
Setelah kepergian Luna ke Singapura Farel menjadi murung, segala macam usaha di lakukan Rachel untuk membuat Farel tersenyum tapi usahanya gagal semua.
"Rel Lo jangan kayak gini" ucap Rachel frustasi
"emang gue kenapa Hel" ucap Farel dengan watados (wajah tanpa dosa)
"Lo sudah mirip kek mayat hidup tau gak Lo hah" kesal Rachel
"Farel kalo Lo masih kek gini juga mending kita gak usah sahabatan lagi deh Rel" ancam Rachel
"jangan gitu dong Hel"
"ya mekanya Lo harus bisa jadi seperti Farel yang dulu gue kenal"
'hati gue emang sakit melihat Luna yang selalu di dekat Farel, tapi hati gue lebih sakit melihat Farel yang seperti ini' ucap Rachel dalam hati
...2 Tahun kemudian...
"ekhem ekhem"
"ada apa sih pi?" ucap Amanda
"Adnan jadi begini mereka adalah partner bisnis papi" ucap Satrio membuka pembicaraan, Adnan mengangkat alisnya seperti bertanya *terus*
"kami berencana menjodohkan kamu dengan Yunita"
"dad"
"pi"
Satrio menarik nafas panjang untuk menjelaskan
"perjodohan ini tidak akan membuat kalian terkekang" Ucap Leo daddy Yunita sebelum Satrio menjelaskan
"maksud om bagaimana?"Tanya Adnan sungguh dia tidak paham maksud orang tua itu
"jika kalian menemukan orang lain yang kalian suka dan ingin memasuki ke jenjang yang lebih serius maka perjodohan ini bisa kalian batalkan" Ucap Satrio menerangkan
__ADS_1
"kalo seperti itu aku setuju dad, om" ucap Yunita setuju
Setelah itu semua mata tertuju kepada Adnan yang sedang berfikir
"aku tidak setu…" belum selesai Adnan dengan ucapannya sudah di potong dengan suara gadis yang sangat disayanginya
"wah ada acara apa ini, jadi ngumpul di rumah tamu"ucap Rachel antusias
"oh maaf ternyata ada tamu" ucap Rachel saat menyadari keberadaan orang lain di situ
"Nanda Lo sudah puas mainnya?" tanya Adnan lembut hilang sudah sikap dingin yang dia pertahankan di depan Yunita tadi
"belum kak Nan, wah siapa ini mi Pi cantik banget" ucap Rachel saat matanya melihat Yunita
"itu loh Nda kak Adnan mau di jodohkan sama dia, namanya Yunita anak rekan bisnis papi" ucap Amanda
"seriusan Man" ucap Rachel tak percaya
"Yoi, Lo setuju ga Nanda"
huh
Adnan menghela nafas kasar karena mendengar keinginan sang kembaran yang tidak mungkin bis ia tolak
"iya gue setuju" ucap Adnan pasrah
"yey dapet calon Kaka ipar" girang Rachel
"hahaha maaf kalian jadi melihat kelakuan mereka" ucap Sarah sungkan
"tidak papa, apakah ini anak bungsu kalian" ucap Monica mommy dari Yunita sambil melihat ke arah Rachel
"hahaha… tidak tante aku anak ke dua bukan terakhir" ucap Rachel
"Tante aku yang anak bungsu" sungut Amanda sambil memonyongkan bibirnya
"kenalin nama aku Ananda tante,om kak Yunita"
__ADS_1
"jangan panggil kak, lo lebih tua"
"tapi kan kakak calonnya kak Adnan, ya kan Nda hahaha…" ucap Amanda
"tidak salah lagi hahaha…"ucap Rachel membenarkan
"Adnan ajak Yunita dan adik adik kamu ke atas dulu" tutur Sarah
"ayo naik"
"Lo jangan heran sama kak Adnan dia emang dingin sama orang" ucap Amanda
"apalagi cewek, kak Adnan aja masih dingin juga ke Amanda" ucap Rachel menimpali, Amanda mendengus
"kenapa kan Lo adiknya" ucap Yunita heran
"huh intinya kak Adnan paling lembut dan lemah sama Nanda kembarannya" ucap Amanda sambil menyenggol Nanda
"apa bukti Lo ngomong gitu" ucap Rachel tak terima dia merasa bahwa Adnan biasa saja
"contohnya tadi, kak Adnan itu pengen nolak tapi Lo datang dengan semangat mendengar perjodohannya, dia itu gak tega buat bikin Lo kecewa" ucap Amanda, Rachel memikirkan semua yang pernah Adnan lakukan untuknya
"Manda jangan ajarin Nanda buat ngegosip, cukup Lo aja" ketus Adnan, Amanda mencibir
"kak Nan" panggil Rachel, Adnan mengangkat alisnya menandakan dia bertanya *kenapa*
"kapan kakak ngumumin pertunangan kakak?" Tanya Rachel
"entah, sepertinya nanti SMA"
"Yunita Lo kuliah di sini ya" pinta Rachel dengan wajah imutnya
"oke gue kuliah di sini" ucap Yunita awalnya dia ingin menolak tapi melihat wajah imut Rachel dia menjadi tidak tega
'pantas saja, Nanda bisa melelehkan Adnan dia imut banget. Lumayanlah gak nyesel nyesel amat gue bakal nikah sama manusia es itu tapi dapet kompensasi adik ipar yang sangat menggemaskan' batin Yunita
tbc
__ADS_1