
Suara ricuh terus bersahut sahutan ketika tiga petarung itu maju ke depan, Tony, Fox dan Queen saling berhadapan, seperti biasa Tony menatap remeh ke arah Queen sedangkan Fox menatap Queen penuh kagum gadis itu maju dengan Aura petarung yang kental, serta gambar naga di tangan kanan nya seakan memberi tahu Fox tentang identitas gadis itu, tidak sembarang orang bisa merasakan perasaan seperti yang Fox miliki, dan sepertinya Fox juga merupakan orang terpilih,
"Salam kenal tuan Rubah" ucap Queen
Fox terkejut, mendengar bisikan Queen yang seakan menikam dirinya, padahal Queen sekedar bergumam, Tony saja sama sekali tidak mendengar karena suara arena yang begitu bising,
Fox menatap Queen yang menaik turunkan alisnya, berarti indra pendengaran Fox tidak salah, gadis itu baru saja menyapa nya, seketika bulu kuduk Fox berdiri semua melihat mata Queen yang berubah emas,
Tony melirik Fox yang diam mematung memperhatikan Queen, dan dia hanya bisa menggedikan bahu saja karena tidak mengerti,
"Satu dua "
"Serang" teriak pembawa acara
"Buggghhhhhh"
"Brakkkkk"
Suasana menjadi hening seketika
"Krikk,,, kriiikkkk, kriikkk"
Hanya dalam hitungan detik, Tony sudah berada di bawah Arena dengan mulut menyemburkan darah, dan yang menyerangnya adalah seorang gadis kecil dengan tangan kanan bergambar naga,
"MONSTER" gumam Nathan berdiri
"Woaaahhhh,, ada apa dengan hari ini, kita kedatangan seorang petarung tangguh namun semua orang telah meremehkan nya, nona dragon ini ternyata memiliki kemampuan yang sangat luar biasa,tangan kanan tuan Darkpo baru saja kalah dalam satu serangan" ucap Pembawa acara bersemangat, sedangkan Fox menelan ludah nya kasar, kini dialah yang akan berhadapan dengan gadis berkekuatan super itu,
Darkpo,,?
Dia bahkan melotot tak percaya, tangan kanan nya Tony kalah hanya dalam hitungan detik, dan tumbang seketika, dan saat ini para medis langsung mengangkatnya ke ruang rawat,
"AKU PERINGATKAN KEPADA KALIAN AGAR JANGAN PERNAH MEREMEHKAN KEKUATAN SEORANG PEREMPUAN, KARENA KAUM KAMI JUGA BISA SAJA MENJADI HEWAN BUAS, KESALAHAN SEORANG PETARUNG ADALAH TERLALU PERCAYA DIRI DAN MENGANGGAP AIR YANG TENANG TIDAK AKAN MENDATANGKAN BAHAYA" ucap Queen lantang
"Wah saya setuju dengan ucapan nona Dragon tangan kanan tuan Varel ini sungguh benar benar luar biasa" ucap pembawa acara,
"Dan mari lanjutkan,tuan tuan sekalian,pertarungan kali ini kita mempunyai dua petarung yakni Fox tangan kanan dari tuan Nathan dan Naga kecil tangan kanan tuan Varel" ucapnya lagi
Tuan Nathan maju mendekati Fox dan membisikkan sesuatu
"Jangan mengalah Fox tunjukkan kekuatanmu dan aku ingin melihat seberapa buas Naga kecil ini" ucap Tuan Nathan melirik Queen yang sedang menyeringai ke arah nya,
"DASAR AYAH MERTUA" bathin Queen
Varel juga maju untuk mengatakan sesuatu kepada Queen,
"Naga kecil, setelah ini dirimu akan menjadi terkenal dan menjadi incaran para mafia" ucap Varel
"Saya sudah siap dengan segala Resiko tuan" ucap Queen mantap
"Baiklah aku percaya padamu" ucap Varel
Queen dan Fox berdiri berhadapan, ukuran tubuh mereka berdua bagaikan langit dan bumi namun hal itu bukanlah patokan untuk meremehkan gadis kecil itu sekarang,
__ADS_1
"Minta kerjasama nya nona" ucap Fox
"Keluarkan saja kekuatan Rubah mu itu tuan tampan" ucap Queen,
"Srettt"
Fox mulai menyerang, dan Queen mulai menangkis segala serangan yang Fox berikan,
"Takk"
"Bugghhhh"
Queen melompat naik ke pundak Fox dan menumbangkan pemuda gagah itu, bagaikan cakar naga yang mencengkram tubuh rubah
"Braakkkkkk"
"Puuuffttt"
"Puihhhh"
"Seetttt"
"Bugh bugh bugh"
Fox terkapar dan langsung berdiri dan menyerang balik, namun tubuh kecil itu selalu saja lolos dari serangan nya dan entah kapan dia berpindah dan bergerak ke lain arah, bahkan penonton saja tidak melihat pergerakan Si naga kecil,
Dark menganga, kecepatan Queen sama seperti Xena bahkan lebih tangguh,
"APAKAH DIA LAH SANG NAGA YANG SESUNGGUHNYA" bathin Darkpo
Lagi lagi Queen melompat dan kali ini dimata Fox Queen bagaikan seekor naga yang sedang terbang dan siap memangsa lawan,
"Buggghhhhh"
"Brakkkkkkkkkkkkk"
Tubuh gagah Fox terlempar dengan dinding dan dinding itu seketika roboh menimbun dirinya, sedangkan Queen mendarat dengan satu kaki dan berdiri tegak di atas tembok arena,
"Prok Prok Prok"
"LUAR BIASA, AKU SANGAT PUAS HARI INI"
"BENAR BENAR DI LUAR NALAR"
"MONSTER"
Teriakan demi teriakan terus terdengar Queen jatuh sebagai pemenangnya, dengan kemenangan telak tanpa mendapat segores luka pun,
"Selamat Varel, Naga kecilmu benar benar luar biasa" ucap Tuan Nathan mengucapkan selamat,
Darkpo juga berdiri untuk menghampiri sang sahabat
"Dia menang telak, aku hampir tidak percaya dengan penglihatan ku sendiri" ucap Darkpo,
__ADS_1
Tuan Varel menatap bangga ke arah gadis pilihan nya, namun nampak di sudut kanan sebuah laser mengarah ke arah punggung tuan Nathan yang berdiri di dekat Darkpo dan Varel,
Queen melihatnya dan melesat untuk menyelamatkan calon ayah mertuanya,
"Dorrrr"
"Brukkkk"
"NAGA KECIL"
"Dorrrr,Dorrrr, Dorrr"
Queen tidak memperdulikan luka dan teriakan ketiga pria itu, dia terus mengejar pelaku sampai dapat,
"Monster apa sebenarnya dia Varel, tubuhnya terluka tapi dia tidak oleng sedikitpun" ucap tuan Nathan, dia juga berlari mengejar Queen ,, suasana menjadi ricuh dan tak terkendali, suara t3mbakan terdengar bersahut sahutan, dan para anggota lelang berhamburan menyelamatkan diri,
Darkpo sendiri sudah berlari di samping Queen, dia khawatir kepada gadis kecil itu
"Menyisihlah, aku yang akan mengejarnya" ucap Darkpo
Queen tersenyum di balik topengnya, ternyata pamannya itu sangat perduli kepadanya, Queen pun berhenti dan duduk di pembatas jalan, karena saat ini mereka telah keluar dari area pelelangan,
Varel dan Nathan langsung menghampirinya
"Naga kecil" ucap Varel terengah engah
Queen berpura pura lemas, karena dia takut mereka akan curiga kepadanya jika dia tidak bereaksi saat terluka
Peluru tembus di bahu kanan Queen, namun gadis itu sama sekali tidak merasakan apa apa, hanya darah saja yang terus bercucuran,
"Nona, mari ke rumah sakit, terimakasih karena telah menyelamatkan nyawa saya" ucap Tuan Nathan
"Tidak apa tuan, saya pergi bersama tuan Varel saja" ucap Queen
"Tapi"?
" Tidak apa apa tuan, saya akan merawatnya" ucap Varel,dia mengerti bahwa Queen tidak ingin identitasnya di ketahui oleh Nathan yang merupakan ayah dari kekasihnya,
Tuan Nathan pun memberikan selembar cek kepada Varel agar diam diam memberikan nya kepada Queen sebagai ucapan terima kasih, karena dia yakin, Queen akan menolak pemberiannya jika di berikan secara langsung , Varel mengangguk dan segera membawa Queen ke rumah sakit,
****
Di seberang sana Darkpo berhasil menangkap pelaku pen3mbakan yang berusaha untuk melukai Nathan, dan dia langsung menyeretnya untuk di serahkan dan di 3ksekusi oleh tangan Nathan sendiri, seperti biasa diantara lingkungan gelap itu selalu saja terlibat dengan dendam dan iri atas kekuasaan seseorang jadi sudah bukan hal aneh jika ada musuh yang diam diam menyerang, lalu darkpo teringat pada Queen dan langsung pergi ke arah rumah sakit, setelah di beritahu oleh Varel dimana mereka berada,
"Ceklek"
"Bagaimana dokter"? tanya Varel dengan nada khawatir
" Lukanya sangat dalam tapi yang saya heran bagaimana dia tidak mengalami kritis atau pingsan saat tert3mbak, saat ini gadis itu hanya sedang tertidur akibat kelelahan" ucap dokter takjub, karena ini adalah kasus yang menurutnya sangat di luar nalar,
"Dia gadis yang kuat dokter, tidak usah merasa heran"....!!!
...****************...
__ADS_1
Bagaimana Reader,, Naga Kecil kita Hebat bukan...??? 🐉🐉🐉🐉🐉....