
" Bokap nyari lo Queen, dia suruh lo masuk ruangan nya"! Ucap Gabriel saat melihat Queen berjalan ke arahnya
''Oke gab, gue pergi dulu" sahut Queen pergi ke ruang pribadi milik Varel,
"Tok, Tok"!!
" Masuk"
"Ada apa tuan"? Tanya Queen
" Bersiaplah malam ini aku akan membawa mu ke acara pelelangan" ucap Varel
Mata Queen berbinar, dulu dia paling suka pergi lelang bersama Paman nya,dan kini dia harus pergi bersama Varel, namun dia tetap bersemangat, karena biasanya di lelang banyak penjahat, jadi dia sangat menantikan mereka memulai pertarungan
"Siap tuan, sudah lama saya tidak berolahraga" ucap Queen tertawa
"Ckkk, gadis aneh" ucap Varel menggelengkan kepala,
****
Malam telah tiba, ternyata Varel tidak hanya pergi sendiri, melainkan pergi bersama Darkpo, Queen sudah siap dengan pakaian kerjanya, seperti biasa dia memakai pakaian hitam, dan penutup wajah,namun betapa terkejutnya dia ketika melihat Darkpo yang juga sedang memandang nya
"Paman" gumam Queen
Darko mengerlingkan matanya, lagi lagi gadis itu memanggilnya paman pikirnya,sedangkan Queen tertawa dalam hati melihat Ekspresi Darkpo yang sedang kesal,
"Ayo berangkat" ucap Darkpo,
Saat berjalan keluar Queen melihat Tony, sedang menatap nya, mata Queen mengerling entah kenapa dia sangat membenci pria itu, padahal di kehidupan lalu mereka adalah partner,
"Kenapa ada perempuan king"? Tanya Tony dengan pandangan meremehkan
"Dia partner Varel, jangan hiraukan dia" ucap Darkpo masuk kedalam mobilnya
" Queen, ingat perhatikan gerak gerik setiap tamu, kebanyakan dari mereka akan berlaku curang dan membawa senjata, walaupun ada penjaga, terkadang mereka tidak bisa menemukan senjata yang di sembunyikan" ucap Varel, Queen mengangguk tanda mengerti,
"Lagipula saya juga membawa nya disini" ucap Queen melipat celana nya yang terdapat samurai lipat dan sebuah t3mbakan jarum bius kecil,
"Pintar" puji Varel,
__ADS_1
****
Satu jam di perjalanan, mereka pun akhirnya sampai di tempat yang mereka tuju,
"Kita sudah sampai Naga kecil, ingat, untuk terus berhati hati" ucap Varel mengingatkan
Queen mengangguk dan berjalan di belakang Varel,
"Cihhh, ini pertama kali nya kau kesini kan, jangan buat keributan didalam" ucap Tony sombong,
"So tau, ini adalah yang ke lima puluh kalinya aku ikut pelelangan,anda baru tiga kali pergi bukan" bisik Queen berlalu
Tony terkejut, kenapa gadis itu bisa tau,dan gadis itu pasti membual mengatakan sudah lima puluh kali pergi pikirnya,
Darkpo mengamati pergerakan kedua orang yang dibawanya itu, entah kenapa mereka sudah seperti kucing dan tikus di hari pertama mereka bertemu, mungkin karena Queen adalah seorang perempuan pikirnya,
"Selamat datang tuan Varel, dan tuan Darkpo, ehmm ini siapa, anda tau kan di larang membawa perempuan ke tempat ini" ucap penjaga
"Dia bodyguard ku" ucap Varel
Penjaga itu melihat dari atas sampai bawah, dengan tubuh sekecil itu, bisa jadi bodyguard seorang Varel ehmm entahlah pikirnya, namun apalah daya, dia juga tidak berani melarang mafia besar tersebut,
Mereka pun kembali masuk ke dalam acara lelang,
Suasana di dalam sana sangat gelap dan menegangkan, pasalnya wajah wajah sangar ada di sana, jelas saja ini adalah perkumpulan para Mafia kelas atas, nampak disudut sana, ada juga Tuan Nathan duduk bersama tangan kanan nya yang bernama Fox,
"Tuan Varel dan Tuan Darkpo ada di sebelah sana tuan" bisik Vox
Nathan terkejut pasalnya dia tidak tau bahwa Darkpo dan Varel juga mendapatkan undangan,
"Ada orang yang terus menatap anda" ucap Queen pelan
Varel melirik ke arah yang mata Queen tunjukan, Varel sendiri juga terkejut, ternyata Nathaniel mengikuti lelang itu,.
"Hey dia ayah mertuamu haha" ejek Varel
Queen terbelalak, ternyata benar yang di katakan oleh Roland, bahwa Ayah Rain juga adalah seorang Mafia besar, bisa gawat jika dia menyinggung pria itu, bisa bisa dia tidak mendapat restu pikir Queen konyol,
"SELAMAT DATANG SEMUA NYA, KALI INI SAYA AKAN MEMBERIKAN SEBUAH TAWARAN BESAR BERUPA PULAU YANG BERISI PERS3NJATAAN DAN JUGA BATU PERMATA BLACK JADE BERUSIA SERIBU TAHUN"
__ADS_1
Suara ricuh mulai terdengar, tawaran kali ini benar benar sangat menggiurkan semua orang bersemangat untuk memperebutkan nya
"TENANG TENANG SAYA BELUM SELESAI BICARA,ANDA PERLU TAU, CARA MEMPEREBUTKAN PULAU KALI INI BERBEDA DARI BIASANYA,KITA TIDAK HANYA AKAN BERTARUNG DENGAN UANG DAN KEKUASAAN, NAMUN JUGA KEKUATAN, DAN KAMI MENGUNDANG PARA TANGAN KANAN TUAN TUAN UNTUK MAJU KE ARENA DAN DENGAN BEGITU SANG TUAN BARU AKAN MENJADI ORANG PALING HEBAT KARENA MEMILIKI TANGAN KANAN YANG KUAT" ucap pembawa acara
Varel terkejut dia sama sekali tidak tau bahwa lelang kali ini akan berbeda, dia melirik Queen, dia tidak tega membuat gadis kecil itu ikut bertarung, sedangkan si Naga kecil malah berdiri dan melemaskan urat urat ototnya, dia begitu bersemangat mendengar ucapan pembawa acara itu,
"Hey naga kecil, apa kau yakin"? Tanya Varel
" Aku yakin"! Sahut Queen mantap
"Tidak kau mundur saja, serahkan saja pada King" ucap Varel lagi, dia tetap tidak ingin Queen terluka, gadis itu terlalu kecil untuk bertarung bersama lawan lawan nya yang bertubuh gagah,
"Jangan sebut aku naga kecil jika aku tidak berhasil,percaya lah padaku tuan" ucap Queen
Varel melirik Darkpo yang sedang menyiapkan Tony,
"Lawanmu semua tangguh, apalagi Fox, tangan kanan Tuan Nathan" ucap Darkpo
"Tenang king, aku akan menang" ucap Tony percaya diri,
"Jika kau berhasil, maka kursi wakil akan kuberikan padamu"
Ucapan Darkpo membuat tangan Queen mengepal erat, dia tidak akan pernah membuat Tony berhasil duduk di kursi yang dulu dia tempati,
Aura m3mbunuh keluar dari diri Queen, Darkpo merasakan nya lalu melirik ke arah Queen, dia melihat mata Queen berubah berwarna emas dalam beberapa detik, lalu berubah lagi menjadi hitam,Darkpo terkejut, tiba tiba dia ingat pada Xena,
"Benar, benar mirip" bathin Darkpo
"PERTARUNGAN PERTAMA, TANGAN KANAN TUAN NATHAN, YAITU FOX MELAWAN TANGAN KANAN TUAN GARA BERNAMA GERAL" ucap Pembawa acara,
Mereka maju ke Arena dan pertarungan sengit pun terjadi, waktu terus berlalu, Fox terus maju dan menjadi pemenang, begitu juga Tony,
"KEKUATAN KEDUA ORANG INI TIDAK BISA DI REMEH KAN" bathin Queen terus memperhatikan lawan lawan nya, Queen juga berhasil maju, tapi semua lawan nya memilih mundur karena mereka berpikir tidak seru melawan perempuan dan Tuan Varel jadi lelucon semua orang saat ini, sedangkan Tuan Nathan dan Datkpo justru menunggu saat saat Queen akan melawan Fox dan Tony,
Pembawa acara maju, dan mengatakan sesuatu yang membuat semua penonton menjadi ricuh,
"KARENA TERSISA TIGA PETARUNG, JADI KETUA LELANG MEMUTUSKAN UNTUK MEMBUAT TIGA PETARUNG INI SALING BERTARUNG SATU SAMA LAIN, JIKA DIA KELUAR DARI ARENA DULUAN MAKA AKAN ADA SATU YANG KALAH, SISA DUA PETARUNG LAGI LAH YANG AKAN MEMASTIKAN SIAPA PEMENANG SEBENARNYA" ucap Pembawa acara,
Varel menatap Queen, sedangkan gadis itu memberikan kode kepada Varel bahwa semua akan baik baik saja, lalu
__ADS_1
Queen membuka jaket nya nampak lah Naga di tangan kanan nya, dia sudah muak di remehkan hingga dia bertekad untuk memperingati semua orang bahwa mereka jangan pernah meremehkan seorang perempuan,.