
"NESSYA"
Sungguh Zara benci berada di situasi seperti ini.
Orng yg memanggil Nessya itu pun langsung memeluk tubuh Zara.
"Lepas" Pinta Zara
" Gk akan" Ucap pria itu
"Lepas'in gw Devon Enrick" Ucap Zara penuh penekanan
Ya yg memanggil dan memeluk Zara adalah Devon
Bughh...
Bughhh......
Aldo pov on
Gw,Alva,Alan,Leon sama David lagi jalan ke Kantin.
Waktu gw sama anak anak sampai di kantin kita liat orng orng pada ngumpul di pojok kantin.
"Eh itu ada apa ya?" Tanya gw ke salah satu siswa
"Oh itu,anak baru lagi dipeluk sama si Devon" Jawab anak itu
Mendengar jawaban itu rahang gw langsung mengeras.Gw langsung menerobos masuk ke pojok kantin.
Tanpa babibu lagi, gw langsung hajar Devon.
Aldo pov off
Author pov
Setelah Aldo puas memukuli Devon. Ia langsung memeluk Zara.
"JANGAN SENTUH ADEK GW" Ucap Aldo dengan anarah yg belum reda
"ITU ADEK GW B***T. " Ucap Devon sambil memisahkan Aldo dan Zara
"INGET KATA KATA GW. SEJAK ZARA DI USIR DARI SAMA KELUARGA LO,ZARA UDH SAH JADI ADEK GW" Ucap Aldo dengan wajah merah akibat amarah nya.
Degg...
Mendengar kata kata Aldo,Dada Zara langsung sakit dan badan Zara melemah.
Dan.....
Dan.....
Dan.....
Dan...
Dan apa hayooo...😄😄
Dan....
Zara:Aelah thor. Dan,dan,dan,dan mulu dah
Author: Sabar ya beib. Gw mau manas manas'in readers dulu.
Zara: Serah lu dah
__ADS_1
Ok lanjut
Dan..... Muncul lah Zura.
Tiba tiba seluruh orng yg ada dikantin kaget karna Warna mata Zara yg tadinya Coklat pekat menjadi warna Merah pekat. Dan Rambut Zara yg berwarna Hitam ke coklatan menjadi warna Merah ke coklatan.
"Jangan membuat Zara sakit hati karna kata kata mu Aldo. Dan kamu Devon,jangan mendekati Zara lagi. Sudah cukup selama ini Zara menderita. Aku tidak akan membiarkan Zara menderita" Ucap Zura dengan Dingin dan datar
"Apa ini. Ini bukan Zara,siap kau. Kenapa kau memakai tubuh adik ku. Keluar cepat" Ucap Alva dengan air mata yg mengalir deras
"Kalian tidak perlu tau siapa aku. Yg terpenting kalian harus ingat jangan sakiti Zara lagi" Ucap Zura
Lalu,tubuh Zara langsung kembali normal. Warna mata dan Warna Rambutnya kembali seperti semula.
"Zara" Ucap Duo Al bersamaan
Duo Al pun langsung memeluk Zara.
"Akhhh..."
"Kamu kenapa. Ada yg sakit?,apa yg sakit?, sini bilang sama kakak" Ucap Alva khawatir pada Zara
"Dada ku. " "Jangan ingatkan aku pada masa lalu lagi. Dada ku sakit jika mendengar itu" Ucap Zara sambil memegangi dadanya
"Zar lo gk papa kan,kalo lu sakit trus mati gimana. Nanti gk ada yg beliin gw lightstick sama album lagi dong" Ucap Nayla dengan candaan yg menurut Duo Al dan Devon berlebihan
"Iya. Nanti kalo lo mati gk ada yg gw ajak balapan lagi dong" Ucap Ara membetulkan candaan Nayla
"He'em. Kalo lo mati nanti yg waras diantara The Angel cuma gw dong" Ucap Qilla yang berhasil membuat muka Ara dan Nayla menjadi datar
"MAKSUD LO KITA GK WARAS GITU" Ucap Ara dan Nayla dengan tatapan sinisnya
Zara dan Qilla pun saling berpandangan lalu
"Eh tapi tadi lo becandanya gk lucu tau. Ya kali gw mati. Sebelum dendam gw terbalaskan gw gk akan mati semudah itu. " Ucap Zara
"Eh btw tadi ada kejadian apa. Kok kalian kayak khawatir gitu sama gw?" Tanya Zara dengan wajah sok polosnya itu
"Lo gk tau?" Tanya Alan
Dan hanya di balas gelengan oleh Zara.
"Tadi tuh tubuh lo berubah gitu. Trus lo tuh ngomong kalo lo itu Zura" Jelas Ara
"Hah?? Zura?? Sapa tuh??" Tanya Zara dengan wajah penasaran
"Gw ju...." Ucap Ara terpotong
"Eh bentar bentar" " Kalian semua bisa gk kembali ke tempat masing masing. Risih gw diliatin trus" Ucap Zara ketus
Mode ketus on.batin The Angel
"Nah kita duduk dulu gimana" Ucap Zara yg sudah duduk terlebih dahulu
Akhirnya The Angel,Duo Al,Leon,Alan,Devon termasuk David pun duduk.
Tapi Saat David ingin duduk,tempat yg tersisa hanya di sebelah Zara. David pun meminta Leon agar pindah posisi.
"Yon,pindah dong" Ucap David
Dan hanya dibalas deheman oleh Leon.
"Kenapa gk duduk di situ aja sih vid. Ribet banget idup lo" Ucap Alan
"Gk mau gw duduk sebelahan sama pembunuh" Ucap David dengan menatap sinis ke Zara
__ADS_1
Dan itu sukses membuat Duo Al dan Devon marah. Tapi kemarahan mereka di redakan oleh Zara.
Entah kenapa hati gw sakit waktu zara di cap sebagai pembunuh. Batin seseorang
Belum saat nya gw ngeluarin kata kata mutiara gw. Batin Zara
"Ekhmm.. Jadi tadi gimana?" " Siapa si Zura'Zura itu?" Tanya Zara
"Kita juga gk tau" Ucap Alva
"Pokok nya dia bilang, ' Jangan sakit'i Zara lagi' gitu" Ucap Nayla
"Ohhh. Entar deh gw cari tau" Ucap Zara dengan nada dingin
"Eh btw kita belum kenalan nih" Ucap Aldo
"Oh iya,gw Qilla"
"Gw Ara"
"Gw Nayla"
"Gw Alva"
"Gw Aldo"
"Gw Devon"
"Gw Alan"
"Gw David"
"Leon" Ucap Leon dengan nada dingin nya
"Zara" Ucap Zara dengan nada tak kalah dingin dari Leon
Mereka pun memesan makanan. Lalu mengobrol dengan di selingi candaan.
Tentu saja Duo Kulkas tidak ikut dalam pembicaraan yg menurut mereka, tidak penting"
Tiba tibaa....
////////
Holaaa
Gimana? Masih stay kan di cerita I'm a Quenn.
Maaf ya di bab ini gk sampai 1000 kata.🤧
Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara like,Comment dan vote
☁ 👋🚀 ☁☁
✨ BYEBYE*
☁ ✨ 🎈
✨ ☁
✨
✨
🌾✨💨 🏃 🏠🏢
__ADS_1