
Setelah beberapa hari dirawat dirumah sakit, Aisyah pun sudah membaik keadaannya dan dokter sudah mengizinkannya untuk pulang. Fahri membawa Istrinya segera pulang kerumah mereka. Begitu sampai dirumah, mama, papa, dan anak-anak sudah menanti kedatangan Aisyah dan Fahri.
"Assalamaualaikum" Ucap Fahri
"Wa'alaikumsalam" semua menjawab salam.
"Alhamdulillah sudah sampai nak" Ucap mama menyapa Aisyah
"Iya ma" Jawab Aisyah yang kemudian duduk di ruang tamu bersama yang lainnya.
Begitu baby Cel melihat Aisyah, ia pun tertawa girang dan memajukan kaki dan tangan gembulnya dan seperti ingin ikut Aisyah
"Baby... bunda masih butuh istirahat. kamu sama mbak Tut aja" Ucap Mbak tut
"Bawa sini mbak baby Cel, mungkin dia kangen sama aku" ucap Aisyah. Mbak Tut pun memberikan Baby Cel kepada Aisyah, dan mungkin memang benar jika baby Cel begitu merindukan Aisyah.
Setelah beberapa lama mengobrol di ruang tamu, Fahri mengajak Aisyah untuk beristirahat di kamar. Sementara Baby Cel di berikan kepada mbak Tutut.
Aisyah rebahan di ranjangnya ditemani suaminya...
"Mas... Mas Fahri ganteng banget sih sekarang, ada jenggot kayak gini. Ada kumisnya lagi hihhii" Ucap Aisyah
"Hehe... ini 3 hari gak kamu urus jadi kayak gini yank, biasanya kan kamu yang cukurin kumis mas" Ucap Fahri yang merasa kegelian di sentuh kumisnya. Fahri pun mendekatkan wajahnya kewajah Aisyah dannn
__ADS_1
CUP
Fahri mengecup Aisyah namun tak lama Aisyah mendorong Fahri
"Geliiii masss hihihi" Aisyah terkekeh
"Hahah ya udahh nanti di cukur dulu kalau gitu. Sekarang kita tidur dulu yahh... Nanti malam kita akan makan malam diluar bersama papa dan mama" Ucap Fahri yang langsung mendekap Aisyah kedalam pelukannya. Aisyah pun menenggelamkan kepalanya di dada bidang suaminya yang begitu ia rindukan dan mereka pun terlelap bersama.
**
Malam telah tiba, Aisyah tengah bersiap untuk makan makan bersama keluarga. Fahri tengah duduk di sofa bersama baby Cel, kemudian Aisyah turun menghampiri mereka
"Ica udah siap mas" Ucap Aisyah
Fahri menoleh kebelakang dan melihat betapa cantiknya Aisyah malam ini. Paduan gamis coklat tua dengan hijab dusty pinknya membuat Aiisyah terlihat begitu anggun dan cantik
"Terima kasih mas" Ucap Aisyah yang pipi nya sudah merona
"Ayo sayang kita berangkat" Ucap Fahri mengajak Aisyah dan baby Cel untuk berangkat menuju resto.
Aisyah menggendong Baby Cel sementara mas Fahri menyetir mobilnya. Sepanjang perjalanan, Aisyah selalu mengajak baby Cel bermain, bernyanyi dan bergembira bersama. Terbesit kesedihan dihati Fahri saat mengingat Aisyah yang kehilangan bayinya. Fahri masih mencari moment yang tepat untuk mengatakan semuanya, tidak untuk hari ini.
Begitu sampai di resto, Fahri dan Aisyah masuk kedalam dan menuju ruang VIP yang sudah disiapkan papa dan mamanya. Disana sudah ada papa, mama, dan Keyza yang sudah menunggu dengan hidangan yang sudah tersaji begitu banyak. Kemudian mereka pun makan bersama.
__ADS_1
"Key, kamu mau tinggal dirumah papa juga gak?? kan kak Balqis udah masuk kuliah di Malay" Ucap Fahri
"Emm memangnya boleh pa?? Eh tapi kasihan kakek dan nenek, pasti sepi banget nanti dirumah besar itu" Ucap Keyza
"Kalau papa dan bunda Aisyah gak keberatan. Malah seneng, kamu bisa main sama baby Cel. Tapi kalau kamu mau dirumah kakek juga gak papa" Ucap Fahri
"Key ikut kami aja Fa, dirumah itu sepi bangettt. Dan mama harap kalian nanti sering-sering nginep dirumah" Ucap mama
"Tentu ma, Setiap weekend nanti Fahri dan Aisyah juga baby Cel akan nginep dirumah mama" Ucap Fahri
"Iya ma" sahut Aisyah
"Bagus kalau begitu. Gimana weekend nanti kita ke kebun bunga, seperti yang papa janjikan kepada Aisyah" Ucap papa
"Aisyah mau pa" Jawab Aisyah
Mereka pun menghabiskan makan malam mereka dan terus mengobrol hangat. Aisyah merasa bahagia bisa menghabiskan waktu bersama keluarga seperti saat ini. Kemudian mereka pulang saat malam sudah bertambah gelap.
.
.
.
__ADS_1
.
.