
para penonton menjadi heboh setelah mendengar suara Rachel saat bernyanyi
"ternyata suaranya Rachel bagus" ucap salah seorang teman laki laki di sekolah mereka
"iya sayang, aku jadi rela kalo rumor itu benar, tidak masalah idolaku bersama Rachel" ucap pacar dari laki laki itu
"Emang kenapa kalo Rachel suaranya bagus, pokoknya Farel cuman punya gue" ucap salah satu fans Farel
"dih ngarep lo" ujar temannya
para penonton memang rata rata dari sekolah mereka ataupun dari sekolah lain, pastinya juga mereka tau rumor bahwa Farel dan Rachel itu berpacaran
Tidak lama setelah mereka selesai bernyanyi, konser itu selesai tepat jam setengah dua belas malam
"gila Hel gue masih ga nyangka suara lo ternyata bagus banget" puji Reno dan Roni
"iyalah Rachel gitu loh" ucap Rachel sombong
"berarti Lo harus sering sering ikut kami tampil Hel" ucap Farel
"kok Lo ngelunjak sih Rel, mending sekarang Lo anterin gue balik deh"
"ngga mau makan dulu Hel, bareng kami" ajak Alvian
"ngga deh udah malem" tolak Rachel
"makan aja Hel dulu, lagian Lo baliknya bareng gue juga" ucap Farel
"nanti kalo ibu nanya pokoknya Lo ya Rel yang jawab" ucap Rachel
"iya santai aja kali Hel" ucap Farel menyepelekan
"Mau makan dimana?" tanya Alvian
"kalo ga salah deket simpang empat di sana ada orang jualan nasi goreng deh" ucap Roni
"kok gue ga pernah liat sih kalo siang?" heran Reno
"iyalah Lo ga pernah liat, kan itu jualan kaki lima pake gerobak itu" ucap Nizar menepuk kepalanya
"Lo pada ga masalah makan di kaki lima?" tanya Roni
"ga masalah, emang kenapa?" Ucap Rachel
"ya kali aja Lo pada nanti sakit perut gara gara makan makanan pinggir jalan" ujar Roni dan langsung mendapatkan pukulan di kepalanya oleh Alvian
"Ya sudah buruan, Lo pimpin jalannya"
Meraka pun pergi ke warung kaki lima yang di katakan oleh Roni, sebenarnya ini adalah kali pertama Farel dan Rachel makan makanan kaki lima
"Lo pada mau persen apaan?" tanya Roni
"ya jelas nasi goreng lah, emang ada apaan lagi" ucap Rachel
"maksudnya nasi goreng apa, biasa atau mau yang kek gimana" ucap Roni menjelaskan pertanyaannya
"emm… gue nasi goreng-" ucap Rachel terputus karena Farel tiba memotong ucapannya
__ADS_1
"gue sama Rachel nasi goreng biasa aja" potong Farel
"kok gitu sih Rel" protes Rachel
"ga usah protes deh Hel, coba yang biasa aja dulu nanti kalo enak lain kali ke sini lagi" ucap Farel, Rachel mendengus kesal
"yang lainnya?"
"samain aja semua" ucap Alvian, Reno dan Nizar bersamaan
"oke jadi semaunya nasi goreng biasa" ucap Roni memastikan dan di jawab anggukan kepala
"bang persen nasi goreng biasa 6 porsi" ucap Roni memesan
"Lo pada udah pernah makan di pinggir jalan belom?" tanya Roni
"gue, Reno sama Nizar sih sudah pernah tapi kalo dua orang itu sih kayaknya belom pernah" tebak Alvian
"beneran Lo belum pernah Hel" ucap Roni memastikan
"hehehe… iya ini first time" ucap Rachel malu
"ckckck kok bisa sih Lo ngga pernah nyobain jualan kaki lima, kan seharusnya kalo menurut latar belakang Lo seharusnya Lo sering dong" Heran Reno
"gue pernah jajan makanan kaki lima kok, tapi bukan makanan berat kek gini" bela Rachel
"cih lagian kan Rachel bareng gue kalo makan diluar, jadi pastilah gue ajak makan di restoran atau cafe" ucap Farel
"nah itu bener" ucap Rachel senang karena merasa dibela
......................
"Luna kamu jadi pulang ke Indonesia besok nak"
ya gadis cantik itu adalah Luna, Luna yang sama dengan peri cantiknya Farel
"iya pa jadi" ucap Luna seraya tersenyum
"kamu lagi nonton apa kok kayaknya seru banget hem?" tanya Dewa
"ini pah aku lagi nonton konsernya Farel sama temen temennya, ternyata Rachel suaranya bagus banget pah" ucap Luna kagum
"benarkah, dari mana kamu tau nak"
"kan Farel sama temen temennya konser terus mereka nyuruh Rachel buat nyanyi"
......................
Keesokan harinya sore
"Ibu Manda sudah datang belum" tanya Rachel
"tumben kamu nyariin Amanda, emang kenapa" heran Farah
"ngga papa" ucap Rachel
"Hello all, pasti lagi nyariin aku ya" ucap Amanda dari depan pintu
__ADS_1
"Manda Lo bawakan yang gue minta?" tanya Rachel
"bawa dong, nih" ucap Amanda sambil menyerahkan paper bag
"thanks" ucap Rachel langsung berlari ke dalam kamarnya
"Amanda emang paper bag itu isinya apaan" kepo Farah
"cuman dress kok tan" ucap Amanda terkekeh
"tumben itu anak mau pake dress" heran Farah
"ngga usah heran tan, Rachel hari ini dandan karena denger mau ditembak sama Farel" jelas Amanda Farah hanya beroh ria
"Sudah ya tan aku balik dulu" pamit Amanda, Farah hanya mengatakan hati hati di jalan
"ibu aku sudah cantik belum?". tanya Rachel
"kamu sudah cantik dari lahir sayang" ucap Farah tersenyum lembut, Rachel yang mendengar itu pun terkekeh
"Aku pamit ya Bu, muach" pamit Rachel dengan mencium pipi kanan dan kiri Farah
......................
"Farel niat banget sih, sampai rumah pohonnya di hias segala" ucap Rachel seraya terkekeh
"itu Rachel bukan sih, tapi kalo Rachel kok pake dress ga biasanya" ucap Farel ragu
"Rachel" panggil Farel dengan menepuk bahu gadis yang sedang menghadap ke rumah pohon, gadi itu pun menoleh dan...
"hahaha… beneran Lo Rachel" ucap Farel tawanya sudah pecah
"iih Farel, jangan ketawa" sungut Rachel kesal tapi Farel masih saja tertawa
"gue ngga cocok ya pake dress?" tanya Rachel
"cocok kok, malah Lo kalo kek gini jadi kelihatan lebih cantik dan feminim, tapi gue ngga biasa sih liatnya" ucap Farel masih dengan sisa ketawanya
"katanya Lo mau ngomong ayo cepetan" ucap Rachel mulai jengah mendengar tawa Farel
"Rachel kita besar bareng bareng, dan selama itu setiap gue terpuruk hanya ada Lo aja di sisi gue"
"langsung to the poin aja deh Rel" ucap Rachel sudah tidak sabar
"Rachel sebenarnya gue…"
"Farel"
tbc
Rumah pohonnya Farel dan Rachel
Rachel: Thor kok Lo kok tega sama gue sih
author: loh kok gue sih Hel, salah Farel dong ngegantung
__ADS_1
Farel: nanti deh Hel, lain kali gue tembak Lo ngga pake acara ngegantung segala kalo di ijinkan sama mbak author
author: kalo Lo mau gue izinin sih bisa aja, kirimin cireng dan teman temannya