I'M Not Bad GirL (Reinkarnasi Anak Naga)

I'M Not Bad GirL (Reinkarnasi Anak Naga)
i'm Not Bad GirL


__ADS_3

Satu minggu kemudian setelah libur panjang akhirnya Queen Cs kembali ke sekolah, dan hari ini adalah hari pertama mereka menjadi siswa kelas tiga SMA, mereka mulai beranjak dewasa ,


"Bruuuuummmm"


"Brummmmm"


"Ckkiiittttttttttt"


Tiga motor sport terparkir apik di lapangan Nat univercity, mereka adalah Keynan, Gabriel dan Rain, sedangkan Queen hari ini dia datang dibonceng oleh Keynan , dia malas berkendara katanya,


Gadis tomboy itu menggerai rambutnya dan mengkriting sedikit rambutnya, sangat cocok dengan usianya yang baru akan menginjak usia tujuh belas tahun, sangat cantik dan natural


"piwwiiitttt"


"BUSET DAH BOCAH KELAS TIGA SEKARANG BENING BENING BROO" teriak para mahasiswa melihat para murid kelas tiga yang mulai berdatangan


"Gila gila, yang itu cakep banget"!!


Suara suara ricuh terdengar dari bibir para Anak kampus,


" Tak, Tak, Tak"


Queen berjalan ditengah tengah para pemuda tampan, ada Daniel, keynan,Rain dan juga Gabriel, mereka nampak seperti F4 Versi SmA,,


"Omaygat berondong nya cakep cakep" ucap para mahasiswi


"Hai kakak cantik, boleh minta nomor telpon" ucap Keynan mulai bertingkah


"Astaga dek, kamu lucu bangett sumpah" sahut mahasiswa itu cekikikan,


Queen menggelengkan kepala saja melihat kelakuan Keynan,


"Deggg"!!


Queen bertatap mata dengan dua orang pemuda yang ada di hadapan nya,


" Q, Q, ?"!!


"Queen" Teriak mereka berdua, berlari dan memeluk tubuh mungil Queen,mereka adalah Anzello dan Mateo, setelah mendengar berita kematian ayah mereka, mereka mencari Keberadaan adiknya namun nihil mereka tidak bisa menemukan gadis itu, hingga hari ini akhirnya mereka bisa di pertemukan kembali,


"Queen maafin kita,kita udah nyari Lo kemana mana,kapan Lo pindah kesini, Lo sama siapa, Lo pulang Ya, kita juga Kuliah disini sekarang" ucap Axello bercucuran air mata


"EH, ENAK AJA LO, KEMANA AJA LO SELAMA INI, LO UDAH BIARIN ADEK GUE HIDUP SENDIRI, SEKARANG SEENAKNYA AJA KALEN NGAJAK QUEEN BALIK, NGGAK NGGAK, JANGAN MIMPI LO" teriak Keynan Murka


"HeH Lo siapa, Queen adek Kandung gue ya jangan ikut campur" teriak Mateo tak kalah marah


"BERHENTI"!!! Ucap Queen menghentikan perdebatan


" Kepala gue sakit, tau nggak, dan Lo bang, sorry gue sekarang udah punya kehidupan baru, Keynan adalah kakak Angkat gue, kita d angkat jadi Anak papa Darkpo, Gue udah maafin kalian, Tapi Plis jangan ganggu Hidup gue" ucap Queen pada kedua kakak nya


"Maafin kita Queen, maaf" ucap Mateo bersujud, para siswa maupun Anak kampus melihat kedua pemuda itu dengan tatapan Aneh, Mateo dan Anzello terkenal sebagai dua Killer di kampus itu pasalnya mereka sangat dingin dan sulit untuk di dekati, jadi mereka merasa mimpi saat melihat kedua siswa kampus itu bersujud memohon kepada seorang gadis kelas tiga SMA,


"Bangun bang, gue udah maafin kalian, kalian bisa nemuin gue kapan pun, ayo kita lupakan masa lalu bagaimana pun kita punya ikatan darah" ucap Queen bijak


"Terima Kasih, terima kasih" ucap Mateo dan Anzello berdiri dan memeluk adik mereka satu satu nya,


"Wey, udah dong pelukan nya, udah jam masuk ni" ucap Keynan kepanasan ketika melihat Queen bertemu dengan kakak kandungnya yang asli,


"Kita kuliah disini, jadi kita bisa ketemu tiap hari" ucap anzello


Queen mengangguk, dan sudah tidak menyimpan dendam kepada kedua kakak nya, Karena Queen tau, mereka berdua juga adalah korban dari ayah tiri nya Xelo,


****


"Widihh Nyesel gue datang kesiangan, anak anak bilang siswi kelas tiga sekarang bening bening" ucap Stello duduk di dekat teman teman nya

__ADS_1


"Cewek mulu dalam otak Lo Stel" sahut Justin


"Ya lah My girl is my Life" ucap stello lagi


"Kalen liat gak"


"Gak minat" sahut Boy dan Brian bersamaan, lalu mereka pun ber tos ria


"Hidiihh gaya Lo, gue sumpahin kalen bakal naksir sama salah satu dari mereka" ucap Stello sedangkan mereka bertiga menggelengkan kepala saja mendengar ucapan Stello,


"Eh Bri, gue dengar abang Lo akhir akhir ini sering pulang ke kota apa benar"?


" Ehm ya, dia bilang dapat undangan dari rekan bisnis nya" sahut Brian menjawab pertanyaan Justin,


"Gue pengen banget jadi anggota militer, tapi gue dengar pelatihan mereka itu benar benar berat, baru denger kata orang aja Gue udah nyerah, gue gak mau bikin susah hidup gue sendiri" ucap Justin bergidik ngeri


"Tidak banyak pemuda sekarang yang minat menjadi anggota militer, kebanyakan sekarang orang orang ingin kerja banyak uang tanpa adanya Resiko" ucap Boy menyahut


"Abang gue juga berpikir untuk berhenti,dan mulai menjalankan bisnis bokap gue yang udah mulai sakit sakitan" ucap Brian menunduk,


"Sabar Bro, semoga bokap Lo selalu baik baik saja" ucap Boy menenangkan Brian, keadaan Ayah Brian sekarang sering sakit sakitan, dia memiliki penyakit ginjal dan belum menemukan pendonor yang ginjalnya cocok, sedangkan ibu Brian dia sudah meninggal tiga tahun yang lalu,


"Hey, gue cari cari rupanya kalen ada disini anak Klub basket nyariin Lo Bri, mereka bilang Lo harus ikut latih tanding, banyak Anak kelas tiga yang minat bro, ayo loh ada satu cewek bening" ucap seorang pemuda yakni kawan satu fakultas dengan Brian dan yang lain


"Gue nyusul" ucap Boy semangat


"Huffft pasti merepotkan " ucap Brian menghela nafas, namun dia tetap berjalan menuju lapangan


***


Sedangkan Di kelas tiga A***


" Queen gue daftarin Lo ke klub basket" ucap Keynan


"Anjin9 Lo bang, napa gak minta persetujuan gue dulu" maki Queen


"Dih mau jadi apa Lo, seenaknya aja maksain Baby gue" ucap Rain merangkul Queen


"Ya ni Dad, kenapa kamu gak ikutan"? Tanya Queen


" Aku gak minat, aku suka sepak bola" sahut Rain


"Oke kalo gitu, setiap aku tanding Basket kamu harus datang nyemangatin aku, dan setiap kamu tanding, aku bakal datang nyemangatin kamu" ucap Queen


"DEAL BABY" sahut Rain mencium pipi kekasihnya itu


"Uweekkkk, Geli gue, pliss Jan pacaran depan kita yang jomblo ini" ucap Gabriel pergi meninggalkan bangku mereka, sedangkan Queen dan Rain malah tertawa mendengar ucapan sahabatnya itu,


Karena kelas masih kosong jadi para Senior Klub basket memutuskan untuk memilih para senior kelas tiga yang bisa lolos masuk ke Klub mereka


"Weyhh apa apaan ini, kok ada cewek segala" ucap Jida marah, saat melihat list nama nama siswa yang mendaftar


"Sorry Jid tapi ni cewek jago basket gue pernah liat dia main di lapangan sekolah Nat high school" ucap Rino salah satu anggota Klub


"Awas aja Lo, kalo dia cuman nyusahin" ucap Jida, dia adalah manager klub yang baru


"Drapp, Drapp, Drapp"


Semua mata menoleh kearah suara derap langkah yang mulai memasuki ruang latihan,nampak disana Queen, Keynan dan Gabriel sudah siap dengan seragam basket mereka,


"Ckkkk, ini sih bidadari" gumam Stello menatap Queen tak berkedip


Sedangkan Brian, jantungnya berdebar kencang, dia tidak pernah merasakan hal itu sebelumnya


"Degg, Degggg"

__ADS_1


"ini bukan cinta pada pandangan pertama kan"? Gumam Brian menekan dada nya


" Hah, Lo ngomong apa Bri"? Tanya Boy


Brian langsung terdiam dan terus memandangi Queen tanpa berkedip


"Oh, ini dia adek cantik yang akan masuk Klub kita, bagaimana kalau kakak sendiri yang akan menyeleksimu" ucap Stello


"Gak masalah, setidaknya orang yang mengujiku adalah pria tampan" ucap Queen mencolek dagu stello


"Cihh caper Lo" tegur Jida


Queen hanya meliriknya sekilas dan tak perduli,


"Aahh, hati abang berbunga bunga, silahkan Ladies First" ucap Stello pada Queen


Queen mendribel bola basket dan berhadapan dengan stello,


"Maaf gadis,abang gak akan pandang bulu" ucap Stello mengingatkan Queen, dengan sorot mata tajam gadis itu melompat dan memasuk kan bolanya kedalam jaring


"Slam dunk" bisik Queen di telinga Stello sedangkan pemuda itu masih melongo tak percaya,


"Prokkk, Prokkkk"


"Gila Gila Wuuuuuuu,, Keren Banget sumpahhhh"


Semua orang yang melihat aksi Queen berteriak dan bertepuk tangan hanya dalam satu kali gerakan dan lompatan gadis itu berhasil mencuri skor dari Stello


"Prok, Prokk, Abang makin tertarik sama adek ni" ucap Stello takjub


"Hebat banget yank" ucap Rain menghampiri Queen dan memberikan nya sebotol Air,


"Wah, dah ada pawangnya ternyata" ucap Justin tertawa,


"Hey, mereka masih cinta monyet, mana tau yang jadi masa depan nya itu gue" ucap Stello merangkul Justin


"Panasss dad" ucap Queen melepas jaketnya, dan terlihat disana tato ekor naga di tangan kanan nya,


"Wihhh keren , bertato cuy" ucap Boy menatap tak percaya,


"Hey "!! seru Jida


Queen menoleh ke arah gadis yang memanggilnya


"Nama gue Queen, panggil nama dengan bener dong" ucap Queen


"Terserah, tapi gue mau bilang, Klub gak membutuhkan Anak berandal kaya Lo" ucap jida,


Mata Keynan,Rain dan Queen menajam ketika Jida menghina Queen dengan kata katanya


" I'M NOT BAD GIRL,YOU KNOW ",!!!! ucap Queen


" HENTIKAN, LO APA APAAN JIDA, DENGAN KEHEBATAN DIA MAIN BASKET AJA UDAH CUKUP" teriak Brian tiba tiba, entah kenapa dia marah ketika gadis itu di hina oleh Jida,


Semua orang menatap tak percaya tidak biasanya Brian akan perduli pada urusan orang lain, lalu pemuda itu pergi penuh dengan kemarahan,


"Gue harap Lo berhenti nilai orang dari penampilan nya doang" ucap Stello


"Oke semua istirahat dulu, kita lanjut satu jam lagi" ucap Stello membubarkan Tim nya,


Queen menyeringai dan berlalu pergi bersama para geng inti,.


...****************...


WAH WAH ADA YANG COBA COBA NYENTUH QUEEN KITA NI, ENAK NYA DI APAIN YA..

__ADS_1


SAY THANKS DULU SAMA BANG BRIAN KARENA UDAH NGEBELAIN MC BADASS KITA 🙏🙏🙏🥰🥰🥰


__ADS_2