I Love Farel

I Love Farel
Bab 5


__ADS_3


...๐Ÿ‘ฃ...


...๐Ÿ‘ฃ...


...๐Ÿ‘ฃ...


'kalo gue bilang ke Rachel ga bisa nemenin dia gara gara peri cantik gue takut Rachel marah๐Ÿค”' batin Farel bingung harus bagaimana


"kok baru pulang rel" ucap seseorang dari belakangnya


"eh mamah" ucap Farel kaget


"Farel habis main sama Rachel mah makanya lama" ucap Farel berbohong karena mamanya itu tidak akan pernah marah walaupun Farel pulang dengan keadaan meninggal asalkan karena Rachel


"ya sudah kamu ganti baju terus makan gih" ucap mamah Farel


"mah nanti sore kalo Rachel datang bilangin kalo Farel lagi sakit ya mah" ucap Farel dengan wajah memohon


"loh kenapa" tanya mamah Farel dengan wajah bingung


"ga papa pokoknya mamah bilang kek gitu ya, please!" pinta Farel lagi dengan tampang memohon setelah melihat mamah nya setuju Farel pun langsung ngacir ke kamar nya


......................


sore harinya


"permisi Tante Farel nya ada gak" ucap Rachel bertanya kepada mamah nya Farel


"eh Rachel, maaf sayang Farel nya lagi sakit tiba tiba badannya panas" ucap mamah nya Farel tidak enak hati


" ya sudah Tante ga papa, semoga Farel cepat sembuh ya" ucap Rachel khawatir


"iya sayang" ucap mamah Farel


"kalo kaya gitu Rachel pamit pulang ya tan" ucap Rachel pamit


"hati hati di jalan ya sayang" ucap mamah Farel


sedangkan Farel yang sudah melihat Rachel pulang pun langsung pergi ke rumah peri cantik 'sorry Hel bukannya gue mau bohongin lu tapi gue udah janji sama peri cantik' batin Farel

__ADS_1


setelah sampai ke depan rumah peri cantik Farel pun langsung memencet bel


Ting tong


setelah beberapa waktu pintu pun terbuka dan menampilkan seorang gadis cantik yang berdiri di depan Farel


"Farel ayok kita berangkat" ucap Luna


"eh iya peri cantik"ucap Farel gugup


sedangkan di tampar lain Rachel menelpon Edo dan mengajak untuk menemani dirinya karena Farel sedang sakit mendengar itu pun Edo langsung menaiki sepedanya ke rumah Rachel dan menemani gadis itu untuk bersepeda Samapi di bukit tiba tiba Rachel memberhentikan sepeda nya Edi yang bingung pun bertanya kepada Rachel mengapa memberhentikan sepedanya


"Rachel kok berhenti sih" ucap Edo


"edo Lo liat ga yang di atas perahu itu Farel bukan sih?!" ucap Rachel memastikan matanya tak salah liat


"eh iya bareng cewek lagi, Lo bilang tadi Farel lagi sakit" ucap Edo heran


Rachel bergegas pergi ke tepi danau meninggalkan Edo yang masih heran memikirkan Farel yang ada di danau


"eh.. Rachel tungguin" teriak Edo saat sadar Rachel


"FAREL" teriak Rachel dengan emosi memanggil nama Farel dan Farel pun menoleh ke belakang karena merasa ada yang memanggil namanya setalah Farel menoleh terlihatlah Rachel yang sedang berdiri di tepi danau bersama Edo


"mampus ketahuan Rachel" ucap lirih Farel dengan suara pelan


akhirnya Farel mendayung perahu yang dinaikinya dan Luna ke tepi setelah Samapi ke tepi


"Aduh Rachel jangan marah ya Hel" ucap Farel mencoba menenangkan Rachel


"Lo bilang lagi sakit, kenapa ada di danau" ucap Rachel dengan nada ketus


"itu sudah jelas Hel, Farel ga mau nemenin Lo jadinya dia pakai alasan sakit segala Hel" ucap Edo memanas manasi suasana


"oh jadi gitu rel, Lo bisa kok ngomong baik baik ke gue, kalo Lo ga mau nemenin gue main ga usah pake acara bohong segala kali rel" ucap Rachel dengan nada tinggi


"bukan gitu Hel, dengerin dulu penjelasan gue" ucap Farel ingin menjelaskan


"ga perlu lagi Lo jelasin udah jelas kok rel!" ucap Rachel dengan ketus


"tapi Hel..." ucap Farel tapi Rachel sudah pergi dari hadapannya dan di ikuti ejekan Edo kepadanya Farel pun hanya bisa mendelik ke arah Edo dan mengeluarkan nafas nya kasar karena Rachel tidak mau mendengarkan penjelasan nya

__ADS_1


"makanya rel cewek se perfect Rachel Lo sia sia in cuman buat bocah kek gini" ucap Edo merendahkan Luna


"eh jaga bicara Lo ya do, peri cantik itu bukan bocah tapi dia satu angkatan kok masih sama kita" ucap Farel membela Luna


"tapi tetep aja ga sebanding dengan Rachel" ucap Edo dan Farel menjadi semakin marah


" dan lagi Rachel itu ga perfect


buktinya Rachel itu ga bisa bersikap feminim dikit aja tapi pasti selalu tomboy, dia bukan dari keluarga berada dan dia itu muda marah ga jelas" ucap Farel tanpa sadar karena marah sudah merendahkan sahabat nya sendiri dan tanpa mereka sadari Rachel sebenarnya cuman pergi sembunyi di pohon dekat mereka dan masih bisa mendengar pembicaraan mereka


'oh tenyata gitu rel gue di hati Lo, bukannya milih ngejar gue Lo milih belain orang yang baru Lo kenal dari pada gue yang notabe nya sahabat lo, setidak berharga itukah gue Rel' gumam Rachel dalam hati dan tanpa di komando air mata Rachel jatuh di wajah cantiknya


"ah.. sudahlah ga penting gue ribut sama Lo di sini, mending gue ngejar Rachel!" ucap Farel


"peri cantik gue pergi dulu ya, gue mau ngejar temen dulu" ucap Farel sebelum langsung berlari ke arah perginya Farel tapi Farel tidak bisa mengejar Rachel karena Rachel sudah berlari duluan setelah mendengar perkataan menyakitkan dari Farel


Luna yang di tinggal pun ngambek karena Farel lebih memilih mengejar teman nya dari pada lanjut menemani diri nya bermain, Luna pun akhirnya pergi kembali pulang ke rumahnya karena sudah menunggu Farel selama lima menit


"eh kok gue ditinggal sendiri sih" gerutu Edo yang akhirnya pergi dengan menaiki sepedanya dan sekalian mendorong sepeda Rachel yang tertinggal


Di rumah Rachel


"Rachel kamu kenapa sayang kok nangis" ucap farah terkejut dan bingung


"jangan bilang kalo Lo nangis gara gara Farel lagi" ucap Amanda menebak dan di balas anggukan kecil oleh Rachel


"aduh Rachel kok Lo bego banget sih, nangisin cowok yang ga peduli sama lo" ucap Amanda gemas ke pada Rachel


"sayang apa kita pulang aja ke mansion keluarga Furi" ucap Farah menyarankan ke pada Rachel


"ga Bu, aku belum kalah aku pasti bisa dapetin Farel" ucap Rachel dengan semangat empat lima


"papi kasih waktu kamu tinggal di sini sampai kamu lulus SMA" ucap Satrio dengan tegas


"papi kok ada di sini" ucap Rachel kaget


"papi mau jemput Amanda dan mulai besok kalian akan mulai ikut semua ekskul yang sudah papi daftarkan" ucap Satrio


"emang papi daftarin kami berapa ekskul" ucap Amanda kepo


"ga banyak kok, semua ekskul di sekolah dan beberapa ekskul tambahan dari luar sekolah" ucap Satrio dengan santai dan membuat Rachel beserta Amanda melongo tidak percaya seberapa padat jadwal yang akan mereka jalani

__ADS_1


__ADS_2