I'M Not Bad GirL (Reinkarnasi Anak Naga)

I'M Not Bad GirL (Reinkarnasi Anak Naga)
Sama


__ADS_3

Queen, Keynan dan Gabriel melesat ke arah markas geng Wolf, namun Queen memisahkan diri dan berniat untuk membeli cemilan di satu pusat perbelanjaan, tak lupa sebelumnya dia mengirimkan pesan singkat kepada para abangnya bahwa dia singgah dulu di sana,


"Ckiiitt"


Queen memarkirkan motor nya dan berjalan santai, lalu tiba tiba dia melihat seorang pria paruh baya sedang berjalan sempoyongan, awalnya Queen mengira pria itu mabuk jadi dia tidak perduli, namun pria itu jatuh terduduk di hadapan nya dan mengerang sakit,


"Brukkk"


"Arghhh"


Mata Queen melirik dia ingin tidak perduli namun nalurinya berkata lain,


"Paman anda kenapa"? Tanya Queen


Pria itu menatap Queen, dan memegang perut nya,


" Perut saya sakit, bisakah kamu menolong saya sampai mobil ,dan saya bisa mengemudi" ucap nya


Queen pun memapahnya sampai ke mana mobilnya di parkirkan, alih alih sembuh pria itu masih mengerang,


"Saya antar anda ke rumah sakit tuan" ucap Queen mengambil kunci pria itu dan pergi bersama nya menuju ke rumah sakit


Queen berhasil membawa pria itu ke rumah sakit dan menunggu sebentar untuk menunggu hasil nya,


"Ceklek"


"Bagaimana dokter"? Tanya Queen


" Beliau memang pasien rumah sakit ini nona, beliau sakit ginjal dan belum mendapatkan pendonor yang ginjalnya cocok" ucap Dokter tersebut,


Setelah itu Queen pun memilih untuk masuk kedalam ruangan pria paruh baya itu,


"Apakah anda sudah memberi tau pada keluarga anda tuan, saya harus segera kembali" ucap Queen


"Bisakah tolong ambilkan ponsel saya" ucap nya Queen pun menyodorkan ponsel yang berada di atas meja,


Selang beberapa lama setelah dia menelpon tiba tiba dua orang pemuda datang dengan nafas yang ter engah engah,


"AYAH"!!


Queen menoleh, sedangkan kedua pemuda itu terkejut setengah mati, bukan hanya mereka tapi Queen juga sama terkejutnya,


" Naga kecil"


"Queen"!! Ucap Brian dan Zola bersamaan,


" Hah, kapten, dan Lo kakak senior, kalian"?? Tanya Queen tak meneruskan ucapan nya,


"Ya, kami saudara, apa kalian saling mengenal"? Tanya Zola bali


" Dia junior klub basket ku bang" sahut Brian


"Wah, dunia memang sempit, ternyata kalian berdua mengenal gadis yang telah menolong ayah" ucap Ayah Zola yang bernama Kriss,


Zola dan Brian hampir saja melupakan ayahnya, mereka mendekat ke ranjang ayahnya dan Kris pun menceritakan bagaimana bisa dia bertemu dengan gadis bernama Queen itu,


"Terimakasih naga kecil, kamu sudah banyak membantu" ucap Zola


Brian melirik kakak nya, pria itu seperti memiliki tatapan kekaguman kepada juniornya itu,

__ADS_1


"Ekhem, gue juga mau ngucapin terimakasih, jangan lupa besok untuk hadir dalam latihan" ucap Brian


"Oke, kalau begitu saya pamit dulu ya paman, kapten dan kakak senior" ucap Queen pamit,


Suasana menjadi hening ketika gadis itu pergi meninggalkan mereka,


"Abang kenal dia dimana"? Tanya Brian memecah keheningan, Zola terdiam tidak mungkin dia menceritakan tentang Queen yang sebenarnya,


" Gadis itu dia sangat nakal, dia pernah lewat ke perbatasan dan bermain main dengan para petugas di sana, aku sampai sakit kepala di buatnya" ucap Zola yang mengingat ketika Queen berada di perbatasan


"Tapi arti tatapan abang seperti nya berbeda dengan yang abang ucapkan'' kata Brian


" Deggggg"


"Abang pun tidak tau, setiap melihatnya abang merasa jantung abang berdebar" ucap Zola


"Kok sama kaya gue ya"? Bathin Brian


" Ehem, jangan katakan pada ayah bahwa kamu sudah jatuh cinta hahah" ucap Kris tergelak


"Bukan ayah, kurasa ini bukan cinta" ucap Zola


...****************...


Setelah selesai berbelanja akhirnya Queen pun sampai di markas geng Wolf dan dia sampai jam tujuh malam,


"Ni dia si anak s3tan, kemana aja Lo, di telpon gak di angkat di sms gak di bales"? Tanya Keynan menghampiri Queen dan membantunya membawa barang


" Yaelah, baru juga dateng udah kena semprot aja" ucap Queen


"Kamu kemana sih Yank,bikin kita khawatir tau nggak"? Tanya Rain mengelus rambut Queen


"Hahh, yang bener, kok gak mirip ya si pirang itu lebih kaya bule gitu" ucap Keynan


"Ya kaya gue sama Queen, kita kembar tapi wajah kita kan gak sama" ucap Queen lagi


"Bener juga, wah terus bokapnya kenapa tu"?


" Dia sakit ginjal, dan lagi butuh donor, kasian banget sih gue liat keadaan nya udah parah banget" ucap Queen, hati nya terasa di cubit, dan entah ada pikiran gila dari mana dia ingin mencoba untuk mendonorkan satu ginjal untuk nya,


"Mikirin apa sih, sampe segitu nya"? Tanya Rain yang melihat sang kekasih diam merenung


Queen berdiri dan duduk di samping Nick


" Gue boleh tidur sama Lo kan bang"? Tanya Queen dengan mata berkaca kaca, Nick menatap mata gadis itu, dan langsung mengerti bahwa dia sedang tidak baik baik saja,


"Ayok" ucap Nick menuntun tangan Queen, sedangkan anak Geng inti lainnya hanya diam melihat kepergian mereka berdua,


"Kenapa dia"? Tanya Gabriel heran


" Entah, tadi kayanya baik baik aja" sahut Keynan,


"Tak, tak, tak"


"Eh Bang Ron, bang Vix, kalian baru datang" sapa Anak anak


"Ehmm, kemana Queen dan Nick"?


" Naik, si Queen tiba tiba minta di temenin ama bang Nick" Sahut Rain,

__ADS_1


Roland mengerutkan dahi, dan memutuskan untuk naik ke atas kamar Nick, dia terkejut melihat Queen sedang menangis dan memeluk Nick dengan erat,


"Hiks, Hiks, Hiks"


"Lo kalo ada masalah cerita, jangan di pendem sendiri, entar Lo sakit dek" ucap Nick mengelus punggung Queen


"Gue, gue"!!


Queen sendiri juga tidak mengerti kenapa dia sangat sedih melihat keadaan ayah dari kapten Zola,


" Udah kalo gak sanggup gak usah cerita" ucap Nick lagi


Roland tidak masuk, dia hanya melihat pemandangan di depan nya saja, terkadang dia merasa iri kepada Nick, karena dia bisa melihat sisi Rapuh dari adik mereka itu, dan hanya Nick yang Queen cari ketika dirinya sedang tidak baik baik saja, Pusing memikirkan hal itu Roland pun memilih untuk turun dan bergabung kembali bersama yang lain nya,


"Gimana Ron"? Tanya Vixtor


Roland menggelengkan kepala tanda tak tau apa apa,.


...****************...


Di sudut ruangan yang dingin terdapat sesosok cantik yang tertidur dengan lelap, ditubuhnya di pasang beberapa alat medis, sepertinya wanita itu sudah lama tertidur, dan seorang pria Berwajah bengis tiba tiba datang dan mencium tangan wanita itu,


" Apa kabar Jenny, kapan kau akan bangun dan memaafkan aku, aku merindukan mu, cepatlah bangun, " ucap Pria tersebut


"Kringgg"


Tiba tiba ponselnya berdering, dia melihat nama penelponnya dan menekan tombol hijau


"Aku menemukan nya"!!!


" Degg, Deg, Deg"


"Aku akan segera datang" ucap Pria bengis itu,


...****************...


Keesokan hari nya Queen dan yang lain berangkat kembali ke sekolah seperti biasa,dan betapa terkejutnya mereka melihat pengumuman yang mengatakan bahwa kelas mereka akan di acak,


"Gue berharap gue tetep satu kelas sama Lo" ucap Gabriele pada Queen


"Peraturan ini siapa sih yang ngusulin, ah jengkelin banget" ucap Keynan,


"Weyy itu daftar nama nya, ayo kesana" teriak Daniel heboh, lalu mereka pun melihat siapa saja yang satu kelas dengan Queen,


"Yah, kita terpisah lagi yank" ucap Rain lesu


"Gue juga pindah" sahut Daniel


"Yess nama kita ada disini kita tetep satu kelas dong" teriak Keynan gembira, sebab Gabriel dan Keynan masih satu kelas dengan Queen


"Jagain Ayank gue yak" ucap Rain


"Idih, dia adek gue kali, pasti gue jaga lah" sahut Keynan,


"Bubarr, Bubarrr masuk ke kelas masing masing" ucap seorang guru, kerumunan pun mulai bubar dan berpencar ke arah kelas masing masing,.


...****************...


HAYOLOHH ADA SIAPA LAGI TU 🤣🤣🤣

__ADS_1


KARAKTER BARU TERUS BERMUNCULAN UNTUK MEMPERPANJANG NYAWA NOVEL INI,,, GIMANA MASIH SETIA KAH,,??? 🥰🥰


__ADS_2