
Setelah berkumpul dengan Edo dan Farel, Rachel mengajak mereka berdua beristirahat di tempat yang sudah dipersiapkannya sebelum menyelamatkan Edo
- Ke Esokan Harinya -
"Sepertinya aku tidak punya pilihan lain selain menghubungi papi" lirih Rachel
Rachel pun mengirimkan pesan kepada Satrio sebelum membangunkan Farel dan Edo yang masih nyenyak tertidur walaupun sempat mengeluh karena harus tidur berbantalkan batang pohon
"Farel Edo ayo cepetan bangun kalo gak kita bisa ketangkep ini" kesal Rachel karena sudah sepuluh menit dia membangunkan mereka dan tidak mendapatkan apa apa
"kalo Lo berdua gak bangun juga pas hitungan ketiga gue tinggal" ancam Rachel
satu
.
.
.
.
.
dua
.
.
.
.
.
ti
sebelum Rachel selesai menghitung Farel dan Edo langsung berdiri walau mata mereka masih terpejam
"bos gue udah nemuin para bocah sialan itu bos" tiba tiba ada yang berteriak di dekat semak semak
"gawat, Farel Edo cepet bangun kita harus kabur kalo gak nanti kita bisa ketangkep" ucap Rachel sambil menyeret mereka berdua untuk berlari
"Kan Lo bisa ngehajar mereka Hel" ucap Farel santai tapi masih berlari mengikuti Rachel
"bener itu Hel" ucap Edo menimpali
"kalo gue ngajar mereka Lo berdua yang di tangkap, makanya Lo berdua itu jadi cowok gak bisa di andalin banget sih" kesal Rachel dengan wajah yang sudah mulai cemberut dengan bibir sedikit di majukan
"Berhenti woi anak anak sialan" teriak Deni
"bos mending kita ngejar mereka nya naik mobil aja bos" saran Beni
Akhirnya mereka bertiga naik mobil dan terlibat aksi mengejar Rachel, Farel dan Edo
__ADS_1
"Hel kita bagi tiga aja Lo lari di atas Edo lari di bawah biar gue yang di tengah" instruksi Farel
"oke tapi kita gantian" ucap Edo yang juga di setujui oleh Rachel
......................
"Pi Nanda ada kasih kabar gak?" tanya Amanda khawatir
"ada sayang" ucap Satrio Dangan nada lembut
"apa kata Nanda sayang? Nanda baik baik aja kan? Nanda butuh bantuan ya sayang? cepet bantuin sayang" ucap mami Sarah tidak memberikan kesempatan untuk papi Satrio menjawabnya karena terlalu khawatir akan keadaan putrinya tercinta
"mami tenang dulu itu papi gak punya kesempatan untuk jawab" protes Adnan
"iya mami ini nanya kok langsung banyak aku yang denger aja bingung mau jawab yang mana dulu apalagi papi" Ucap Amanda ikut protes
"ya maaf mami kan khawatir sama keadaannya Nanda" ucap Sarah dengan wajah memelas
"heh sudah sudah jangan ribut lagi, Nanda bilang mereka masih di kejar meskipun sudah keluar dari hutan tapi jalannya sepi jadi masih bahaya" ucap Satrio
"ya udah Pi buruan kirim anak buah papi buat lindungi Nanda!" ucap Mami Sarah, Amanda dan Adnan hampir bersamaan
"sudah papi kirim jadi slow aja"
......................
"papa sudah lapor polisi belum pah"
"sudah ma, bahkan ni ya mah tadi pak Satrio hubungin papah lagi katanya lima menit lagi mereka akan pergi dengan anak buahnya untuk membantu langsung menangkap penculiknya"
"iya mah karena itu kita harus banyak banyak bersyukur"
......................
"Farel Edo kita harus bertahan, sebentar lagi ortu kita bakal datang" ucap Rachel menyemangati
"Rachel tuker" Rachel dan Edo pun bertukar tempat menjadi Rachel yang di tengah Edo yang di bawah
"bos tancap gas aja bos nanti mereka bisa kabur kalo pelan kek gini" ucap Beno
"kalo mereka ketabrak nanti kita gak bisa dapet duit" ucap Deni
"gak bakal bos asal kita hati hati" ucap Beno meyakinkan dan akhirnya Deni pun tancap gas
"Rachel awas" teriak Edo
"AAaa.." teriak Rachel ia ingin berlari menghindar tapi anggota badannya terasa berat untuk di gerakkan
"bos rem bos kalo gak kita bakal nabrak tu anak" ucap Beni tapi karena rem juga butuh proses dan akhirnya tabrakan itu tidak bisa di hindari bahkan tabrakan itu sangat keras
Brak
"Rachel"
Farel langsung berlari ke arah tabrakan tanpa peduli apakah dia akan tertangkap atau tidak karen mengkhawatirkan keadaan sahabatnya
__ADS_1
"hiks hiks.."tangis Rachel pecah
"Rachel Lo fine" ucap Farel saat sudah di dekat Rachel
"Edo hiks Farel Edo nyelamatin gue hiks" Ucap Rachel masih terisak
"Rachel Lo gak usah pedulikan gue Lo kabur aja" lirih Edo dengan susah payah berbicara
"gak Do kenapa Lo gak biarin gue yang ketabrak aja sih Do kenapa Lo harus nyelamatin gue"
"Rachel gue tu cinta sama Lo gue gak mungkin biarin cewek yang gue suka kenapa napa! Farel jujur gue gak suka sama Lo tapi kali ini gue nitip Rachel gue tau Rachel bakal bahagia sama lo, gue mohon ini permintaan terakhir gue" lirih Edo dengan sudah payah mengatakannya
"Gak Do Lo pasti selamat hiks hiks.."
Tiba tiba ada polisi dan banyak orang berbaju hitam yang datang di ikuti oleh Papa Putera, Papi Satrio dan Adnan
"Nda" panggil Adnan
"kak selamatin Edo kak dia yang udah nyelamatin gue kak hiks" ucap Rachel dengan menggoyangkan badan Adnan
"iya bakal kami usahain Lo tenang ya gue gak bisa liat Lo sedih gini gue juga ngerasa sedih jadinya" ucap Adnan menenangkan Rachel sambil membawa Rachel ke dalam pelukannya
"maaf Lo siapanya Rachel" ucap Farel karena sedari tadi dia sudah bingung kenapa Rachel langsung memeluk laki laki itu
"gue kakaknya Amanda" ucap Adnan dia memang tidak berbohong bahwa dia adalah kakaknya Amanda tapi dia juga tidak mengatakan bahwa dia juga kakaknya Rachel
"Farel kamu gak papakan nak?" tanya Putera khawatir dengan keadaan anak semata wayangnya
"aku gak papa kok pah tapi Edo ketabrak waktu mau nyelamatin Rachel" ucap Farel
"tenang kalian berdo'a saja semoga Edo bisa selamat"
"maaf tuan Putera saya sepertinya harus pergi, Rachel biar saya saja yang mengantarnya" ucap Satrio dia sungguh merasa tidak berguna saat melihat putri yang sangat dicintainya menangis
"apakah tidak merepotkan jika Rachel ikut anda" ucap Putera ragu karena istrinya di rumah juga sedang mengkhawatirkan keadaan Rachel di banding anak mereka
"Pi ayo kita pulang aku sudah berhasil menenangkannya sekarang sedang tertidur di mobil karena kelelahan menangis"ucap Adnan
"oke kamu tunggu di mobil saja, papi berpamitan dulu kabarilah mami mu" ucap Satrio
"pak Putera saya duluan"
"terimakasih untuk semua bantuannya pak Satrio" ucap Putera tulus dan dibalas anggukan kepala oleh Satrio
tbc
Edo nya selamat atau ga nurut kalian?!
maaf ya Mita jarang up date di karenakan ada urusan pribadi jadi jarang megang hp.
Lanjut gak?
berikan like, komentar dan dukungan kalian ya biar makin semangat nulisnya 😁
💃💃💃
__ADS_1