
Roland terus melajukan mobilnya, dia menggantikan Nick untuk mengendarai mobil berisi berbagai senj4ta itu, sedangkan Queen berperan sebagai petunjuk arah mereka menggunakan Maps karena ini pertama kalinya mereka melewati perbatasan lewat jalur darat,
"Woahh, pantas saja disini masih banyak hewan buas, ternyata hutan nya sangat luas dan masih asri, hanya sebagian saja yang sudah tercemari" ucap Keynan heboh
"itu mereka"!! Ucapan Queen langsung membuat Roland menepikan mobilnya,
"Hati Hati, Klien bukan berarti kawan, " ucap Queen,dan Roland setuju dengan ucapan Queen
"maksudnya"? Tanya Keynan
" Jangan banyak omong biar gue yang atur "! Ucap Roland, karena dia sudah ahli dalam jual beli barang seperti itu
" Selamat sore tuan tuan apakah anda dari Mafia Red rose"? tanya Roland,
"Mana Nathan"?
Queen yang mendengarkan ucapan pria itu pun merasa ada yang tidak beres dengan nada ketika pria itu bertanya,
" Maaf tuan, paman saya tidak bisa datang, kami yang menggantikan nya" ucap Roland
"Sial, kenapa dia malah mengirimkan anak ingusan kemari" pikirnya
"Hemm dimana barang nya"?
" Lalu dimana uang nya "? Tanya balik Roland
" Ini"!! Ucap nya membuka kan sebuah koper,
"Angkat tangan"!!! ucap seorang pria berkepala botak, dia menod0ngkan pist0l nya ke pelipis Roland,
" Cih 4njing penghianat ternyata" desis Queen
"Ya tuhan kapan hidup gue akan tenang, aman, sentosa, perasaan tiap menit ketemu mulu ama pist0l dan kawan kawan nya, "!! Keluh Keynan tak habis pikir
**Author pov: Maafin othor ya b4ngKe karena reader nya suka kisah kalian banyak action,,jadi, othor bikin hidup kalian gak bakal tenang hahaha(Ketawa jahat )
Keynan Fov : ASALKAN READER GAK PELIT JEMPOL DAN KOMEN YANG POSITIF, ABANG GAK KEBERATAN KOK DISIKSA AMA OTHORNYA ๐๐**.
***
Queen turun dengan gaya centilnya, mata mereka semua terbelalak ketika melihat seorang gadis cantik turun dari mobil ,
" Hay paman tampan, kenapa anda menodongkan pist0l ke pelipis abang saya, nanti dia pipis di celana
loh hehe" ucap Queen dengan nada sexy,
Si pria botak menelan ludah nya kasar, baru kali ini dia melihat gadis secantik Queen, pikiran nya langsung terbang melayang entah kemana,
"Sekarang bang" teriak Queen
Roland mendengar intruksi dari Queen,dan Roland pun langsung mengerti, dia menendang si pria b0tak dan merebut senj4ta nya
"bughhhh"
"bugghhhh"
"Krakkkk"
"ANGKAT TANGAN" ucap Roland membalik keadaan, giliran si pria botak yang menjadi tawanan,
"****"
"Apa yang kalian lakukan bocah ingusan, kalian hanya lima orang, kami disini ada puluhan orang"! Ancam si botak
" Trus saat Lo udah di Dor, lo cuma bisa mati kan"? Tanya Queen
"Puffftt"
"Sempat sempatnya dia ngebodor dalam keadaan begini" ucap Keynan menahan tawa,
"Turunkan senjata atau dia akan mat*" ucap Roland
"Prok, Prok, Prok"
"Sayang nya aku tidak keberatan kehilangan satu orang"!! Ucap seorang pria yang baru saja keluar dari mobilnya, dan dia lah ketua mafia tersebut, namanya adalah Yozinama atau Yoz
" Tu, tuan, apakah anda akan membiarkan saya mat*, kenapa tuan, selama ini saya selalu setia kepada anda" ucap si b0tak
"Cihh, kau hanya lah alat untuk menjalankan bisnis ku selama ini, karena kali ini yang datang hanya seorang bocah, maka aku sudah tidak membutuhkan mu lagi" ucap nya sombong
"Tak kusangka Kau adalah iblis bertopeng dewa"!! Teriak Si b0tak yang bernama Fedo
" Hei hentikan, kenapa kalian malah bertengkar, "! Teriak Queen menyadarkan mereka semua pada situasi yang sedang terjadi
" Ahh, benar juga hey gadis cantik kemarilah, jadilah kekasihku maka kamu akan tetap hidup" ucap Yoz
"Ah baiklah, aku akan memihak kepadamu tuan tampan" ucap Queen berjalan santai ke arah Yoz sementara Roland mengerti, adiknya sedang menjalankan taktik,
__ADS_1
Yoz memeluk pinggang Queen sementara gadis itu berpura pura bergelayut manja pada Yoz, dan
"Krakkkk"
"Pergilah kau ke neraka " ucap Queen mematahkan leher Yoz, dalam sekejap Pria itu pun meregang nyawa ,
Semua orang tercengang, gadis itu menghilangkan nyawa seseorang hanya dalam hitungan detik saja,
"Lari bang"
"Dorrrr"
keributan pun terjadi, mereka saling temb4k dan saling serang, suara peperangan itu terdengar sampai ke perbatasan, dan tentu saja para anggota militer langsung menghampiri dimana suara itu berada,
"Queen, Bang Ron"
"Menunduk Lo b*ngsat, jangan turun, jangan bikin diri lo jadi beban, kita gak punya senjata, biarkan mereka berdua yang atasi" bentak Nick
"Gila lo bang, mana bisa gue diem sementara adik kita ada disana"! ucap Keynan
" Kita lihat suasana nya dulu Anjin9 jangan gegabah" ucap Nick lagi,
"Hahhhhh, hahhhh,hahhhhh"
Keringat bercucuran di kening Queen dan Roland mereka berdua kehabisan Peluru dan hanya bisa bersembunyi di balik pohon saat ini,
"Bang, gue bisa aja keluar tanpa senjata, tapi plis Lo jangan kemana mana" ucap Queen
"Nggak, gue gak mau Lo terluka lagi" ucap Roland,
"Gue harus selamatin Bang Nick, mereka bertiga dalam mobil bang" ucap Queen,
"Mobil itu anti peluru kan, "? Tanya Roland,
" iya tapi bahaya kalo mereka menembak bagian bawah , ayah mertua bilang ada bubuk mesiu disitu" ucap Queen
"Astaga, sumpah gue lupa" ucap Roland menepuk keningnya,
"Plis percaya sama gue ya"! Ucap Queen,
" Pergilah" ucap Roland terpaksa, dia percaya si naga kecil pasti bisa mengatasi ini semua
"Seeetttttt"
"bughhhh"
"Dorrrr"
"Dorrrr"
"KELUAR, KALIAN SUDAH DI KEPUNG, KAMI MILITER TIM EAGLE, DILARANG MEMBUAT KERIBUTAN DI SEKITAR HUTAN" tiba tiba saja suara kapten Zola menggema, tim mereka telah mengepung area hutan tersebut,
"Gawat, gimana ni Bang, kita ketauan sekarang" ucap keynan khawatir
"Lapor kapten,ada satu may4t yang di duga adalah ketua mafia red rose yang selama ini telah meresahkan warga" ucap salah satu petugas melapor
Zola mengernyit, apa yang terjadi, sebenarnya, tugas nya saat ini adalah untuk menangkap orang tersebut namun kenapa tiba tiba orang tersebut dalam keadaan tidak bernyawa pikirnya,
"Ayo cari pelaku nya" ucap Zola
"Tok, Tok".
" Keluar kalian" ucap Zola mengetuk pintu mobil Nick
"Ceklek"
"Ada apa , apa yang terjadi"? Tanya Zola
" Mana saya tau pak, mereka tiba tiba menghalangi jalan kami, Queen dan abang kami sedang di kejar" ucap Nick menyahut
Zola makin tertarik mendengar ucapan pemuda itu si Gadis kecil itu benar benar lincah bahkan dia yakin, orang yang m3mbunuh si ketua mafia adalah dia,
"Bughhhhh"
"Brakkkkkk"
Zola melotot melihat seorang pria tiba tiba terlempar ke badan mobil yang di kendarai anak anak geng inti keadaan nya benar benar mengenaskan,
"HAI KAPTEN TAMPAN AYO BERSENANG SENANG" ucap Queen dari balik pohon, pakaian putihnya sudah kotor penuh lumpur dan d4rah, dan terlihat sangat mengerikan,
Zola menghampiri Queen dan ikut bergabung bersama Roland dan Queen
"Dorrr"
"Syuuuuuutttt"
"Duaaaarrr"
__ADS_1
"BANG NICK JALANKAN MOBILNYA"!! teriak Queen, dia panik saat lawan melemparkan beberapa peledak,
" Ckkittttttt"
"Brummmmmmm"
"Mat* lah jangan sampe mobil kita terkena api, kita bisa bisa jadi manusia panggang" ucap Nick terus melajukan mobilnya menjauh dari ledakan,
Sementara itu di dalam hutan, Roland terluka kakinya terkena peluru,
"Huuuffft"
"Bang kaki Lo"
Dengan cepat Queen merobek dress nya untuk menghentikan pendarahan di kaki Roland,
"Kapten, pinjam belatimu" ucap Queen
Dengan cepat Zola memberikan belati kecilnya
"Peluk gue kalo sakit bang" ucap Queen
Roland mengangguk dan langsung memeluk Queen dengan erat saat Queen menusuk kakinya dengan ujung bel4ti untuk mengambil peluru yang bersarang di kaki nya,
"sssttt, Arghhhh" Roland mengerang kesakitan, rasanya benar benar sangat sakit
"Krakkkkk"
Queen menyobek dress nya lagi dan menghentikan pend4rahan di kaki Roland, sementara Zola menatap kagum melihat kesigapan Queen dalam tehnik medis,
"Lo diam disini biar gue sama kapten yang maju oke"? ucap Queen, dan dengan terpaksa Roland setuju dan membiarkan Queen terus bertarung, karena dia tak ingin jadi beban bagi mereka dengan keadaan nya yang sudah terluka
" Si*l dasar gue abang yang gak berguna" maki Roland pada dirinya sendiri
Queen membuka Dress nya, dia memakai tengtop crop hitam dan celana pendek selutut, dan mengikat rambutnya, terlihatlah gambar raja Naga di punggungnya,
"SANG NAGA" gumam Zola takjub,
"Tap, tap, Tap"
Bagaikan seekor serigala, Queen merayap naik ke atas pohon dan melompat dari pohon satu ke pohon lain nya, dia memperhatikan keadaan dari atas pohon,
"Bagus mereka tinggal sedikit" ucap Queen
"Dorrrrrrrr"
"Dorrrrr"
Satu persatu pihak lawan tumbang, dan Zola juga terus membantai dari bawah, mereka berdua terus berkolaborasi tanpa ampun dan tanpa kata menyerah,
"Kapten awas di belakangmu" teriak Queen
"Braakkkkkk"
"Dorrrrrrrrr"
Queen meluncur tepat di hadapan Zola, punggung nya tert3mbak, darah menyembur dari mulutnya dan menyiprat ke wajah Zola,
"TIDAAKKKKKKKK" teriak Zola kalap
"Dorrrrrrrrrrr"
"Dorrrrrrrrrrr"
"Dorrrrrrrrrrr"
Zola menemb4ki pria yang telah men3mbak gadis penyelamatnya dengan membab* buta, sementara Queen harus berpura pura pingsan lagi, karena kali ini dia telah membentengkan badan nya untuk seorang kapten militer, bisa gawat kalo dia tau Queen kebal dan anti m4ti hehe :)
Pertarungan berakhir, musuh sudah di pukul mundur, Zola mengangkat tubuh Queen dan berlari ke arah mobil nya,
Roland diam mematung ketika matanya melihat sang adik terlelap tak berdaya di pangkuan kapten Zola, lagi lagi gadis itu terluka, dan membuat hidupnya terasa hancur seketika
"Tidakkk, lagi Queen, bangun Lo, gak Lucu, banguuun Lo *njing, banguun" Teriak Roland menghampiri Zola
"Berhenti berteriak bod0h, tidak ada guna nya,ayo bawa dia ke rumah sakit sebelum terlambat" ucap Zola, dan merekapun langsung masuk ke dalam mobil dan melesat ke arah kota,.
...****************...
Queen Pov : Thor Kok Gue luka mulu, cape gue..
Othor pov : Diam aja lu, lu kan gak bisa ngerasain sakit, lu gak bakalan mati dua kali tenang aja lagian Lu kan di gendong sama kapten tampan๐
Queen pov : iya Juga ya, dady Zola tampan pisann๐๐
Jengggg jengggggggg inilah....!!
AYANG ZOLA ๐โฃ๏ธ
__ADS_1