
Kayo dan yang lain nya akhirnya bolos lagi karena semalaman mereka mencari Gabriel, dan siap untuk dihukum masal lagi oleh dosen killer besok,
"Gue ngerasa si gabriel lagi nyembunyiin sesuatu deh" ucap Kayo memecah keheningan
"Bener gue juga, dia jadi aneh, dan pendiam gitu" ucap Keynan
Tak lama kemudian Gabriel turun karena merasa lapar, terlihat di meja makan anak anak geng inti dan Erik sedang duduk makan,
"Sini lo makan" ucap Nick memanggil Gabriel
Gabriel duduk tanpa sepatah katapun,
"Lo kenapa sih Gab, ada masalah Lp cerita dong" ucap Kayo
"Bener, jangan Lo tanggung sendiri" ucap Roland mendukung ucapan Kayo
"Hikss, Hiks" tiba tiba tubuhnya bergetar hebat, dan Gabriel menundukan kepalanya di meja, dia benar benar merasa bersalah kepada gadis yang telah ia rusak masa depan nya,
"Gue, gue udah ngerusak masa depan anak orang tadi malam hiks" ucap Gabriel terisak sedih
"APAAAAA"???
Semua orang terkejut dengan ucapan Gabriel
Dan dengan cepat Kayo berpindah tempat mendekati gabriel
"Siapa cewek yang udah ngerusak kepolosan Lo gab, kita harus cari dan minta pertanggung jawaban nya, enak aja udah dapetin keperjakaan Lo dia main kabur gitu aja" ucap Keynan Konyol
" Aisshh bang Ke Lo serius napa,,dan Lo Gab, Lo gak bercanda kan, cewek mana yang udah Lo rusak"? Tanya Kayo tak percaya, pasalnya Gabriel adalah pemuda polos yang tidak ada bakat untuk merusak seorang perempuan
"Gua juga gak ngerti Kay, semalam gue ngerasa badan gue panas banget, dan pas cewek itu nyentuh gue rasanya adem dan kejantanan gue kepancing gitu aja, padahal gue gak pernah ngelakuin itu, hiks hiks keperjakaan gue hilang hiks hiks"
"Gubrakkkkkkk"
Anak anak geng inti cengo dan menepuk kening nya, ketika mendengar jawaban gabriel yang absurd
"Astaga Gab, yang harusnya sedih itu cewek bukan Lo, cowok mana keliatan kalo udah ngelakuin hal kaya gitu, coba cewek dah kaya gorong gorong gak tu" ucap Nick cengengesan
"Ah Lu bang, kaya pernah tau aja" ucap Kayo sebal
"Liat Film biru gue hahahhaaha" ucap nya terbahak
"Sinting emang" umpat Kayo tak habis pikir, temannya memang tak ada yang waras ,
"Siapa Namanya Gab"? Tanya Kayo lagi pada Gabriel
" Stefani" sahut Gabriel masih terisak
"Nomor telpon atau alamat rumah"?
__ADS_1
" Gue gak nanya, dia cuman ngambil kartu nama gue dan dia bilang kalo dia hamil bakal cari gue" ucap Gabriel
"Astaggggaaaaa anak setan emang, napa sih ada manusia bod0h kebangetan kaya Lo" umpat Keynan
"Iya ni Gab, masa Lo mau nunggu dia bunting dulu, " ucap Daniel
"Hayolohh gimana kalo bokap Lo tau" ucap Roland menambahkan bubuk api
"Hiks hiks gue takut Kay, huaaaaaaa"
Tangis Gabriel semakin kencang, dia memeluk Kayo dengan erat sampai pakaian gadis itu basah terkena air mata Gabriel,
"Wah cengeng begini udah pinter bikin anak Hahahahahahhaha" Anak anak geng inti malah menertawakan kekonyolan Gabriel
Sedangkan Kayo berpikir keras bagaimana cara mereka menemukan gadis itu,
"Lo udah mandi belom Gab"? Tanya Kayo
"Udahlah, gila kali gue gak mandi" ucap nya mengusap air mata
"Baju lo semalam mana"?
" Di mesin cuci" ucap Gabriel, dan Kayo pun berlari mengambil pakaian itu, sedangkan yang lain menatap Kayo penuh tanda tanya
"Drap, Drapp"
"hehhe, makasih Dad" ucap Kayo turun perlahan
"Er, Lo bisa tolong ingat ingat bau tubuh gadis itu,lain kali jika bertemu di jalan Lo langsung kasih tau gue" ucap Kayo
Lalu Erik pun mengendus bau tubuh Stefani yang menempel di pakaian Gabriel dan dengan cepat dia mengingat bau tubuh Stefani,
"Ehmm apa dia bisa dipercaya"? tanya Daniel
"Lo gak percaya sama bini gue dan"? Tanya Rain menatap Daniel
" Hehehe iya iya boss gue percaya kok" sahut Daniel kikuk melihat tatapan tajam Dari Rain,
"Tenang Gab, nanti kita cari dia sama sama dan suruh Dia tanggung jawab karena udah nodain Lo" ucap Keynan,
"Aduh ya tuhan makin gak waras dah" ucap Nick menghela nafas,
Kayo dan yang lain hanya tertawa mendengar dengusan frustasi dari Nick, Keynan dan Gabriel memang Konyol tiada obat,
Sedangkan di seberang sana, gadis yang bernama Stefani itu sedang bekerja di sebuah kafe dia bekerja sebagai pelayan, dia bekerja siang dan malam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,karena hidup di kota sangatlah mahal, namanya Stefany till, gadis keturunan barat,wajahnya cantik seperti boneka hanya saja dia tidak pandai merawat diri, dia sangat tomboy dan nyaris kaku seperti Kayo, sebenarnya dia merasa hancur dengan kejadian semalam dan merasa jijik pada dirinya sendiri, alasan dia tidak langsung meminta pertanggung jawaban adalah karena dia takut dengan perbedaan materi antara dia dan gabriel, dia tau Gabriel pasti adalah anak orang kaya sedangkan dia hanyalah anak yatim yang hidup seorang diri, jadi dia memutuskan untuk melupakan kejadian semalam, dan memaafkan pemuda itu
...****************...
Keesokan hari nya, Kayo dan geng inti kembali kepada aktivitas mereka masing masing, Kayo membawa Erik dan mendaftarkannya di SMA Nat high School sedangkan jadwal pulang sekolah adalah mengajarkan nya untuk menaiki motor, agar pemuda itu bebas berkendara sendiri untuk sementara dia ikut Kayo menaiki motor sport nya,
__ADS_1
Namun seperti biasa Kayo and The gank sudah di tunggu oleh Dosen Killer di depan gerbang, dia sudah menunggu dengan banyak sapu di tangan nya,
"Bruuuuummmmm''
" Brummmmmmm"
Tujuh motor Sport tersusun rapi di area parkiran, dan mereka sudah tertawa duluan melihat Dosen itu menatap mereka,
"WEY, WEY, WEY, AYO KESINI, BERDIRI"!! Teriaknya
Erik terkejut ada apa ini pikirnya
" Nah, Lo jangan tiru kelakuan kita ini ya, kita udah langganan di hukum Dosen killer" bisik Kayo
Erik tergelak, ternyata Dosen itu marah karena Kayo dan teman nya sering bolos dan sudah bersiap untuk menghukum mereka,
"Lo tunggu disini sampai hukuman kita selesai" ucap Kayo lagi dan Erik mengangguk mengerti
"KALIAN INI MAU JADI APA, SELALU SAJA BOLOS BERJAMAAH DASAR ANAK ANAK BANDEL,BERSIHKAN SELURUH KELAS " ucap Dosen itu memberikan sapu kepada mereka semua
"WHATTTT"?????
Geng inti berteriak karena terkejut hukuman mereka lebih parah dari hukuman mereka minggu kemarin,
"JANGAN BERTERIAK, CEPAT LAKUKAN"!!
Mereka pun berlarian dan berpencar lalu mulai mengerjakan hukuman mereka,
" Dek Kayo langganan amat dek" ejek para mahasiswa
"Cihhh" Decih Kayo
"Kenapa lagi kak, aduh mendingan kakak balik ke rumah deh biar gak ke bawa arus mulu masa Anak pemilik sekolah jadi langganan pak Dosen Killer" ucap Azel kepada Rain sedangkan Rain menatapnya dan melengos tak perduli ,
"Urus aja urusan Lo, dunia kita lebih menyenangkan asal Lo tau, dihukum karena bolos kek gini gak bakal terulang lagi, dan kita nikmati masa remaja kita, ya gak gab" sahut Keynan
"Bener, Lo bakal nyesel dan Kangen masa masa kek gini saat Lo udah sibuk depan Layar komputer nyari duit" ucap Gabriel menambahkan
Azelia berpikir sejenak, ada benarnya juga ucapan Keynan, peraturan di buat untuk dilanggar, dan hidup menjadi disiplin sangat membosankan, tapi dia sadar bahwa dia hanya anak angkat dari Nathan jadi sebisa mungkin dia harus bisa menjadi anak kebanggaan ayah dan ibu angkatnya tersebut pikir Azel, lalu tanpa berkata apa apa lagi Azel pun masuk kedalam kelasnya
"Kena mental gak tu" teriak Kayo yang memperhatikan interaksi Kekasihnya dengan adik ipar, keynan dan juga Gabriel,
Lalu mereka Tertawa bersama sama, masa masa remaja memanglah masa masa yang paling indah, justru kebersamaan dan kekonyolan itu lah yang akan menjadi kenangan yang tak terlupakan ketika kalian DEWASA kelak,.
😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎
STAY FOR READ AND ENJOY GAYSS 💕
EH NGOMONG NGOMONG KALEN SUKA NGGAK SAMA COVER YANG BARU 🤣
__ADS_1