I`m A Queen

I`m A Queen
2. Flashback


__ADS_3

Flashback


Dirumah Keluarga Enrick


Ting.. Tong..


Bunyi bel membuat semua pekerjaan rumah berhenti dan mengarah ke pintu.


"Papi pulang"


"yeayy papi pulang" ucap ketiga bocah tersebut.


"Halo anak anak, liat papi bawa apa" ucap papi sambil menggeser badannya untuk memperlihatkan apa yang ia bawa.


"siapa itu pi?" tanya Mami .


"Hai mami, aku Bella. kata papi aku akan tinggal disini. " ucap Bella dengan gaya imutnya.


"woww aku punya adik baru" ucap David dengan antusias.


Berbeda dengan Devon dan Nessya. mereka hanya menatap datar pada pendatang baru itu.


"kami ke atas dulu" ucap Devon sambil mengajak Nessya.


"apakah mereka tidak suka dengan ku? " tanya Bella dengan gaya sok imutnya lagi.


"Tidak, mereka hanya ingin beristirahat" ucap David menyemangati adik barunya.


sedangkan di kamar Devon.


"ckk, ngapain sih papi ngajak orang baru. Nanti Princess di rumah ini ada dua dong. " ucap Nessya dengan wajah sendunya.


"Tenang aja dek kakak gk bakal anggap orang baru itu. Princess kakak cuma 1." ucap Devon yg membuat raut wajah Nessya berubah menjadi senang.


Tapi wajah sendu kembali menghiasi wajah imut anak itu.


"kenapa hemm? " tanya Devon saat melihat raut wajah kesedihan dari Nessya.


"Aku punya filing ga enak kak. Rasanya kayak aku bakal pergi jauh dari keluarga ini. Dan aku dibenci seluruh keluarga ini. " ucap Nessya dengan menangis.


Mendengar itu Devon langsung memeluk Nessya dan menghapus air matanya.


"jangan berkata seperti itu kakak akan selalu ada di pihak mu. meskipun kamu sudah membunuh orang pun kakak akan ada di sisimu."


"mungkin kakak hanya marah pada mu beberapa bulan. Ehh tapi jangan deng, adik kakak yang pling imut ini gk boleh bunuh orang" lanjut Devon.


"iya kak" jawab Nessya.


Note: Umur Nessya sama seperti bella yaitu 10 tahun. Umur David dan devon adalah 11 tahun.


••••••••••••••••


skip malam hari.

__ADS_1


Sekarang seluruh keluarga Enrick sedang berkumpul di ruang keluarga. Biasanya jika berkumpul, Nessya yang banyak bicara. Bercerita bagaimana ia di sekolah, bermain bersama temannya. Tapi sekarang Nessya hanya banyak diam tidak bicara.


Bagaimana tidak diam, saat ia ingin bercerita Bella langsung memotong ucapan Nessya. Nessya tidak mendapat giliran untuk bercerita. Sungguh buruk bukan.


"Hei sudahlah aku juga ingin bercerita, tidak hanya kau saja. Ahhh sudahlah aku tidak mood sekarang. Aku akan ke kamar bersama kak Devon. Jangan ada yg mengganggu." ucap Nessya sambil mengajak Devon.


"Huwaaa.... Huwaaa.. kak Nessya tidak suka dengan ku. Aku akan pergi dari sini. " ucap Bella sambil melangkah dengan sesegukan.


"Ehh jangan pergi nanti kak David sama siapa dong" ucap David sambil mencegah tangan Bella.


"iya sayang jangan pergi nanti di rumah ini gk ada Princess lagi dong" ucap papi Nessya menyemangati Bella.


Keluarga Enrick tidak tau bagaimana perasaan Nessya saat mendengar kata kata itu.


Ya Nessya kembali untuk mengembalikan gelas yang ia bawa. Tapi ia malah mendengar bahwa tidak ada Princess di rumah ini jika Bella pergi.


Sakit?.


Itulah yang Nessya rasakan sekarang.


apa gunanya aku di sini. apakah aku bukan Princess mereka. apakah aku tidak berarti bagi mereka? . Apakah aku tidak layak menjadi Princess di rumah ini?. batin Nessya dengan menangis.


Pyiar....


Bunyi gelas pecah menggelegar di setiap penjuru rumah.


Mami, Papi dan David yang tadinya membujuk Bella pun berpaling dari atensinya.


itu lah ekspresi mereka saat melihat Nessya dengan kaki terluka dan menangis.


Nessya yg melihat mereka memperhatikannya pun segera menghapus air matanya.


"AKU BUKAN PRINCESS KALIAN BUKAN? . BERARTI AKU JUGA TIDAK PERLU KALIAN OBATI . TIDAK ADA GUNANYA AKU DI SINI. " ucap Nessya dengan tersenyum miris.


Nessya berteriak karna ia melihat maminya hendak mengambil kotak p3k.


Mendengar keributan, Devon pun turun. Melihat adik kesayangannya terluka dia langsung berlari mengambil p3k.


"Siapa yg melukai mu? " ucap Devon dengan santai.


meskipun terlihat santai dalam pengucapan nya tapi dalam hati dalam hati Devon, ia sangat marah.


" Aku hanya melukai diriku sendiri." ucap Nessya dengan wajah datar nya.


kenapa wajah mu datar. Apa yang aku lewatkan. batin Devon.


"kenapa kamu melukai dirimu sendiri?. " tanya Devon


"hanya ingin." ucap Nessya dengan wajah datar lagi.


"Sayang, jangan kamu ulangi lagi ya. Jangan lukai diri kamu sendiri. " ucap Mami dengan nada lembut.


"apa urusan anda. Bukan kah anda tidak peduli dengan saya"ucap Nessya dengan dingin+datar.

__ADS_1


Perlu kalian tau walaupun Nessya masih kecil tapi pemikirannya tak kalah dengan orang dewasa.


kenapa Nessya berpikiran seperti itu? batin Devon


" NESSYA JAGA UCAPAN MU, MINTA MAAF SEKARANG!!!" marah papi kepada Nessya.


"baik" jawab Nessya dengan singkat.


"maafkan saya" lanjutnya


"kamu kenapa nak?. Aku mami mu kenapa kamu seperti bersama orang lain?. " tanya mami dengan air mata yang siap di keluarkan.


"ohh anda mami ku. Bukankah kalian tidak menganggap ku" ucap Nessya


"Mami tidak pernah berkata seperti itu" ucap Mami sambil menangis


Tiba-Tiba


**Dorr......


Akhhh**.......


°°°°°°°°°°°°°°°°°°


Kalian pasti bingung. 'Cuma ga di anggap Princess aja marah'.


Bukan kayak gitu guys. Jadi keluarga Enrick itu keluarga terhormat. Orang terkaya ke 1 di dunia dan keturunan kerajaan.


Tapi yang keturunan kerajaan hanya mami dari Nessya/Zara. Ayah Zara bukan dari keluarga kerajaan.


Nah keluarga Enrick itu dari dulu terbiasa menggunakan kata prince and princess. Jadi anak laki-laki di sebut prince dan anak perempuan di sebut princess


Jika mereka (anak anak keturunan kel.Enrick) tidak di cap sebagai prince or princess. Itu artinya mereka tidak di anggap di keluarga tersebut.


Paham gaaaaaaaaaaaa


Kalo ga paham di pahami ajaaa.


Hai guyss, Gimana ceritanya?


Udah seru kah?


Atau belum?


Maaf kalau kurang seru atau banyak typo.


Karna Author juga rada bingung sama alurnya. Author sendiri bingung karna takut alurnya gk nyambung dan kalian yg baca malah kecewa.


Jadi maaf kalau alurnya aneh. Karna memang Author bingung sendiri.


btw guys, di bab sebelum nya kan aku ngomong "Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara comment dan vote" Hehe maaf guys,aku terbiasa pakai kata kata Vote. Bukan like 😅


Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara comment dan like

__ADS_1


__ADS_2