
*Embun di pagi buta
Menebarkan bau asa
Detik demi detik ku hitung
Inikah saat ku pergi
Oh tuhan, kucinta dia
Berikanlah aku hidup
Takkan ku sakiti dia
Hukum aku bila terjadi
'Sudah cantik, suaranya bagus jadi makin suka gue nan sama lo' batin Fernando
Aku tak mudah untuk mencintai
Aku tak mudah mengaku ku cinta
Aku tak mudah untuk mengatakan
Aku jatuh cinta
'Edo sorry sampai detik ini gue gak bisa bales perasaan Lo, karena di hati gue sudah ada Farel. Makasih untuk semuanya Selama ini ya Do' batin Rachel
Senandungku hanya untuk cinta
Tirakatku hanya untuk engkau
Tiada dusta, sumpah kucinta
Cintaku
Sampai ku menutup mata
'Kok gue ngerasa familiar ya sama saudaranya Manda yang lagi nyanyi, tapi siapa ya? Gue lupa' bingung Farel dalam hati
Oh tuhan, kucinta dia
Berikanlah aku hidup
Takkan ku sakiti dia
Hukum aku bila terjadi
'Nanda gue harap Lo selalu bisa bahagia' ucap Adnan dalam hati sangat berharap
Aku tak mudah untuk mencintai
Aku tak mudah mengaku ku cinta
Aku tak mudah untuk mengatakan
Aku jatuh cinta
Senandungku hanya untuk cinta
Tirakatku hanya untuk engkau
Tiada dusta, sumpah kucinta
Cintaku
Samapi ku menutup mata*
prok prok prok
"Terimakasih" ucap Nanda dan Fernando bersamaan dengan sedikit membungkukkan badan untuk penghormatan
"lagi lagi"
"sekali lagi"
Suara para tamu pesta yang meminta penampilan ulang dari Nanda dan Fernando
__ADS_1
Nanda dan Fernando turun dari panggung dan di sambut oleh Adnan, Amanda dan Farel
"Manda kenalin gue dong" bisik Farel
"Kak Adnan, Nanda, Fernando kenalin ini teman sekelas gue Farel" ucap Amanda memperkenalkan Farel
"Farel" sambil berjabat tangan dengan Adnan
"Rafael" Ucap Adnan menyebutkan namanya (Nama Adnan hanya boleh di pake untuk keluarga dan sahabatnya saja)
"Farel" Berjabat tangan dengan Nanda
"Ananda"
"Farel" berjabat tangan dengan Fernando
"Fernando"
"Karena kita semua sudah kenal jadi mari kita semua berteman" ucap Nanda santai
"Farel" "panggil seorang gadis tiba tiba dari arah belakang Amanda membuat semua perhatian mereka berlima terfokus ke padanya
"peri cantik" gumam Farel
"Ternyata benar kamu, hai Manda"
"Siapa ya, maaf gue lupa" ucap Nanda sengaja
"aku Luna, kamu Ananda kan, suara kamu bagus banget dari kemarin aku dengar" ucap Luna sambil terkekeh
"hehehe thanks , biasa aja kok" ucap Rachel dengan senyum canggung
"emm… Nando temenin gue ke sana bentar yuk"ajak Nanda
""ayo, Lo ngajak gue lama juga gue iklan Nda"gurau Fernando Amanda berdecih
"orang jelek di larang iri"ucap Fernando
"CK kak Adnan dapet temen kek gini di mana sih?"kesal Amanda
"sudah kak Adnan, Nando kalian berdua jangan ganguin Manda terus kasihan dia"
Pesta itu terus berjalan Samapi jam sudah menunjukkan jam setengah dua belas, para tamu sudah pulang dan para anak anak sudah kembali ke kamarnya masing masing
-Ke Esokan harinya
tok tok tok
"Rachel"
"Hel Rachel"
Dari lima belas menit yang lalu Farel sudah ada di depan rumah Rachel tapi Rachel atau pun ibunya tidak ada yang keluar juga
"huh Rachel kayaknya lagi gak ada di rumahnya deh" ucap Farel kecewa
"Farel Lo ngapain di rumah gue"
"Rachel Lo habis dari mana aja sih, dari tadi tau gak gue nungguin lo"
"lagian Lo ngapain pagi pagi sudah di rumah gue"
"gue mau ajakin Lo main sama peri cantik"
"kenapa gak berdua aja Lo perginya" kesal Rachel
"gue mau ajakin dia ke bukit Lo ikut ya" pinta Farel
"gue sibuk ga bisa" ucap Rachel
"Lo gak mau ketemu peri cantik Hel"
"ga bukan karena itu tapi gue emang sibuk" kilah Rachel
"please Hel, temenin gue"
"ya udah kalo Lo maksa" ucap Rachel terpaksa
__ADS_1
Akhirnya Rachel, Farel dan Luna pergi bersama ke bukit. Farel sibuk menunjukkan ke Luna betapa hebatnya dia bermain basket,*padahal Rachel yang mengajarinya cara bermain basket*
"Farel aku mau naik perahu boleh" pinta Luna
"boleh dong, ayo" ucap Farel bersemangat
"Rachel ayo ikut bareng kita" ajak Luna
"tidak makasih, gue di sini aja" ucap Rachel dengan memaksakan senyumnya
'mentang mentang ada Luna Lo lupa sama gue Rel' ucap Rachel sedih dalam hati
"Lun hati hati" ucap Farel
"hahaha… perasaan ini pertama kali kamu akhirnya manggil nama aku deh Rel"ucap Luna seraya terkekeh
"hehehe iya ya kalo di pikir pikir"
"Farel tolong ambilkan kura kura itu" ucap Luna menunjuk se ekor kura kura
"oke, tunggu bentar ya"
saat Farel mencoba mengambil kura kuranya tidak sengaja mereka kehilangan keseimbangan sehingga mereka terjatuh ke dalam danau
byur
"Farel" ucap Luna bergetar dia sungguh merasa kedinginan
"peri cantik Lo gak apa apa"ucap Farel seraya memeluk Luna
"Farel cepet Lo bawa Luna ke sini, kita antar dia pulang kayak ya dia kedinginan" ucap Rachel melihat kondisi Luna
Rachel bergegas mendatangi mereka saat mendengar suara orang jatuh ke danau setelah dia pastikan mereka adalah Farel dan Luna
"sini Lun pake keket gue dulu" ucap Rachel sambil memakaikan jaketnya
Rachel akui karena keberadaan Luna hubungan dia dan Farel menjadi renggang tapi tidak sekalipun terbesit ke dalam otak Rachel untuk membenci Luna
"Rachel gue takut, dingin Hel" keluh Luna
"tunggu bentar ya Lun bentar lagi kita sampai"
tok tok tok
"iya tunggu sebentar" jawab baby suster Luna dari dalam rumah
kreak
suara pintu di buka
"ya ampun non Luna, kenapa basah kuyup begini sih non" ucap baby suster Luna dan langsung mempersilahkan mereka bertiga masuk
"Luna kenapa sus?" tanya papa Luna
"maaf om tadi waktu main Luna jatuh ke danau om sama temen saya" ucap Rachel akhirnya karena melihat Farel sedang mengkhawatirkan kondisi Luna sekaligus takut jika kena marah oleh papa Luna
"Lain kali kalian harus hati hati ya, pulanglah terlebih dahulu"
"besok kalian bisa datang lagi untuk mengantar Luna pergi"
memang Luan akan pergi ke mana om?"Tanya Farel dia merasa sangat sedih mendengar peri cantiknya akan berpisah dengan dirinya
"Luna harus pergi ke Singapura untuk berobat"
"kira kira kapan om Luna baru kembali?"
"untuk itu masih belum tau, doakan saja yang terbaik"
"ya sudah om salam untuk Luna kami pamit pulang dulu" ucap Rachel dan Farel Karena Farel sudah mulai merasa kedinginan
tbc
Selamat hari raya Idul Fitri bagi yang menjalankan 🎉🎉🎊
Mohon maaf lahir dan batin
tinggalkan jejak kalian ya 😉
__ADS_1