I Love Farel

I Love Farel
Bab 15


__ADS_3

Tidak terasa sekarang sudah berjalan 4 tahun semenjak Luna berpamitan ke pada mereka untuk pergi ke Singapura, Farel membutuhkan waktu dua tahun lamanya untuk bisa kembali menjadi Farel yang dulu, Farel yang selalu ada untuk Rachel, tetapi siapa yang tau apakah hatinya masih milik Luna atau bukan


Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas Rachel datang ke rumah Farel untuk menjemputnya


"pagi tante, om" sapa Rachel saat di meja makan bertemu dengan kedua orang tua Farel


"pagi Rachel, kamu kon masih manggil pake om sama Tante sih Hel" protes Katrin


"terus aku harus panggil apa dong Tan, maaf aku lupa" ucap Rachel cengengesan tidak jelas


"panggil papah sama mamah Hel, seperti Farel" ucap Putera mengingatkan perintah Katrin seminggu yang lalu


"oke pa, mah nanti aku gak bakal salah lagi" ucap Rachel tersenyum seraya meyakinkan tapi kenyataannya dia sering lupa


"kamu pasti mau jemput Farel kan" tebak Mama Katrin


"iya mah, Farel di mana ya mah?"


"huh anak itu masih tidur, sebaiknya kamu bangunkan dia" ucap Katrin menghela nafas kasar


"Aku pamit ke kamarnya Farel dulu ya mah, pah"


'Dasar si Farel kerjaannya tidur terus, untung gue jemput coba kalo gak pasti dia telat' batin Rachel, dia tersenyum geli membayangkan jika Farel di hukum oleh guru BK mereka yang terkenal akan kegalakannya


Kreak


Suara pintu kamar Farel yang di dorong, dari balik pintu menampilkan sosok gadis cantik dengan seragam sekolahnya lengkap


"Farel bangun" Rachel menggoyangkan tubuh Farel kencang


Tapi farel hanya membalikkan badannya


"Farel ayo bangun, nanti kita telat" teriak Rachel di dekat telinga Farel


"emh… nanti lima menit lagi Hel" racau Farel dengan mata yang masih setia terpejam


Rachel berlalu masuk ke dalam kamar mandi yang berada di dalam kamar Farel


byur


Bunyi air yang di siram Rachel ke wajah tampan Farel sontak Farel membuka matanya karena terkejut


"CK Rachel, Lo gak bisa apa bangunin gue dengan cara baik baik" sungut Farel


"heh Rel gue itu sudah bangunin Lo dengan cara baik baik, tapi lihat aja yang ga bangun bangun. Lagian mamah juga gak bakal marah kalo tau gue nyiram lo" ucap Rachel membela dirinya


"cih gue tuh gak paham sama jalur pikirnya mamah itu, padahal gue yang jelas anak kandungnya tapi dari dulu sampai sekarang Lo aja yang paling penting" sungut Farel mengeluarkan unek uneknya


"CK udah gak usah drama, mending Lo cepetan mandi gue tunggu di meja makan" ucap Rachel berlalu keluar kamar


Rachel turun dan kembali ke meja makan

__ADS_1


"maaf ya Hel pagi pagi sudah ngerepotin kamu but bangunin Farel" ucap Katrin


"gak papa mah, santai aja" ucap Rachel


"kamu sudah makan Hel?" tanya papa Putera


"sudah pah tadi di rumah" jawab Rachel


"makan lagi ya Hel, pasti energi kamu sudah habis buat bangunin Farel"Titah Putera


"hehehe boleh pah?"tanya Rachel bodoh


"kayak sama siapa ja sih Hel, ya pasti boleh dong" ujar Putera kemudian ia dan Katrin terkekeh karena pertanyaan bodoh Rachel, Rahel tersenyum malu


Saat Rachel baru saja memasukkan sandwich ke dalam mulutnya


"Hel ayo berangkat, tadi Lo bilang kita sudah mau telat" ucap Farel baru tiba, ia meminum susu yang berada di dekat Rachel


"Farel biarkan Rachel makan dulu" tegur Katrin


"Lagian dia sudah makan juga mah di rumahnya" ujar Farel santai


"Rel kok susunya Lo minum sih" panik Rachel


"emang kenapa gue gak boleh minum" ucap Farel tak mengerti


"itu sudah punya gue, udah gue minum tadi" ucap Rachel


'gila ini termasuk ciuman tidak langsung kan' batin Rachel


"ayo buruan" desak Farel lagi sambil berlalu meninggalkan Rachel


"mah aku sama Farel berangkat dulu ya" pamit Rachel sambil berlari mengejar Farel tidak lupa pula di tangannya ada sandwich


"hati hati di jalan, Farel jaga putri kesayangan mamah ya" Teriak Katrin


"pah lihat lah putra mu itu" ucap Katrin


"memangnya ada apa mah dengan Farel?" Tanya Putera


"sedari kecil sampai sekarang dia lengket banget dengan Rachel" ucap Katrin tersenyum penuh arti


"maksud mamah?" tanya Putera masuk tak paham


"mamah berharap Rachel bisa menjadi pacarnya Farel bahkan jika lebih juga tak apa" ucap Katrin menyampaikan maksudnya ke pada Putera


"heh sudahlah mah, itu terserah meraka untuk hanya sekedar menjadi sahabat atau lebih" ucap Putera bijak


"memang papah tidak mau punya menantu seperti Rachel" pancing Katrin


"tentu saja papa mau, sudah lah papa berangkat dulu" Ucap Putera

__ADS_1


"hati hati ya pah di jalannya" ucap Katrin perhatian


......................


"Hel mobil di rumah Lo itu punya siapa?" tanya Farel


"memang kenapa?" tanya balik Rachel


"jawab aja Hel" ucap Farel


"punya gue" ucap Rachel santai


"itu bukannya mobil Lamborghini keluaran terbaru ya Hel" ucap Farel dengan setiap kata di tekannya menandakan dia menginginkan penjelasan


"itu hadiah ulang tahun gue dari kak Nan" ucap Rachel santai


kak Nan tidak lain dan tidak bukan adalah Adnan, yang Farel ketahui hanya jika Adnan adalah kakak Amanda dia tidak tau orangnya hanya tau nama panggilannya *Kak Nan* Karena di SMA ini mereka kembali satu sekolah dengan Amanda, Alvian, Reno, Roni dan Nizar bahkan mereka juga menjadi sahabat


"Kak Nan tuh siapa sih Hel, kok Lo kayaknya deket banget sama dia" ucap Farel penasaran karena sudah sejak lama ia mendapati barang mahal yang jika di tanya pasti ada saja kata kak Nan yang di sebut Rachel


"kepo Lo, nanti deh gue kenalin kapan kapan" ucap Rachel


"turun" ucap Farel


"Lo mau nurunin gue di tengah jalan Rel, gue laporin mamah sama papah tau rasa Lo Rel" ancam Rachel


"dih Hel gue itu laki laki jantan ya, gak bakal nurunin cewek walaupun modelan kek Lo di tengah jalan" ucap Farel tegas


"lah ini apa buktinya" ucap Rachel memicingkan matanya


"kita sudah sampai ege" ucap Farel sambil berlalu meninggalkan Rachel


"anjir… Rel tungguin" umpat Rachel saat sadar dirinya ditinggal bergegas agar tidak di tinggalkan


"woi Lo berdua" sontak Rachel dan Farel menoleh ke asal suara


"kenapa" ucap Rachel


"kalo orang ga kenal dekat sama Lo berdua pasti sudah di kira pacaran"celetuk Reno


"gak mungkin lah, Farel kan gamon" ucap Roni sontak mengundang tawa Roni, Reno dan Alvian


"CK Lo bertiga bacot banget sih kek cewek" ucap Farel ketus jujur saja dia mulai bosan menunggu Luna


"Lo pada gak mau masuk kelas apa" ucap seorang gadis cantik sambil keluar dari mobilnya, ya gadis itu adalah Amanda


"Lo sendiri aja baru sampe" kesal Reno


"heh berani Lo marahin pacar gue" sewot Alvian, ya Alvian dan Amanda mulai berpacaran saat masih kelas 1 sma kemarin


"sudah Lo pad agak usah ribut di sini mending kita langsung ke kelas aja, lagian Nizar sudah nyiapin tempat buat kita semua sesuai pesanan. kita kemarin" ucap Rachel menengahi

__ADS_1


tbc


.


__ADS_2