
Kayo bermimpi di dalam tidurnya, mimpinya kali ini membawa dia menjelajah dari awal dia terlahir sebagai Xena, gadis baik hati berwajah kaku, pandai bertarung dan memiliki paman yang bernama Darkpo, kemudian di di r4cuni oleh pria bernama Tony sampai akhirnya dia Mati, dan bereinkarnasi ke tubuh kembaran nya yang bernama Queeny Van, gadis tomboy, barbar dan urakan jago minum dan balapan, dia sangat disayangi oleh seluruh anggota geng Wolf,
Queen bertemu kembali dengan Darkpo dan di angkat anak oleh Darkpo bersama dengan Keynan, lalu Queen kembali mati saat dirinya menemukan ayah dan ibu kandungnya, dia mati ditangan musuh bebuyutan Nya yaitu suku darah dari Zaman dinasti Ming yang bernama Digo
Jenny ibu Queen adalah orang yang terpilih sebagai ibu naga, dan Queen adalah Naga kecil yang memiliki kekuatan sang Naga perkasa, tanda naga di punggung dan tangan kanan nya adalah tanda lahir yang Dewa ukirkan di anggota tubuh Xena yang berubah menjadi Queen,
Keringat membasahi dahi dan tubuh Kayo, dia mengerang kesakitan, punggung dan tangan kanan nya merasakan sakit yang luar biasa
"Plupppp"
Mata Kayo terbuka, dia terbangun dengan ingatan yang telah kembali,
"Selamat datang kembali nona Naga hehe" gumam nya terkekeh,
Ya, Kayo sudah ingat siapa dirinya, namun dia akan berpura pura untuk tidak mengenali mereka, agar dia bisa memancing Digo, kekuatan nya bertambah besar karena dalam dirinya ada tiga Jiwa Yaitu Xena memiliki kekuatan naga, Queen yang memiliki tangan sakti, dan juga Kayo yang memiliki kekuatan insting seperti macan, dia bisa mendengar dan mencium bau musuh dari jarak jauh,
Kayo mengembangkan senyumnya, bahkan sekarang dia bisa menghilangkan tanda di tangan nya sesuka hati, sehingga tidak akan membuat orang tau bahwa dia sudah ingat segala nya,
"Gue pengen main main dulu sama kalian, siapa suruh kalian jadi gila selama gue nggak ada" ucap Kayo melangkahkan kaki nya turun ke ruang dimana anak geng inti berkumpul,
"Kay, Lo udah bangun"?
" Belum"!! Sahut Kayo dingin
"Dihhhh gak lucu Lo" ucap Keynan
"Apa ada sesuatu yang Lo ingat"? tanya Roland
" Tidak, ingat apa, "? Ucap Kayo acuh tak acuh
Wajah mereka kembali murung mendengar jawaban dari bibir Kayo,
Kayo duduk di samping Rain dan memperhatikan pemuda itu, dia nampak kurus dan tak terurus
" Kumis Lo"! Ucap Kayo menyentuh bibir atas Rain
"Tangan Lo dingin Kay" ucap Rain merasakan dingin nya tangan Kayo
Kayo menatap dalam kearah mata Rain, pemuda itu juga sama, mereka saling tatap mata dalam waktu yang lama,
"Apa Lo sangat mencintai cewek bernama Queen itu"? Tanya Kayo
" Ya, dia cinta pertama dan terakhir gue" sahut Rain, dengan mata berkaca kaca
Lagi lagi tangan dingin Kayo menyentuh Rain, kini dia menghapus air mata Rain yang hampir menetes,
"Gue harap Lo gak patah semangat, minimal Lo harus hidup dengan baik, jika Lo gak ingin membuat Queen Lo sedih" ucap Kayo tanpa Ekspresi
"Apa Lo khawatir sama gue"? Tanya Rain
"Ehmm mana motor yang akan gue pakai, gue mau nyoba turun ke arena ni" ucap Kayo mengalihkan pembicaraan
Roland, Nick, dan Vixtor berdiri disusul oleh anak geng inti yang lain nya, mereka pikir misi mereka untuk membuat Kayo ingat akan sedikit susah dan membutuhkan waktu pikirnya,
"Eh, Lo hati hati Kay, kalo emang gak bisa jangan paksain, bawa motor di sirkuit gak sama kaya di jalan raya" ucap Keynan khawatir,
"Ya, ya, Lihat saja dulu,mana ni Lawan gue siapa aja" ucap Kayo
"Gue maju" sahut Vixtor
"Gue juga"
"Gue maju lah"!!
Akhirnya Yang bertanding dengan Kayo ada Vixtor, Nick, Rain, kelvin dan Daniel
" Lo gak turun"? Tanya Kayo pada Keynan
__ADS_1
"Gak, kaki gue sakit ni, kemaren maen basket keseleo" ucap Keynan
"Oke deh"!
" Aturan nya putar Sepuluh Lap, yang sampai garis Finish duluan pemenang nya" teriak Roland di tengah garis Start
"Siap, tiga dua satu"
"Dorrrrrr"
"Bruuuummmmmmmmmm"
Mereka berenam pun mulai menarik gas ditangan kanan nya, dan melesat dengan cepat, awalnya Kayo santai saja, namun ketika mereka menurunkan waspada Kayo langsung menarik Gas full di Arena
"Gruuunggggg, Grungggg"
"Syuuutttttttt"
"Wahhh Gilaa"!! teriak Gabriel menganga,
Roland juga menatap tak berkedip ke arah Arena, dimana Kayo membawa motornya dengan Kecepatan Kilat
" Bruuummmmm"
Sepuluh putaran di selesaikan dalam jangka waktu singkat, Kayo berhenti di garis Finish, lalu di susul oleh anak anak geng inti,
"WIHH GILA, KEREN BEUT LO" ucap Keynan menghampiri Kayo
"Gue gak yakin Lo gak pernah balap"! Ucap Rain yang baru saja sampai di garis akhir
" Gue ngandelin insting, dan Kalian sendiri ngandelin insting juga kan buat deketin gue, ini terlalu aneh bagi orang yang tidak saling mengenal" ucap Kayo kepada Rain,
"Glupp"
Wajah kayo sangat sensual, Rain sampai menelan ludah kasar agar tidak melahap bibir seksi gadis itu,
*******
"Pa, izinkan aku menginap di markas anak Wolf malam ini" ucap Kayo menelpon Ittara
"Hey, anak gadis mana boleh nginap sembarangan, apa kata orang nanti" ucap iIttara di seberang sana
"Cihh, jangan dengarkan kata orang, pokoknya aman ya pa pliss sekali ini saja" ucap Kayo
"Oke, jaga dirimu baik baik papa akan kirimkan Kenzie untuk jaga kamu"
"Eh pa gak usah"
"Tuuuttttt"
"Agghhhh Si4l"!!! Umpat Kayo, Ittara mematikan telpon nya sebelah pihak tanpa mendengarkan ucapan kayo Lagi
" Gimana"? Tanya Nick
"Bokap ngizinin, tapi dia bakal kirim Kenzie kesini, gak apa apa kan"? Tanya Kayo
" Ahhhh, gak asyikk" ucap Gabriel mengeluh
"Kenapa harus ada dia sih"? Gumam Rain yang masih terdengar di telinga Kayo
" Sorry, bokap gue terlalu khawatir, karena ini pertama kalinya gue nginep di Luar" ucap Kayo menjelaskan
"Pertama Kali Mata Lo,,, biasa juga Lo paling seneng nginep di mari" ucap Keynan mengomel dan berlalu pergi
"Maksud L0"? Tanya Kayo, namun Keynan sudah malas untuk menjawab
" Tidak apa apa, hargailah ayah Kayo, beliau hanya khawatir pada Putrinya" ucap Roland, sebagai ketua dia lah yang harus lebih bijak, dan mengatur agar suasana tetap tenang,
__ADS_1
"Si kenzie udah datang" ucap Kelvin di depan pintu, Kayo pun berjalan, untuk menghampiri pemuda itu,
"Kenapa Harus menginap"? Tanya Kenzie
" Kita bakal pesta, besok gue bolos kuli hehe" ucap Kayo cengengesan, lagi lagi senyuman itu membuat Jantung Kenzie berdetak kencang,
"Ayo masuk" ucap Vixtor mengajak Kayo dan Kenzie
"Selamat datang Tuan Kenzie" sapa Roland
"Panggil Ken saja kita seumuran" sahut Kenzi
"Baiklah Ken, salam kenal, gue Roland dipanggil Ron, ini adek gue Nick, bla, bla, bla" Roland memperkenalkan mereka satu persatu, terlihat sekali di sana wajah Rain sangat gelap, dia jelas cemburu melihat kekasihnya bersama dengan pria lain, dan ini lah pukulan terberat baginya, dilain sisi Kayo juga tidak bisa sembarangan meninggalkan Kenzie karena yang terparah adalah mereka sudah bertunangan,
"Dahlah, ayo buka botol" ucap Kayo duduk di samping Gabriel, dia sangat merindukan pemuda polos itu,
Gabriel melirik Kayo, padahal ada tunangan nya namun kenapa Gadis itu memilih untuk duduk dekat dengan nya pikir Gabriel,
"Santai Gab, ayo minum sampai tumbang" bisik Kayo
Gabriel malah merinding mendengar ucapan Kayo, dan dengan cepat dia berdiri dan pindah duduk di dekat Keynan,
"Puuffttttt"
Kayo menutup mulutnya agar tidak tertawa terbahak bahak, dia bisa ketauan kalo dia sampai tertawa,
"Apa sih Gab, Lo gaje amat"? Tanya Keynan kesal melihat Gabriel duduk di sampingnya dan berdesak desakan
"Bulu kuduk gue merinding kalo deket si Kayo" ucap Gabriel
"Gelas pertama buat Lo" ucap Kayo mengangkat gelasnya di hadapan Rain, pemuda itu hanya bisa menatap datar dan mengangkat gelasnya juga, sementara Kenzie, Roland sengaja terus mengalihkan pandangan Kenzi dari kayo dan terus mengajaknya berbicara,
"Ternyata Queen yang sekarang jago minum" ucap Nick, dan didengar oleh Victor dan Daniel, mereka bertiga menatap kearah Kayo yang terus minum tanpa oleng sedikitpun,
"Jelaslah, dia sekarang jadi anak orang jepang, gue denger orang orang sana udah di ajarin minum sake dari usia mereka masih kecil,jadi tubuh itu pasti sudah terlatih" ucap Keynan menyela,
"Ah Lo anak onta, nyaut aja" ucap Daniel menoyor kepala Keynan,
"Kay, dia pacar Loe"? Tanya Rain, badannya mulai panas, dia sedikit mabuk karena itulah dia berani untuk bertanya,
" Dia tunangan gue"
"Uhukk, Uhukk"
"Wey, pelan pelan dong, gak ada yang rebut minuman Lo" ucap Kayo, Rain tersedak saat mengetahui Fakta bahwa Kayo sudah bertunangan
"Lalu apa Lo cinta sama dia"? Tanya Rain menatap mata Kayo,
Kayo mendekat dan berbisik
"Aku cinta nya sama Kamu Dad"!!
Mata Rain melotot, Kayo baru saja memanggilnya Dady dan itu berarti, dia sudah ingat tentang mereka,Kayo mengangguk dan menutup mulutnya
" Ssstttt, cukup kamu saja yang tau, sisanya biar aku yang urus, untuk sementara, kita pura pura seperti biasa dulu ya"? Tanya Kayo tersenyum
"Cupp"
Rain menengok ke kanan dan kekiri, merasa tidak ada yang memperhatikan, Rain pun mencium bibir Kayo sekilas, sedangkan Kayo hanya terkekeh, Rain adalah pria paling setia bagaimana bisa dia melepaskan pemuda itu untuk pria lain, tentu saja tidak bisa, dan Kayo berpikir untuk segera mencari Solusi agar Semua nya berjalan dengan baik tanpa harus ada pertarungan,.
🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛🐈⬛
GIMANA READER, DAH PUAS BELOM LO,,?? 😂😂😂
Babang Rain udah bisa cium si Kayo tu..
Ihihihiii😂😂😂😂😂
__ADS_1