas jauh dari Harun, itu juga membuat mereka terluka patah tulang atau luka dalam.


Kekuatan gelombang tidak berhenti sampai di sana, itu menjadi meluas hingga satu kota tempat mereka berada saat ini juga hancur, itu juga menewaskan banyak korban tidak bersalah lainnya.


'Hm? sepertinya ini tidak bisa di biarkan.' pikir Harun.


Harun melihat kekuatan gelombang terus meluas, dia paham bila tetap melakukan hal ini tidak akan berhasil. Saat ini dia menjadi agak jengkel dengan sifat God of Aldera, urat pada keningnya mengerut.


"Hentikan, dasar bodoh!" kata Harun.


Saat itu Harun mengubah posisi bertahannya, dia mengarahkan serangan Kesatria surgawi ke atas langit, seketika gelombang kejut serta kesatria surgawi terhempas ke langit. Dan hal ini menghentikan gelombang serangan mereka sebelumnya.


"Sepertinya kalian gak bisa di ajak ngobrol, oke saya paham! saya hajar kalian terlebih dahulu baru paham."


"Sistem, tunjukkan status!"


Ding!

__ADS_1


[Menampilkan status!]


____________________________________


Name : Harun Afendi


Race : Transcendent


Titel : God of time


Age : 200 tahun 90 hari 2 jam


Saved time : 5,679,860,90 tahun 300 hari 20 jam


Skill : [Princeps temoporis] [Prana manipulation] [Transcendent]


Fungsi system :


> Inventori


> Exchange


____________________________________


"Hm? sungguh banyak, itu bagus! sistem mari kita menggila kembali." seraya Harun tersenyum melihat layar status.


Ding!


[Dengan otoritas tuan rumah terhormat, sistem mengembalikan semua skill sejati penguasa waktu yang di simpan dan di segel.]


[Skill : Temporal Dimension.]


[Skill : Crono Manipulation.]


[Skill : Horokinesis.]


[Skill : Tempokinesis.]


[Skill : Fourt Dimension.]


[Skill : Temporal Continnum.]


[Skill : Fragment Alteration.]


[Skill : Dimension of Time.]


[Skill : Temporal Art.]


Ding!

__ADS_1


[Semua skill yang di segel di dalam memori sistem telah kembali pada host, sistem mengucap selamat bersenang-senang!]


"Dengan senang hati sistem." balas Harun.


Seketika itu aura pada tubuh Harun menjadi jauh lebih mengerikan, itu membuat semua ruang dan waktu ikut terdistorsi. Karena Harun saat ini sudah mengembalikan semua kekuatannya, dia kembali di saat masih berada di dunia Eternal Chaos.


Eternal Chaos adalah dunia pertama yang dia datangi dan tempat yang penuh kekacauan pertempuran, dunia itu juga awal dari perjalanan dirinya sebagai penguasa waktu.


Sera yang mendapati hal itu terkejut tidak main, dia juga sempat terdiam. Punggungnya basah dengan keringat dingin, dia sekarang seperti di tatap oleh waktu kematian.


"Ap-apa ini? tidak mungkin dia other god lemah sebelumnya, ini mustahil! kekuatan yang sungguh gila!"


"Perasaan ini apakah tertekan? ini mustahil! aku adalah Goddess of Aldera, tidak mungkin ketakutan di hadapan mahluk hina itu!"


Saat ini Sera menjadi ketakutan di hadapan Harun, sekarang dia merasa lebih kecil dari Harun. Dan tentu saja sebagai yang lebih besar dari Sera itu dapat dengan mudah Harun injak seperti serangga.


Untuk Harun yang melihat reaksi Sera dia tersenyum kecut, kemudian merentangkan kedua tangannya.


Seketika kota yang hancur karena gelombang hempas sebelumnya kembali seperti semula, itu seperti tidak terjadi apapun. Semuanya termasuk bangunan, para korban yang tewas maupun Gerland, Luna, Tidak dan Misa yang terhempas kembali pada posisi awal mereka.


'Ini, kekuatan yang merestorasi waktu? bagaimana bisa dia yang lemah menjadi begitu kuat?'


'Jelas, other god ini sangat tidak biasa!'


Sera melihat kekuatan Harun yang memperbaiki kejadian masa lalu, ini memang mirip seperti mengulang kembali kejadian masa lalu di satu titik dan seperti kembali ke masa lalu, nyatanya ini berbeda. Seperti yang di katakan Sera sebelumnya, apa yang Harun gunakan adalah merestorasi ulang waktu ke saat sebelum sebuah wilayah di hancurkan.


...


Kembali pada Harun sudah secara sempurna merestorasi ulang waktu, dia mengangkat tangan kirinya. Seketika muncul sebuah jam pasir dengan lingkaran waktu di sekitarnya, itu terlihat seperti wajah jam dengan angka analog dan romawi tercampur dan berputar terus menerus.


"The Validation Secret of Time."


"First Clock : World no sleep!"


Begitu Harun mengatakan hal itu persepsi ruang menjadi terdisorsi sebentar, setelahnya lingkungan sekitar menjadi berubah. Seketika kota barat abad pertengahan kini berubah menjadi kota dengan gedung memiliki gear dan mesin uap menempel pada bangunan dengan waktu tengah malam.


Karena itu tampak dari langit juga telah berubah menjadi gelap, dan di hiasi dengan cahaya remang dari kota aneh ini.


Tetapi selain gedung gedung dengan gear dan mesin uap yang menempel, di sana juga terdapat banyak jam berjenis apapun di sekitar. Semua ini membuat pemandangan seperti kota steampunk dengan jam di segala tempat, itu hampir seperti latar sebuah game horor.


"Ini pesepi ruang berubah? bagaimana bisa?"


Sera terkejut dengan perubahan pada ruang sekitar, dia merasa sebelumnya berada di dunianya 'Aldera.' Tetapi kini hubungan antara dunia Aldera dan dirinya terputus begitu saja, dan akibatnya kekuatan aslinya melemah.


"Two Clock : Working no end!"


Tiba-tiba setiap gear dan mesin uap pada kota steampunk bergerak, itu berputar dan berasap. Kepulan asap putih menyerbuk dari setiap bangunan, itu membuat pemandangan manjadi berkabut seketika.


Tepat itu terjadi tiba-tiba Sera mengalami sesak nafas, sebuah tekanan begitu berat muncul dari dalam dadanya. Umumnya para god sangat tidak membutuhkan udara untuk bernafas, namun berbeda jika itu di pengaruhi god lainnya.

__ADS_1


Harun yang memang mahluk transcendent atau bisa dibilang God, tentu saja dapat menggunakan kekuatan itu. Kekuatan yang mempengaruhi realitas sekitar, memilih memotong atau merubahnya itu sangat mudah.


Akibat dari apa yang Harun lakukan tidak lama Sera kehilangan keseimbangannya di langit, dia langsung terjatuh ke bawah itu juga dengan Heavenly warior yang tersisa.


__ADS_2