
Dorr....
Akhh*....
Terdengar suara tembakan dan erangan kesakitan.
"MAMI" Teriak seluruh keluarga
Nesya yang melihat maminya mati langsung mencari penembak nya. ia menemukan pembantu baru di rumah itu sedang membawa pistol.
Nessya langsung berlari ke pembantu tersebut dan mengambil pistol di tangan pembantu tersebut.
Lalu
dorr...
Akhh..
tepat. batin Nessya
"Nessya" teriak seluruh keluarga
"apa yg kamu lakukan" tanya Papi dengan wajah merah akibat marah.
"kamu yg membunuh Mami mu sendiri. IYA? " lanjut papi
"Apakah kalian tidak melihat bahwa pembantu ini yg membunuh Mami. Dan aku membunuh pembantu ini untuk balas dendam. DIMANA MATA KALIAN HAH! " teriak Nessya dengan wajah merah padam akibat marah.
"ohh kau berasumsi bahwa pembantu ini yg membunuh mami mu. Padahal kau lah yg membunuh mami mu sendiri dasar anak s*****" maki Bima (papi Nessya) dengan penuh amarah.
David yg masih polos dan melihat bahwa papi nya berkata adiknya yg membunuh maminya pun percaya bahwa Adiknya adalah pembunuh. Dan David bersumpah ia sangat membenci Nessya.
Aku bersumpah, aku akan sangat membenci mu Nessya Enrick. batin David
Entah David di ajarkan oleh siapa. Mungkin oleh Papi laknat nya itu
"Keluar kau dari rumah ini dasar anak tau di untung. Sudah ku rawat dari kecil dan ini balasan mu."Ucap Bima dengan penuh amarah.
" Baiklah jika kalian ingin aku pergi dari sini. Aku akan pergi, tapi jika kalian sudah mengetahui semuanya jangan harap aku memaafkan kalian apa lagi kau Tn. Enrick." ucap Nessya sambil melangkah keluar.
"Kak devon, ingat janji mu. Tidak akan pernah marah pada ku, salalu ada di sampingku. Sekarang aku pergi, jaga diri kalian" lanjut Nessya
"jangan pergi Nes, kakak janji kakak akan berikan apa saja untuk mu. KAKAK JANJI AKAN MENCARI MU" teriak Devon sambil menangis.
Tapi semua terlambat Nessya sudah keluar dari Mansion Keluarga Enrick.
Author : Mana sempat keburu keluar
Zara : He'em mana sempat
Devon : Kagak ada akhlak semua yee. Orng lagi nangis juga malah dinyanyi'in.
Thor+Zara : Bodo amat
Devon : Salah ape gw yee..😭😭
Jangan hiraukan percakapan di atas. Kita lanjut
Author Pov
Hembusan angin malam menerpa kulit putih seorang gadis yg terduduk di taman. Dengan air mata yg terus menetes tanpa henti.
Gadis itu ialah Nessya. Ia bingung ingin pergi kemana. Sepeser uang pun ia tak punya.
aku pergi kemana. mana ada orang yg ingin menerimaku. batin Nessya
"Hai gadis manis. Kenapa kamu sendirian di sini. Dimana rumahmu?. Ayo om antar pulang. " ucap seorang pria setengah paruh baya. Kira kira umurnya 30 keatas.
"Anda siapa. Tidak usah berpura pura baik didepan tetapi dibelakang anda bersifat buruk. Saya tidak seperti anak lainnya yg bisa dibodoh bodohi dengan permen atau pun itu" ucap Nessya dengan datar
__ADS_1
"Hahahaha.. kamu lucu nak. Om tidak ingin menculik mu. Om hanya ingin mengantar mu pulang" ucap Pria itu dengan lembut
"aku tidak punya rumah. Aku di usir dari rumah. " ucap Nessya dengan tersenyum miris
"Kenapa kamu di usir. Cerita aja sama Om. " ucap Pria itu lagi
Nessya pun menceritakan tentang nasibnya. Mulai dari datangnya Bella, tidak dianggap oleh keluarga, Maminya meninggal, ia membunuh, dimarahi Papi sampai ia diusir.
"Kasian sekali kau nak. Bagaimana jika kamu jadi anak ku. Aku dan keluarga ku ingin punya anak perempuan. Dan mulai sekarng kamu panggil aku daddy. " ucap Pria itu dengan wajah sumringah.
"apakah aku bisa percaya padamu? "
"Tentu saja bisa" "Oh ya kita belum berkenalan. Nama Om Faris. Panggil Daddy Faris. Dan namamu" Tanya Pria yg diketahui bernama Faris.
"Namaku Nessya Enrick" ucap Nessya dengan wajah senang.
entah kenapa aku merasa nyaman dengan orang ini. batin Nessya
"mari ikut Dad ke rumah" Ucap Daddy yg sudah berdiri lalu menjulurkan tanganya kepada Nessya.
Nessya pun membalas uluran tangan Daddy nya dan mengikuti kemana ia akan dibawa
•
•
•
Rumah Keluarga Alexander.
"Daddy pulang"ucap daddy dengan wajah sumringah
" Kamu kenapa nak kok Sumringah sekali"ucap wanita paruh baya tersebut
"apa mas. Jangan buat kami penasaran" ucap Wanita yg masih setengah paruh baya.
Note:sekarang di kediaman Alexander lagi kumpul ya. semua keluarga besar Alexander ada disitu baik yg di luar negri atau yg di dalam negri
"Tadaaa"
" Qui est soeur?(siapa itu kak? )" ucap seorang wanita yg diketahui adik dari dad. Terlihat dari bahasanya, Wanita ini menggunakan bahasa Prancis
"Kenalkan Diri mu Nak" ucap dad
"Yes dad. Salut tout le monde, je suis Nessya. J'ai rencontré papa quand j'étais au parc. Papa a dit que tu voulais avoir une fille. Alors papa m'a amené ici (Hai semuanya, saya Nessya. Saya bertemu ayah ketika saya di taman. Ayah bilang kalian ingin punya anak perempuan. Jadi ayah membawaku ke sini). " Ucap Nessya dengan bahasa Perancis juga.
"Hah" kaget semua orang yg ada di situ
"pourquoi vous les gars. Suis-je en train de me tromper? (kenapa kalian. Pakah saya melakukan kesalahan?)" ucap Nessya dengan Watadosnya.
"Kamu bisa bahasa prancia nak? " tanya daddy
"Tak hanya prancis dad aku juga bisa bahasa Korea, Hawai,arab,china dan Inggris" ucap Nessya dengan enteng.
"Hah bagaimana bisa?"ucap Nenek tadi
" Dimana kamu menemukan anak ini kak? "ucap Adik dari daddy
" Aku menemukannya di taman. Dia mengalami ( menceritakan A - Z )"
" Kasian sekali kau nak. Baiklah sekarang aku mommy mu panggil aku Mommy Vivi."ucap Mom sambil mengelus rambut Nessya
Semua keluarga yg ada di situ lun mengelilingi Nessya.
" Apakah kalian menerima ku? " tanya Nessya
"ya" ucap seluruh keluarga.
__ADS_1
"ALVA, ALDO, KEVIN, MACHEL. kemarilah" teriak Nenek untuk memanggil ke 4 cucu laki lakinya.
"Wow siapa itu Dad"tanya seorang anak laki laki yg kita kira umurnya seperti kakak kandung Nessya
" Dia adik mu Al"
"wow benarkah. Akhinya aku memiliki adik"
"Hai Kau, Aku Alva. Kakak pertama mu. Panggil aku Kak Alva. " ucap Deon
"Aku Aldo panggil aku Bang Aldo" ucap Aldo
"Aku Kevin, sepertinya kita seumuran. Panggil aku kevin" ucap Kevin
"Aku Michel panggil aku Michel saja"
"Aku Nessya"
"Hai Nessya" ucap ke3 bocah tersebut
"Alva, kenapa kamu tak menyapa adik barumu" ucap Adik daddy
"Aku tak suka namanya. Daddy bisakah ganti nama adikku" ucap Alva dengan penuh harap
"Zara Leola Alexander" ucap Nessya
" Nama yg bagus. Baiklah Nama mu Zara Leola Alexander"ucap nenek dan Kakek bersamaan
"Yeay Zara" ucap ke4 bocah itu kompak
" Zara apakah kau ingin ikut nenek ke Prancis, temani nenek disana. Kau juga bisa melupakan kejadian yg menimpamu" ucap nenek lembut
"Ya aku ingin. Dari dulu aku ingin tinggal di Prancis. " ucap Zara dengan wajah sumringah
"Yahh apakah aku dan adikku tidak tinggal bersamaa? " tanya Aldo
"Tenang saja bang aku akan mengunjungi kalian" ucap Zara menyemangati abangnya
"Baiklah Kita berangkat sekarang"
"Kenapa harus sekarang Tidak nanti saja." ucap Daddy
" oh ayolah jadwal penerbangan kami 1 jam lagi" ucap Kakek
"Baiklah baiklah aku mengalah, kepada yg tua" ucap Daddy pasrah dengan suara dikecilkan di akhir kalimat.
Tapi 'Mana sempat keburu Zara dengar'.
"Nenek, Kakek kata Daddy kalian sudah tua" ucap Zara sambil tertawa
"He kenapa kau dengar" ucap Daddy
"Apa kau bilang Faris. sudah bosan hidup kau" ucap Nenek dengan bogeman di tangannya
"Ampun ma aku hanya bercanda" ucap Daddy memohon dan tangan membentuk huruf v
"Sudahlah jangan bertengkar ayo kita berangkat" Ucap Kakek melerai
"Ayo" Ucap Zara, Nenek, Tante Ana, Om Bayu, Kevin Michel
Sejak saat itu Zara tinggal di Prancis tapi sesekali pulang untuk menemui keluarganya.
Zara hidup bahagia dengan nenek dan kakeknya. Walupun kadang ia mengingat masa lalunya.
•••••••••••••••••••••••••
Hai Guys masih stay kan di cerita I'M Queen.
Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara like, comment and vote
__ADS_1