I Love Farel

I Love Farel
Bab 17


__ADS_3

"Lo berdua ngomongin apaan sih Hel? gak ngerti gue" ucap Roni


"bukan apa apa kok" ucap Rachel memasang senyumnya


"kenapa Lo berdua pindah?" tanya Reno karena Nizar hanya mendapat informasi bahwa mereka berasal dari sekolah swasta khusus penerus


"karena Rachel" ucap Fernando enteng


"maksudnya" ucap Nizar bingung


"Karena Meraka mau satu sekolah sama gue" jelas Rachel


Amanda baru ingat akan rencana Rachel untuk memperkenalkan sang pacar kepada Adnan, dia pun menyenggol tangan Rachel dan melirik ke arah Adnan


"oh iya kak Nan, Lo tau gak ni si Manda punya pacar" ucap Rachel memulai pembahasan


"seriusan si jelek punya pacar" ucap Fernando tak percaya


"jangan salah Lo Nan jelek jelek gini punya pacar dia" ucap Rachel terkekeh sedangkan Amanda sudah dengan wajah cemberutnya


"Fernando gue ga jelek ya sorry" kesal Amanda, sedari dulu sampai sekarang Fernando selalu mengatainya jelek


"namanya Alvian kak, tu orangnya yang duduk di samping Nizar" ucap Rachel


"gue sudah tau Manda pacaran, bahkan papi juga tau" ucap Adnan


"kak papi marah gak?" tanya Amanda gugup


"Jelek Lo tenang aja om gak bakal marah" ucap Fernando menenangkan


"Lo gak pacaran kan Hel?" tanya Adnan dengan setiap katanya dia tekan


"belum kak" ucap Rachel santai berbeda dengan Amanda


"berarti lo bakal pacaran dong Hel" ucap Farel


"may be" ucap Rachel dengan menatap Farel penuh makna


"Adnan lo kenapa gak ngasih tau gue, kalo si jelek punya pacar" ucap Fernando


"cih tumben Lo peduli" ketus Amanda


"ya gue ga mau aja Lo nantinya sakit hati, jadi bakal gue tes dulu" ucap Fernando berhasil membuat Amanda terharu


"ckckck gue gak nyangka ternyata Lo ngeselin ngeselin gini peduli" ucap Amanda tidak menyangka


"bari tau lo" ucap Fernando sombong


"Nama lengkap Alvian Prasaja, dari keluarga Prasaja, perusahaan keluarganya bekerja di bidang Pelayaran, satu sekolah dengan Amanda dan Rachel waktu SD, saat SMP beda sekolah dengan Rachel dan tetapi sekolah dengan Amanda, mulai berpacaran saat SMA tahun tadi sebelumnya mereka sahabat" ucap Fernando mengatakan beberapa informasi yang dia ketahui, yang lainnya pun langsung tercengang dengan yang di katakan Adnan

__ADS_1


"apa masih kurang? Jika masih akan gue sebutkan informasi lainnya" ucap Adnan dengan wajah datar dan suaranya yang dingin


"ga perlu itu sudah cukup" ucap Alvian tidak ingin semua aibnya juga ikut dikatakan oleh Adnan


"Manda emang Lo dari keluarga mana sih" ucap Reno mulai kepo


"dari mana ya, bingung gue mau bilang yang mana" ucap Amanda dengan tersenyum usil


"Furi Maharani" ucap Rachel dan Fernando bersamaan


"beneran Manda" ucap mereka masih tidak percaya dan di jawab Amanda degan anggukan kepalanya


"gue dengar anak perempuan di keluarga itu selalu dimanjakan oleh seluruh anggota keluarganya" ucap Nizar


"yang Lo denger itu anak keduanya, si jelek anak terakhir dan dia gak mau menunjukkan dirinya di depan publik" ucap Fernando dengan menatap Rachel dan yang di tatap memutar matanya jengah


"siapa namanya?" tanya Nizar mulai ingin mengumpulkan informasi


"silahkan tanya Adnan aja, dia lebih berhak memberitahukan nama adik kesayangannya itu" ucap Fernando kemudian menyenggol tangan Adnan


"Rafael siapa namanya" ucap Nizar tidak sabar


"Ananda Rachel Furi Maharani, itu namanya" ucap Adnan menatap dalam mata Rachel


"nama lengkap Lo sendiri siapa?" Tanya Farel


sejujurnya Farel merasa bingung mereka lahir di tahun yang sama apa mereka kembar tiga? Rasanya tidak mungkin karena jelas wajah Amanda tidak mirip Rafael sedikitpun


"Rel nanti gue kasih tau di mobil" bisik Rachel


................... ...


"Kak Nan bisa kita bicara berdua" ucap Rachel menatap Adnan serius


Adnan menatap balik Rachel kemudian menganggukkan kepalanya mereka berdua berdiri dan berjalan ke tempat yang di rasa cukup sepi


"Kak gue harap Lo ga ngungkapin identitas gue" ucap Rachel penuh dengan keseriusan di setiap katanya


"tergantung, Lo harus balik tinggal di mansion kalo gitu" ucap Adnan dengan menyeringai


"Lo ngancam gue kak" kesal Rachel


"Nda gue ga ngancem lo" ucap Adnan


lembut


"terus ini apa kalo gak ngancem" sarkas Rachel


"Nda terakhir Lo tidur di mansion waktu gue nerima pertunangan gue, itu sudah sangat lama" lirih Adnan

__ADS_1


"tapi kak kalo aku kembali ke mansion Farel pasti lama lama bakal curiga" lirih Rachel mengatakan alasan dia tidak lagi tidur di mansion keluarganya


"Nda kami ini keluarga lo, demi laki laki itu kami sudah terima dari Lo SD sampai sekarang jauh dari kami" lirih Adnan


"oke kak, gue paham satu Minggu sekali gue tidur di mansion dan gue usahain setiap hari ke mansion, tapi untuk pesta apa gue ga mau datang dulu" ucap Rachel


Rachel paham keluarganya sedih saat mendengar keinginannya dulu untuk tinggal berjauhan dan menyembunyikan identitasnya apalagi sekarang dia yang lama tidak pulang ke mansion


"gue harap Lo lulus SMA bakal langsung pulang" ucap Adnan lembut


sungguh Adnan ingin sekali bersikap dingin ke pada adiknya yang satu ini akan tetapi dia tidak mampu melihat adiknya itu bersedih


"Kak tolong bilangin ke mami sama papi gue minta maaf, dan untuk latihan itu bakal gue pertimbangkan" ucap Rachel


"good my sister" ucap Adnan senang


"lama banget sih Rachel ngomongnya" ucap Farel mulai tidak tenang


"paling bentar lagi balik" ucap Amanda cuek


"Fernando mereka ngomongin apaan sih emangnya?" tanya Farel sungguh dia merasa sangat tidak tenang


"mana gue tau" ucap Fernando tak kalah cuek dari Amanda tadi


huh


'Kok gue ga tenang ya, liat Rachel ngobrol berdua sama cowok lain? Padahal biasanya liat Rachel ngobrol sama Alvian dan yang lain biasa aja tuh!' Ucap Farel dalam hati, Farel mengeluarkan nafas kasar


"Gays gue duluan ke kelas ya" pamit Rachel saat sudah kembali ke meja yang di duduki sahabat sahabatnya


"Hel pulang sekolah gue antar ya, please" pinta Fernando dengan mengedipkan satu matanya menggoda Rachel


"gak boleh" ucap Farel tiba tiba dengan wajahnya yang berubah menjadi dingin


"kenapa ga boleh, emang Lo siapanya Rachel? Bukan siapa siapanya juga kan" ucap Fernando menantang, dia tau jika Rachel menyukai laki laki yang di depannya itu tapi laki laki itu menyukai orang lain


"gue sahabatnya, dan lagi Rachel berangkat bareng gue pulang juga bareng gue" ucap Farel tidak terima dengan perkataan Fernando yang mengatakan bahwa dirinya bukan siapa siapanya Rachel


"cih cuma sahabat" ucap Fernando semakin membuat Farel kesal


"Nando gue pulang bareng Farel aja, lain kali ya" ucap Rachel akhirnya


"oke, gue bakal ada kapan pun itu" ucap Fernando


tbc


Farel: Thor kok gue ngerasa marah sih kalo Rachel dekat laki laki lain?


Author: ya mana gue tau, coba Lo tanya hati lo!

__ADS_1


Farel: Parah Lo jadi Author tapi ga tau 😒


__ADS_2