
Saat di jalan Rachel selalu mengerjai Farel sebagai bentuk balas dendamnya kepada farel yang selalu tidak bisa menepati janjinya dan mungkin saja Farel akan bisa lebih peka pikir Rachel
"Rachel Lo maafin gue dong Hel! Mamah udah mulai curiga kita berantem, setiap hari ni yah mamah nanyain kenapa Lo gak main ke rumah lagi" ucap Farel memelas
"ooh.. jadi Lo takut kalo Tante tau kita berantem, bukan karena Lo tulus ngebujuk gue!" sewot Rachel sambil mendengus kesal
"eh bukan gitu Hel gue tulis kok, tapi gue juga takut kena amukan mamah" ucap Farel dan dibalas cibiran oleh Rachel
"itu namanya Lo gak tulus ege" umpat Edo
"tau nih si Farel bego kok dipelihara" ucap Rachel dengan suara ketus
"Hel please Lo main ke rumah gue gak mau di marahin mamah"ucap Farel memohon dan memasang wajah memelasnya
"oke tapi bertiga sama Edo dan Lo farel hukuman buat Lo masih belum selesai jadi kita selesaikan sore ini" ucap Rachel
"lah kenapa gak besok aja Hel? Kan besok Sabtu kita libur juga kan!" ucap Farel bingung
"besok gue sibuk" ucap Rachel berbohong karena sebenarnya dia tidak ingat jika besok itu mereka tidak bersekolah
"ouh.." ucap Farel cuman ber oh ria saja
Di sisi lain
ada seorang sedang menelpon ke hp ayah nya farel
Deni
bagaimana pak Putera apa kita bisa bekerja sama
^^^📞Putera^^^
^^^saya sudah membaca proposal yang bapak kirim dan saya sudah memutuskan untuk tidak bekerja sama dengan perusahaan bapak^^^
📞Deni
loh kenapa pak? Saya rasa kerja sama ini juga akan menguntungkan bagi bapak kenapa bapak tolak
^^^📞Putera^^^
^^^jika di lihat memang menguntungkan tapi saya lihat banyak penggunaan dana yang tidak jelas jadi saya tidak ingin mengambil resiko^^^
📞Deni
Akan saya pastikan anda menyesal karena sudah menolak tawaran saya
Kemudian setelah mengatakan ancamannya Deni mematikan telponnya
"BENI, BENO" teriak Deni memanggil dua orang bawahannya
"ada tugas apa bos" tanya ke duanya serempak
__ADS_1
"kalian culik anak dari Putera Perkasa setelah itu bawa anak itu ke sini" perintah Deni
"tapi bos kami tidak tau siapa anak dari pak Putera Perkasa bos" ucap Beno
"putra dari Putera Perkasa selalu bermain bersama seorang gadis tomboy, ini foto gadis itu dan ingat pastinya putranya itu tampan tidak jelek" ucap Deni sambil memberikan foto difoto itu terdapat foto Rachel
"baik bos" ucap Beno dan Beni bersamaan
"bos"
"kenapa lagi?"
"nyuliknya kapan bos?" tanya Beni
"tahun depan" ucap Deni kesal karena kedua anak buahnya benar benar bodoh
"ooh.. tahun depan kok bos nyuruhnya sekarang?" kali ini Beni dan Beno berucap bersamaan
"YA SEKARANG LAH BENI, BENO"bentak Deni
"eh iya bos" ucap keduanya sambil ngacir keluar
......................
tok tok tok
"Tante, Farel"panggil Rachel
"masuk aja sayang" ucap mamah Katrin
"ada kok sayang di kamarnya, Rachel kok sudah lama gak main ke rumah hem?" ucap Katrin
"Rachel sibuk ikut ekskul Tante, Rachel ke kamar farel dulu ya tan, Do Lo tunggu di sini aja" ucap Rachel
"oke Hel tau jangan lama lama" pinta Edo
"oke"
Rachel pun pergi ke kamar Farel yang tepat berada di samping ruang makan, setelah Sampai Rachel langsung masuk ke dalam kamar Farel tampa permisi sedikit pun
"Farel bangun rel, jadi gak kalo gak gue pergi berdua sama Edo" ucap Rachel
"emmh jadi Hel tunggu bentar gue cuci muka dulu" ucap Farel
"iya buruan jangan lama lama" ucap Rachel
"bawel Lo Hel" umpat Farel
"biarin ble" ucap Rachel tidak peduli sambil mengeluarkan lidahnya mengejek Farel
"yok" ucap Farel
__ADS_1
Mereka berdua pun pergi ke ruang tamu setelah itu mereka bertiga pamit kepada mamah nya Farel untuk pergi bermain
"bye mah/tan" ucap Farel dan Rachel bersamaan
"Hati hati di jalan" teriak mamah Katrin
......................
"Farel sekarang tugas Lo coret muka Lo pakai oli terus Lo loncat loncat kayak kera" perintah Rachel sambil menahan senyum karena membayangkan bagaimana penampilan Farel nantinya
"ta-tapi Hel gue dapat oli dari mana" ucap Farel bingung
"tuh di depan ada bengkel, mending di sana aja deh Hel" ucap Edo ketika tidak sengaja melihat bengkel yang berada tidak jauh dari mereka, Farel mencibir Edo karena berhasil menemukan bengkel
"nah kan pasti ada aja jalannya Rel, jadi Lo tinggal lakuin kemauan gue mudah kan" ucap Rachel memasang senyum di wajah tanpa dosanya
Dengan terpaksa Farel pun mengikuti keinginan Rachel wajahnya sudah penuh dengan coretan dari oli banyak orang lewat mantap aneh kepadanya karena menirukan tingkah kera tidak jauh dari Farel terlihat Edo dan Rachel yang sedang tertawa terbahak bahak melihat tingkah Farel
Di sebarang jalan ada mobil pick up yang terlihat sedang mengawasi Edo, Farel dan Rachel
" Beno yang harus kita culik itu yang mana?" Tanya Beni karena ada dua anak laki laki yang bermain bersama Rachel
"iya ya, Hem.. kayanya yang itu deh" ucap Beno sambil menunjuk salah satu dari Farel atau Edo
"ya juga sih kalo yang satunya itu kayanya gak mungkin deh" ucap Beni membenarkan perkataan Beno
"oke berarti kita sepakat nyulik anak itu" ucap mereka berdua sepakat
Setalah puas mengerjai Farel akhirnya Rachel memaafkan Farel karena mau bagaimanapun Farel melukainya Rachel tidak bisa membencinya setidaknya itu yang sekarang Rachel rasakan sekarang entahlah apakah akan selalu seperti itu atau tidak
Saat di persimpangan Edo belok ke kiri sedangkan Rachel dan Farel belok ke kanan karena memang rumah Edo berbeda jalur dari rumah Farel dan Rachel
"dah Edo" ucap Rachel dan Farel
"duluan Hel, Rel" ucap Edo juga
sedangkan Farel mengajak Rachel untuk ke rumah peri cantik mau tidak mau Rachel mengikuti Farel dengan ogah ogahan
tok tok tok
"peri cantik" ucap Farel sambil mengetok pintu rumah Luna sudah lima menit mereka berdiri di situ tapi belum juga ada yang membukakan pintu
"ga ada orang kali Rel" ucap Rachel lega karena tidak jadi bertemu cewek yang sudah berhasil bikin Farel melupakan keberadaannya
ceklek
suara pintu yang di buka
"Farel kamu kok gak bilang kalo mau main ke rumah" ucap Luna tersenyum senang melihat Farel tapi sepersekian detik kemudian senyumnya sirna saat melihat keberadaan Rachel yang dia ketahui sebagai penyebab Farel meninggalkannya sendirian di danau
'kok farel bawa cewek ini sih' batin Luna dalam hati tapi menampilkan wajahnya yang kurang suka akan kehadiran Rachel
__ADS_1
Sedangkan Rachel menampilkan wajah canggungnya karena Luna menampilkan wajah kurang suka akan kehadirannya
tbc